
" vinkaa" Tante anggel menyapa
": eh ada Tante, salam Tante" sahut ku.
" salam sayang, oh ya selamat ya cantik , kamu memang hebat deh, ayah dan ibumu pasti sangat bangga sama kamu" puji Tante anggel.
" makasih Tante, Tante berlebihan mujinya ini" kataku senyum manis.
" Tante salut bangat pokoknya, pertahankan ya sayang , Tante ingin lihat semester depan vinka jadi no 1 lagi" kata Tante anggel.
" iya Tante, semoga ya Tante" kataku.
" pasti sayang , Tante percaya sama kamu. oh ya dari tadi Tante cariin ayah, tapi gak lihat . ayah kemana ini ya, kamu ada lihat sayang?" tanya Tante anggel.
" maksud Tante , om Arwan ya Tante?" tanyaku memperjelas.
" iya sayang" kata Tante anggel.
" ohhh, tadi lihat sih Tan , om Arwan lewat , seperti nya ke parkiran deh Tan" kataku.
" lahhh, si ayah main tinggal aja deh" kata Tante anggel sedikit kesal. sedangkan aku hanya senyum melihat tingkah Tante anggel yang kesal melihat om Arwan.
" maaaa, belum pulang?" sahut ka Angga yang berjalan menuju arah kami.
" eh , belum sayang , kebetulan tadi ketemu sama anak cantik ini jadi ngobrol bentar. oh ya urusanmu udah selesai belum?" yg Anya Tante anggel.
" udah sih ma, tapi masih ngumpul dulu di kelas" kata ka Angga
" emang harus ikut?" tanya Tante anggel
" semua siswa juga bakal ngumpul ma , tanya aja vinka" kata ka Angga .
" iya Tante " sahutku yang melihat Tante anggel sudah melihatku seperti bertanya benar atau engga.
" owhhh, yaudah deh kalau gitu" kata Tante anggel.
" oh ya , bunda mu udah balik belum ya ?' tanya Tante anggel.
" sepertinya belum deh Tante, soalnya dari tadi mobil ayah belum lewat, padahal dari tadi udah jalan ke parkiran mereka" tuturku.
" oh yaaa, berarti masih sempat kali ya ketemu. kalian temanin mama dulu ke parkiran ya , mama gak enak jalan sendiri" sahut Tante.
" mama sama vinka aja, Angga mau ke kelas dulu" sahut ka Angga.
" engga . Angga juga ikut" kata Tante anggel tegas. ka Angga hanya mengiyakan keinginan Tante Anggel.
kami pun berjalan ke arah parkiran , dan tepat sekali ayah dan bunda juga belum pergi balik.
" hey say, kirain tadi udah pada balik" kata Tante anggel.
__ADS_1
" tadi sih mau balik say, tapi kebetulan ketemu sama pak Arwan jadi ngobrol dulu" kata bunda.
" oh , yaudah kita cari tempat ngobrol yuk , sekalian makan siang bareng, kalian belum pada makan ini kan? sekalian ada anak anak juga , pasti belum pada makan" ajak Tante anggel.
" maa, Angga masih ada rapat , jadi Angga gak bisa ikut " kata ka Angga.
" emang rapat apa? kan dah siap ujian dan acara juga dah selesai" kata Tante anggel.
" rapat OSIS bunda, biasalah karna Sekarang pengumuman siapa aja yang berprestasi jadi ada hadiah yang disiapin dari OSIS untuk anggota OSIS yang berprestasi" tutur ka Angga.
" iya say, kita juga pada lagi gak bisa , maaf ya" kata bunda.
" kenapa say?" tanya Tante anggel.
" ini suami saya mau ada rapat mendadak say, gak bisa di undur, makanya ini mau langsung ke kantor" kata bunda.
" yahhhh, padahal saya berharap besar ini, jarang jarang kita ngumpul ngumpul lagi" kata Tante anggel.
" yaudah , gimana kalau kita nanti dinner aja bu, sekalian nanti bawa anak anak " ajak ayah
" ohhh, ide bagus tuh pak. ayah nanti jangan buat janji ya , kita diner sesekali sama pak Hendra dan buk Candra" kata Tante anggel ke om Arwan.
" iya deh ma, semangat bangat nih kayaknya, " kata om Arwan.
" iya dong yah, udah jarang kita ngobrol ngobrol , kangen tau suasananya" kata Tante anggel.
" oh iya , silahkan pak Hendra" ucap om Arwan
" kita jalan dulu ya jeng, sampai ketemu nanti malam, kabarin aja tempatnya ya " kata bunda
" iya jeng aman deh itu" kata Tante anggel.
ayah dan bunda pun berlalu pergi . sedangkan Tante anggel, pak Arwan , ka Angga dan aku menunggu di parkiran sampai mobil ayah berlalu.
" yaudah om dan Tante juga mau balik dulu ya sayang, nanti jangan lupa ikut dinner nya , kalau vinka gak ikut , Tante marah sama vinka" sahut Tante.
" heheh iya Tante vinka pasti datang , " kataku.
" nak , ayah sama bunda balik dulu ya" kata Tante anggel
" iya ma , hati hati ya" kata ka Angga.
" ayah balik ya ga, Vin om balik ya " kata om Arwan
" iya ayah, iya om" sahutku dan ka Angga bersamaan.
setelah mobil om Arwan dan Tante Anggel berlalu , tinggal aku dan ka Angga yang ada di parkiran.
" ka , aku ke kelas dulu ya" kataku.
__ADS_1
" bentar ," kata ka Angga menghentikan ku.
" iya ka , ada apa" tanyaku.
" emang dah masuk?" tanya ka Angga.
" belum sih ka 15 menit lagi " sahut ku
" yaudah yok ikut aku" kata ka Angga.
" kemana ka?" tanyaku.
" kantin, makan dulu. Lo belum makan ka ?" kata ka Angga.
" belum sih ka, tapi aku mau jumpai buk intan mau nyerahin kertas tugas " kataku
" tugas? ohhh, pasti disuruh tanda tangani oleh orang tua ya?" kata ka Angga
" iya ka" sahutku.singkat ingin cepat berlalu dari hadapan ka Angga , aku takut ka Sofia lihat aku sama ka Angga
" kan nanti bisa dikasih, udah yok" ajak ka Angga yang langsung menarik tanganku
" maaf kaa, a..aku harus kasih sekarang, soalnya ibu intan udah telpon tadi " kataku sambil menarik tanganku dari tangan ka Angga.
" ohhh, yaudah kalau gitu" kata ka Angga pasrah.
aku langsung berbalik dan pergi meninggalkan ka Angga di lapangan. Ka Angga yang masih berdiri di tempat yang sama merasa ada yang aneh denganku.
" Vin " panggil ka Angga yang mengejarku
" iya ka?" kataku.
" Lo kenapa?" tanya ka Angga.
" kenapa? maksudnya ka?" tanyaku.
" Lo serasa menghindari gua" kata ka Angga.
" engga kok ka" kataku.
" ohhh, yaudah kalau gitu. nanti pulnag balik sama aku, gak ada penolakan, kalau Lo nolak berarti benar Lo lagi menghindari gua" kata ka Angga.
" ka tapi.." kataku
" gak ada penolakan titik" kata ka Angga yang berlalu meninggalkan aku.
" hadehhh, ka Angga nih apa apa an dah, dia gak tau apa si Sofia mantau gua terus menerus " sahutku dalam hati
aku langsung berlalu ke kelas dan mengambil kumpulan kertas tugas kami lalu pergi menjumpai Bu intan yang sudah menunggu ku sedari tadi
__ADS_1