My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
BAB 79. hasil diagnosa


__ADS_3

“ turun” kata ka angga


“ kenapa ke sini ka?” tanyaku yang heran karna kami berhenti di depan RS milik keluarga ka angga.


“ nurut aja cepat” kata ka angga yang langsung turun.


“ tapi ka” kataku yang langsung terdiam karna ka angga yang turun duluan.


“ huffffffffff, kenapa kesini sih? Apa dia lupa aku gk suka ke RS” Kesalku.


Aku pun turun dengan langkah berat. Aku menutup pintu mobil dengan pelan karna rasanya gk bisa berdiri tegak dan sedikit lemas.


“ kurang kencang nutupnya” kata ka angga singkat.


“ hmmmm tu anak kenapa lagi dah” benakku dan memperbaiki pintu mobil yang belum rapat itu.


“ yok “ ajak ka angga berjalan duluan.


“ ka “ kataku yang belum berjalan , namun ka angga tidak merespon. Aku tetap berdiri di tempatku dan melihat ke arah RS itu.


“ vin, mau dipanggang disana aja ? apa gk panas?” kata angga memanggilku dari teras RS


Aku hanya melongo melihat semua tanpa pedulli dengan apa yang disampaikan ka angga.


“ huffffff…… bisa lupa gua dia takut RS “ benak angga yang langsung berjalan ke arah ku dan menurunkan egonya untuk bicara lembut padaku


“ vin, yok kita masuk dulu” kata anggga


“ ngapain ke sini ka? Aku kan gk sakit, trus aku juga gk mau di periksa hanya karna aku pingsan tadi” kata ku


“ huffff, sayang dengarin aku ya, kita gk mau periksa. Tadi dokter telpon aku dan bilang kalau ada yang janggal dengan kamu waktu pingsan tadi, dan ternyata ada hal yang terjadi , makanya dokter panggil kita ke sini. Kamu gk akan di apa-apain kok, Cuma temani aku aja lihat hasil lab nya ya” bujuk ka angga.


“ janggal apa sih ka, orang vinka hanya pingsan aja” kataku


“ mulai lagi kan ini. Tadi kan udah ku ingatin di uks jangan anggap itu hanya pingsan , karna itu buat aku geram” kata ka angga


“ maaf ka , vinka lupa”


“ yaudah yok” ajak ka angga lagi


“ hmmm” kataku dengan berat hati.


Kami pun masuk. Setelah kami berada dalam ruangan , semua staf dan orang tebnaga medis yang berada di sana memberikan hormat kepada ka angga, aku hanya menunduk karna menghormati mereka.


“ siapa wanita itu? Apakah dia temansekelas angga? Atau pacarnya?” Tanya seseorang perawat yang nakir dengan angga disana


“ tidak mungkin pacarnya, paling dia lagi pansos ke angga aja” kata perawat lainnya.


“ murahan bangat “ kata yang lainnya


“ benar bangat, dia kira dia siapa” kata yang lainnya


Aku yang mendengar semua ocehan mereka ingin sekali melawan , tapi aku juga gk mau buat keributan di sana.


Angga yang tau raut wajahku, dan mengerti situasinya langsung berbalik dan menghadap aku.


“ ka “ ucapku karna ka angga merangkulku dan membalikkan badan kami kea rah perawat-perawat itu.

__ADS_1


“ dengar semuanya. Dia adalah pacarku. Jadi jangan sampai aku dengar ocehan kalian tadi , dan bekerjalah dengan benar jika tak ingin di pecat” kata angga


“ maaf tuan muda, maaf “ kata perawat itu yang langsung pergi meninggalkan kami.


“ kamu gak papa” Tanya ka angga


“ mm karna ka angga aku selalu merasa nyaman “ kataku


“ hahahah manisnya, yaudah yok” kata ka angga menggenggam tanganku dan berjalan menarikku kearah ruangan pribadinya.


“ duduk disini dulu sayang, aku telpon dokternnya dulu” kata angga


“ ka, jangan jauh aku takut” kataku


“ aku disini kok tenang aja “ kata ka angga dengan senyum manisnya menenangkan ku.


“ hallo dok, saya udah ada di ruangan. Bawa ke ruangan saya ya, dia sedikit takut jika beradda di ruangan medis seperti itu” kata angga


“ baik tuan muda 20 menit saya sudah ada , sekarang ada pasien ” kata dokter itu . di sekolah memang angga minta jika dia jangan di panggil dengan sebutan tuan muda , karna rasanya itu tidak baik untuk sekitarnya.


“ mmmm “ kata angga dan langsung menutup telponnya


“ sayang lapar gak?” Tanya ka angga yang datang menghampiriku


“ engga ka” kataku.


“ yaudah . tapi kalau aku kasih sesuatu tetap makan ya walau gk lapar” kata ka angga


“ oke ka” kataku


“ ka angga duduk di sampingku, dan bermain dengan ponselnya.


“ siapa” Tanya ka angga


“ bunda ka” kataku


“ ohh yaudah angkat “ kata ka angga


“ hallo bunda” kataku


“ dimana sayang?, kok gk balik balik” kata bunda


“ bentar lagi ma, lagi nemani ka angga ke..”


“ hallo tante, ini angga “ kata ka angga merebut telponnya


“ nak angga” kata bunda


“ maaf lancang tante, nanti saya akan antar dia balik, tante gk usah khawatir “ kata angga


“ iya nak, kalau sama kamu tante gk perlu khawatir “ kata bunda


“ makasih tante”


“ yaudah kasi ke vinka lagi ga, tante ada sesuatu “ kata bunda


“ nih vin” ka angga memberikan hpnya

__ADS_1


“ halo bunda” kataku


“ nanti kalau pulang mungkin bunda gk ada sama ayah, bunda mau nemani ayah ke luar kota buat rapat, jadi gk usah cariin bunda nanti ya ssayang


“ okey bunda, kalian hati-hatilah” kataku


“ baik sayang, bunda tutup ya” kata bunda


“ mmm” kataku dan langsung mematikan hp ku


“ tok..tok..tok…tuan muda” panggilan seseorang


“ masuk” kata ka angga


“ tuan maaf sebelumnya, mungkin anda akan kaget dengan hasilnya namun tetaplah tenang “ kata dokter itu yang udah kelihatan panic.


“ ada apa dok? Mana hasilnya?” Tanya angga


“ apa gk lebih baik dia jangan tau dulu?” Tanya dokter berbisik


“ hmmmmm, saya lupa “ kata ka angga


“ sayang, kamu istirahatlah di kamarku, kamu kelihatan ngantuk sekali” kata angga


“ engga ka, aku mau dengar hasilnya juga” kataku yang mengerti gerak gerik dokter itu sejak tadi.


“ tapi sayang”


“ ka, itu hasil diagnosaku, aku berhak tau” kataku


“ huffff,,,, yaudah kalau gitu” kata ka angga pasrah


“ baiklah , saya akan terangkan dengan rinci . jadi………………………..” dokter itu menerangkan dengan sangat teliti


“ APAA kenapa bisa?” kata angga


“ bisa dibilang dia keracunan makanan, dan saya juga menemukan itu didalam tubuhnya” kata dokter itu


“ dok saya tadi gk ke kantin, dan kalau makan di rumah pasti di periksa semua. Gk mungkin saya keracunan “ kataku.


“ iya dok gk mungkin, jika benar kenapa aku gk rasain apa-apa? Aku juga sarapan di sana tadi” kata ka angga.


“ saya sudah uji beberapa kali dan hasilnya tetap sama . baiklah kita lupakan masalah keracunannya. Tapi kita harus segera bertindak. Saya akan lakukan pengobatan , dan dia harus di rawat inap” kata dokter itu.


“ apa separah itu dok? Jika gk di tangani apa yang akan terjadi?” tanyaku


“ maaf jika sedikit kasar. Tapi jika di biarkan maka mungkin akan terjadi kematian . karna virusnya sangat cepat berkembang biak” kata dokter.


“ dokter saya ingin dia langsung di tangani. Tapi saya juga harus minta persetuajuan orang tuanya dan harus beri tau secepatnya. Berapa lama kemungkinan tubuhnya masih bisa di selamatkan


“ mungkin seminggu ini, tapi jika tubuhnya makin lemah, maka akan semakin sulit untuk di obati” kata dokter


“ baiklan berikan kami waktu 2 hari ini termasuk hari ini, saya urus semuanya dulu” kata ka angga


“ baik tuan muda. Jika sudah tidak ada lagi, saya pamit dulu kebetulan ada operasi “ kata dokter itu


“ baiklah , silahkan” kata angga.

__ADS_1


Dokter itupun keluar dan meninggalkan hasilnya di ruangan angga.


__ADS_2