
...HY GUYS ……….....
...KALIAN BELUM BOSAN KAN DENGAN ALUR CERITANYA?...
...NANTI KALAU BOSAN KASIH TAU MIMIN YA, BIAR CARI REFERENSI LAIN ....
...OH YA JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA YA SAYANG SAYANGKU…....
...HAPPY READING GUYSSS………...
.
.
2 bulan kemudian…………..
“ sayang, besok olimpiadenya mau di bekalin apa nih?” Tanya bunda
“ mmmm, doa aja deh bunda” jawabku dengan senyum tipis.
“ itu pasti dong sayang, bunda akan selalu doain yang terbaik buat anak-anak bunda iya kan yah” kata bunda meminta tanggapan ayah.
“ pasti dong sayang, putri cantik ayah gak usah takut, pokoknya hari ini vinka harus semangat dan besok juga harus lebih semangat” kata ayah sambil mendekatiku dan mengelus pucuk kepalaku.
“ jadi gimana nih? Bunda semangat bangat lo, tinggal minta aja , pasti bunda buatin” kata bunda.
“ hmmm, besok kan ka rehan datang, jadi boleh gak aku minta kita quality time besok? Sehabis ujian?” tanyaku.
“ ya boleh dong sayang, kamu mau kemana?” Tanya ayah
“ vinka gak mau kemana-mana ayah, gimana kalau kita manggang-manggang aja besok?” Tanya ku
“ hmmm, good idea, bunda setuju” kata bunda
“ okey kalau begitu, ayah akan siapin semua” kata ayah.
“ makasih ayah, bunda. Vinka sayang sama ayah bunda” kataku sambil memeluk kedua raga yang aku sayangi itu.
“ ayah dan bunda juga sayang bangat sama vinka, putri terbaik dan hadian terindah yang dititipin ke ayah dan bunda” kata ayah. Kami bertiga pun saling memberikan kehangatan di ruangan itu tanpa sedikit pun cela buat rasa canggung.
“ hmmmm melihat mereka selalu hangat begini, hati ini sangat lah damai” kata bi tuti yang menyaksikan kami dari pintu dapur.
“ benar bi, saya juga sangat bersyukur dapat keluarga sehangat dan senyaman ini, mungkin jika bapak dan ibu masih ada , aku juga akan merasa lebih bahagia dari ini” kata ka riska.
“ hmmmm, yang semangat ya nak, kamu wanita kuat dan tegar, bibi yakin kamu akan menjadi anak yang sukses, asal kamu tetap rendah hati “ kata bi tuti
“ hmmmm, amin bi” jawab ka riska dengan senyum tipisnya.
“”””””””””””””””””””””
Ke esok harinya sesudah pelajaran selesai, semua anak yang terpilih mengikuti olimpiade ke tingkat internasional akan berkumpul di depan kantor guru, semua sudah siap dengan barisan teratur dan peralatan ujian yang akan mereka bawa ke lokasi ujian.
__ADS_1
Terik matahari sangat cerah dan sedikit menyengat, jika masih berlama-lama di lapangan itu mungkin semua siswa akan mengeluh kepanasan dan mungkin akan lemas.
“ baiklah anak-anak, mobil kita sudah siap, kalian akan segera berangkat, namun sebelum itu, mari kita berdoa terlebih dahulu agar perjalanan kita nanti aman dan ujian kita berjalan dengan baik” kata Pembina olimpiade di sekolah.
“ doa dimulai”
Semua siswa mengambil sikap berdoa dan mulai berdoa menurut kepercayaan masing-masing.
“ doa selesai, baiklah , anak-anak kami yang tercinta. Lakukan lah dengan semangat dan percaya diri, kalian akan jadi penentunya , apakah kalian akan mengharumkan nama sekolah dan nama kalian . jadi untuk itu semangat” kata pembingbing itu lagi
“ terimakasih pak” sahut seluruh siswa yang berbaris.
“ baiklah, tanpa penghormatan , masuklah kedalam mobil dengan hati-hati , dan duduklah dengan nyaman. Selamat siang dan semoga sukses” kata pembingbing itu mengakhiri arahannya.
“ aduhhh, kepalaku kenapa sakit gini ya, jangan sekarang ya vin, kamu harus kuat” benatku.
Rendi yang melihatku memijat kepalaku, langsung menghampiriku
“ vin lo gak papa kan?” Tanya rendy
“ engga kok ren, kepalaku sedikit pusing, mungkin karna kelamaan di terik matahari” kataku
“ yaudah lo di sampingku aja ya, kalau ada apa-apa lo bilang ke gua, nih minum dulu” kata rendy menyodorkan ait putih
“ makasih ren” kataku sambil mengambil air minum rendy dan langsung meminumnya.” Oh ya cindy mana?” tanyaku
“ dia pergi ke kamar mandi sebentar, nanti dia nyusul” jawab rendy
Angga dari tadi memperhatikanku, namun karna ada rendy yang sigap datang melihatku dia jadi mengurungkan niatnya.
“ ren tadi vinka kenapa?” Tanya angga
“ maksudnya ka?” kata rendy tak mengerti
“ sebelum masuk mobil, gua lihat dia seperti kurang enak badan “ kata angga
“ oh itu, dia tadi pusing ka, mungkin karna kelamaan di sinar matahari” kata rendy
“ owhhh” kata angga tak memperpanjang.
30 menit berlalu, kami pun sudah sampai di tempat tujuan, semua persiapan olimpiade sudah terpenuhi. Sudah banyak anak-anak dari sekolah lain yang sudah sampai dan menduduki tempat yang sudah di sediakan. Kami pun langsung disambut oleh panitia dan di persilahkan untuk duduk di tempat kami.
“vin, aku gugup sekali” kata cindy
“ berdoa cin, dan coba tarik nafas, percaya kalau kamu bisa” kataku
“ hmmmm. Lo gak grogi?” Tanya cindy
“ menurut lo?” tanyaku
“ hmmmm, dah lah , gua yakin lo pasti tenang sekarang” kata cindy
__ADS_1
“ hmmm, lo asal bicara aja, siapa yang gak grogi dengan situasi seperti ini?” kataku
“ hufffffffff, semoga kebaikan berpihak pada kita” kata cindy lagi
“ aminnn” jawabku.
“ cin, lo udah minum the ajaib ga?” Tanya rendy
“ belum tuh, lo bawa?” Tanya cindy
“ yoi, nih gua bawain seperti biasa” kata rendy
“ anak baik deh, makasih” kata cindy yang senang menerima botol minum berisikan ramuan ajaib yang disebut rendy.
“ ihhhh apaan sih kalian berdua, ajaib-ajaib. Mana ada minuman ajaib” kataku
“ hahhah, vin, vin lo emang sepolos itu ?” Tanya rendy
“ haa? Maksudnya?” kataku dengan kebingungan
“ ini hanya jus doing, biar nanti segar , biar gak ngantuk” kata rendy
“ gua juga mau” kataku
“ nih, aku bagi deh, tapi nanti lo harus menang ya “ kata cindy
“ ya elah, belum juga mulai” kataku namun hanya senyum ngejeknya yang keluar dari wajah cindy.
“ vin, lo aman kan?” Tanya ka angga yang tiba-tiba datang
“ ka, maksudnya apa?” kataku bingung
“ kepalanya” kata ka angga
“ hmmm, aman kok ka” jawabku.
“ jangan dipaksa ya, kamu harus jaga kesehatanmu juga” kata angga
“ aku dah sembuh kok ka, udah jarang pusing juga “ kataku
“ bagus lah kalau gitu. Oh ya nanti semangat ya, gua gak sabar dengan hasilnya” kata ka angga
‘ semoga aja ya ka, kakak juga semangat ya” kataku
“ ehemmm…….. minimal berlayar dong kapalnya” kata cindy tiba-tiba
“ apaan sih cin, gak jelas” kataku
“ iya gak jelas, tapi yang di depan mata jelas kok” kata cindy meledekku lagi.
“ ahhhh, lo itu kalau bicara sedikit disaring” kata ku lagi
__ADS_1
“ udah-udah jangan pada ribut” kata rendy yang melirik angga. Sedangkan angga hanya senyum tipis karna mengerti arah ucapan cindy
Sebelum mulai ujian kita semua sudah di cek satu per satu dan setelah itu kita duduk di kursi masing-masing , dan itu mengarahkan kita pada ujian nanti. Tah menunggu lama time ujian pun mulai, semua siswa yang ujin sangat antusias mengerjakan soal yang ada di depan mereka masing-masing.