My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
Bab 67. SALAH PAHAM LAGI


__ADS_3

“ vin, aku cari bukunya nya dulu ya, lo bisa ambil meja buat kita diskusi” kata boy.


“ okey boy, jangan lupa buku minatnya juga karna bersangkutan” kataku


“ okey bos” kata boy sambil berlalu mencari buku yang dimaksud


“ vin mau minjam atau baca?” Tanya kakak pengurus perpustakaan di sekolah


“ bias aka” kataku


“ hmmm, yaudah tuh di pojokan ada meja kosong” kata kakak itu menunjukkan arah pojokan yang tertutup oleh rak buku.


“ owww, okey ka makasih ya” kataku dan hanya dibalas dengan senyuman oleh kakak hanna.


Aku berlalu dan mencari meja yang di maksud ka hanna tadi, sesampainya disana aku gak sengaja lihat ka angga yang duduk disebelah meja disana. Mata kami ketemu namun sepertinya ka angga masih marah denganku . dia bahkan tak mau melihatku setelah pandangan kami lepas tadi.


“ hmmmm, apa aku samperin aja kali ya?” benakku


“ iya deh, dari pad aka angga makin salah paham” benakku lagi


Aku berjalan mendekati ka angga, namun sebelum aku mulai bicara boy datang dan memanggilku pelan.


“ vin mana meja kita?” Tanya boy.


“ ohh iya i I itu meja kita yang di sudut” kataku sambil kadang melepas pandangku ke ka angga


“ ohhh yaudah ayok” kata boy


“ ohh iyaa, ayok” kataku dengan senyum paksaan sambil melihat ke arah ka angga yang masih setia dengan bukunya tanpa mau melirikku sebentar aja.


“ nih bukunya, apa masih ada yang kurang?” Tanya boy


“ engga kok, ini dah benar” kataku


“ yaudah kita mulai adri mana?” Tanya boy yang udah antusias.


Kami pun mulai membahas materinya dengan serius dan sedikit candaan dari boy. Tanpa kami sadari ternyata ka angga melirikku sesekali, kadang dia juga sedikit memberikan pandangan yang sangat tajam, namun tak bisa kami rasakan karna memang kami tak lihat, jadi sia-sia aja sih angga memberikan tatapan itu .


“ hufffff, kalau aja lo gak lakuin hal tadi gua dah tarik lo dari laki-laki macam itu, masa lo gak bisa lihat maksud cowo brengsek kayak dia dekatin lo” batin angga yang kesal namun cemburu sih sebenarnya.


Bel pun berbunyi menandakan jam masuk , semua siswa yang ada di perpustakaan pun kembali menyusun buku yang mereka ambil ke rak sebelumnya mereka ambil.


“ huffff, tanggung bangat ya” kata boy


“ hmmm, tapi ini tinggal perhitungan akhirnya, itu kan gak susah lagi buat lo” kataku


“ iya sih” kata boy yang sedikit kecewa


“ napa muka gitu bangat sih, kan lo dah paham apa lagii?” tanyaku


Boy hanya menggelengkan kepalanya . sebenarnya dia senang sudah paham materinya tapi dia juga kecewa karna dia gak bisa berduaan lagi denganku. Duduk di meja yang sama, bahas materi dengan jarak yang tak jauh-jauh amat


“ yaudah yok masuk, nanti keburu pak surya masuk” ajakku

__ADS_1


“ hmmm yaudah yok” kata boy


“””””””””””””””””””””””””””””””””””””


“ vin, nih ada roti buat lo, tadi gua belinya kebanyakan” kata rendy


“ hmm makasih ya , oh ya tadi di kantin ada sereal gak?” tanyaku


“ ada vin, tadi juga bu kantin tanyaain lo, katanya ada mesan gitu” kata cindy


“ iya gua kelupaan dengan itu, kemarin aku mesan serealnya , karna jarang aja gitu dijual di warung kantin gini, kebetulan ada teman ibu itu yang kerja di pt serealnnya jadi mesan” tuturku


“ owhhh gitu, yaudah lo ambil gih” kata cindy


“ nanti aja deh, pak surya udah mau datang” kataku.


“ udah pigi aja, pak surya nitip tugas doing, katanya bapak gak bisa masuk hari ini” kata imam


“ hmmmm, udah yok gua temanin” kata cindy


“ yaudah deh, yok “ kataku


Kami pun pergi ke kantin, sedangkan imma memberikan tugas yang tadi di titip pak surya. Suasana kelas begitu tentram. Semua teman sekelas pada sibuk memulai tugas nya.


“ vin guan anti nyusul ya, gua kamar mandi dulu” kata cindy


“ dasar lo ya, ngomong aja ngawanin tapi akhirnya” kata ku


“ sutttt , bawel lo, kebelet gua nih. Dah sono biar cepat , nanti gak sempat ngerjain tugas” kata cindy


Cindy pun masuk ke kamar mandi dengan wajah jailnya. Namun langkahnya tiba-tiba berhenti karna mendengar suara 2 orang yang sedang berbicara.


“ hahaha, biar dia tau rasa, berani dia macam-macam sama gua” kata sofia


“ hahahah sekarang pasti angga udah ilfil bangat sama dia hahah” kata syifa


“ pasti sih, tadi aja aku lihat muka angga kecewa bangat sama dia. Gua akan manfaatin situasi ini. Kemarin dia bisa aja ngalahin gua di olimpiade tapi gua gak akan biarin angga juga di rebut sama tuh bocah” kata sofia dengan percaya diri.


“ hahahahha yaudah yok, kita masuk kelas” ajak syifa.


Cindy buru-buru sembunyi di balik tembok agar sofia dan syifa tak melihat keberadaannya.


“ apa lagi yang dilakukan tuh bocah berdua, gak ada kapok-kapoknya mereka nih. Awas aja lo berdua .gua gak akan biarin teman lugu gua lo permainin” batin cindy.


“””””””””””””””””””””


“ eh syif tu bocah belagu tuh” kata sofia menunjuk ke arahku yang berjalan keuar dari kantin.


“ wahh kebetulan bangat tuh” kata syifa dengan senyum sinisnya . sofia dan syifa saling melirik seakan merencanakan sesuatu yang licik.


~


“ ahh lega bangat , nahan pipis emang gini amat” kata cindy yang keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


“ ehhhhh itu bukannya vinka, ngapain dia ngomong sama 2 bocah tengil itu” lanjut cindy yang melihatku bersama sofia dan syifa.


“ pasti tuh bocah tengil ngapa-ngapain vinka , awas aja lo berdua” kata cindy sambil berjalan kea rah ku.


~


“ gimana rasanya di benci sama angga, hahah makanya jangan sok jadi orang” kata sofia.


“ apaan sih ka, minggir ka aku mau ke kelas” kataku sambil berjalan melewati mereka namun di tahan sama syifa


“ eitsss, berani bangat lo nyuruh kita minggir. Lo piker lo siapa ha!” kata syifa yang mendorong bahuku.


“ kita apain baiknya nih sof” lanjut syifa


“terserah lo aja syif, lakukan aja semau lo” kata sofia dengan senyum liciknya.


“woi “ kata cindy yang datang


“ hahahah gak berani sendiri ya” kata sofia


“ gak berani kali” lanjut syifa


“ bagus deng , teman lo akan menderita juga . kalian berdua akan sensara bersama” kata sofia


“ wahhhh sang pahlawan datang nih “ kata sofia kepada cindy yang sudah dekat


“ kalian berdua gak malu apa” kata cindy


“ whattt, gua gak dengar, coba ngomong yang kerass “ ledek syifa


“ kalau berani tuh by one dong, main keroyokan aja” kata cindy


“ cin udah jangan ikutan, kita ke kelas aja udah” kataku yang menghalangi cindy ikut campur. Bukannya aku takut cuman aku gak mau cindy juga jadi bahan bullyan mereka.


“ bagus dong by one” kata syifa yang langsung menarik rambut cindy.


“ ka udah jangan” kataku mencoba menahan tangan syifa namun di halangi oleh sofia. Aku mencoba memberontak ingin menengahi pertengkaran cindy dan syifa, namun sofia semakin menjadi-jadi menahanku sampai tak sengaja aku mendorong sofia sampai dia terjatuh


“ aduhhh” kata sofia yang langsung di lihat syifa


“ syif lo gak papa?” kata syifa


“ ka maaf aku gak sengaja” kata ku


“ awas lo” kata syifa menghalangiku.


“ ada apa nih” kata angga yang tak sengaja lewat dan melihat sofia tergeletak di tanah


“ ga, tolongin kita, mereka berdua melawan kita dan vinka mendorongku sampai jatuh” kata sofia


“ iya ga , merekatega bangat sama sofia” kata syifa mendukung tindakan sofia yang salah


“ engga ka , vinka gak sengaja” kataku

__ADS_1


“ iya ka mereka yang duluan” kata cindy


__ADS_2