
Hari ini adalah libur pertama ku, tepat pukul 05.30 wib aku sudah menuruni anak tangga menuju dapur untuk meminum segelas air putih dan setelah itu aku berjalan menuju belakang rumah
" pagi ayah, bunda" sapaku di pagi hari .
" pagi sayang, udah bangun aja nih" kata ayah
" hehehhe , iya nih yah" kataku.
" gak ngantuk sayang? semalam larut bangat tidurnya" tanya bunda.
" engga kok bunda, oh ya vinka mau joging dulu , vinka pamit ya yah Bun" kataku.
" emang berani, ini masih belum terang amat " kata bunda.
" hmmm berani dong Bun" kataku.
" yaudah gih, nanti keburu panas" kata ayah
" okey ayah" kataku sambil meninggalkan ayah dan bunda.
"........."
tringggg....tringggg tringgggg
suara hp ku berdering, namun karna aku gak bawa hp pas joging , tidak ada yang mengangkat telpon tersebut.
~
" nih anak kemana sih, apa masih tidur ya" tanya ka Angga yang sudah mengirimkan pesan dan meng call aku sedari tadi.
" apa aku kesana aja kali ya, nanti buat alasan aja sama om " kata ka Angga dalam hati
~
" hufff akhirnya sampai juga, dah lama gak joging begini" kataku dalam hati.
aku masuk dari pintu belakang, karna mau langsung cuci kaki, biar rumah gak bau keringat
" Vin, kamu dah balik. cepat gih mandi, ada teman kamu tuh" kata ka Riska.
" siapa ka?" tanyaku
" temanmu semalam" kata ka Riska.
" hmm, teman semalam' siapa ?" tanyaku memperjelas.
" udah mandi dulu gih, baru turun lagi" kata ka Riska.
" yaudah deh, bilang aja di tungguin ka" kataku
" iya , pasti" kata ka Riska.
akupun berlaju menaiki anak tangga , sesampainya di kamar , aku langsung ambil pakaian santai dan berlalu ke kamar mandi untuk mandi.
setelah selesai mandi aku menggunakan kaos putih oversize dan celana pendek hitam. lalu setelah itu, aku turun hendah sarapan , namun setelah di ingat ingat tentang teman semalam yang kata ka Riska tadi membuat aku kepikiran ke sana
" apa ka Angga ya? kan cuma dia yang pernah ketemu sama ka Riska, lagian teman semalam" pikirku.
" ngapain ya ka Angga ke sini?" tanyaku
__ADS_1
aku pun mengambil hp ku ,dan turun ke lantai bawah.
" bi , udah siap kah sarapannya? vinka lapar" kataku.
" udah kok non, tadi nyonya besar buatin non nasi goreng dan jus, biar saya siapkan di meja ya non" kata bibi yang bekerja dirumah
" yaudah bi, makasih ya. oh ya bi Tuti kemana?" tanyaku
" oh bi Tuti lagi beresin pakaian di belakang non" sahut bibi itu
" oh yaudah, aku mau lihat tamu dulu bi, nanti makanannya di Tarok di meja aja ya" kataku
" baik non" kata bibi
aku pun berjalan ke ruang tamu , hendak memeriksa siapa yang datang.
" ka Angga? ngapain pagi pagi begini udah kesini ka? apa ada yang ketinggalan ya semalam?" tanyaku.
" engga kok , aku mau ngajak kamu ke perpustakaan di pusat kota" kata ka Angga
" ngapain ka? tumben" kataku
" kan mau tes ke 3,. kamu harus lebih giat belajar" kata ka Angga beralasan, walaupun sebenarnya bukan itu alasannya datang.
" ya kaaa,. ini baru libur pertama. vinka gak mau belajar hari ini, vinka mau hari tenang hari ini" kataku.
" yahhh, sia sia dong aku datang" kata ka Angga.
" hmmm, lagian kakak datang gak ngabarin dulu" kataku.
" siapa yang gak ngabarin? kamu dikirimin pesan aja gak di baca , ditelpon gak dia angkat" kata ka Angga.
" engga lah, orang kamu joging gak bawa hp" kata ka Angga.
" hmmm, iya juga. oh ya ka , udah sarapan belum, yok sarapan dulu" ajakku.
" belum sih, tapi Lo aja yang sarapan, gua tungguin di sini" kata ka Angga.
" kalau belum, yaudah sarapan dulu ayok" ajakku
" yaudah kalau Lo maksa" kata ka Angga
" bi buatin 1 porsi lagi ya, ada ka Angga yang ikut sarapan" kataku
" baik non" kata bibi.
" bunda mana?" tanya ka Angga
" aku juga belum lihat dari tadi balik joging" kataku
" kalau ayah? " tanya ka Angga lagi
" sama belum lihat juga, mereka kemana ya pagi pagi gini" tanyaku
" tadi kata bapak mau keliling kota non" ucap bibi tiba tiba
" what, kok gak ngajak" kataku
" bercanda mah itu Vin, tadi ada telpon dari ka Sarah, katanya ada sedikit masalah di butik jadi ayah sama bunda pergi ke butik" kata ka Riska yang mendengar ucapan bibi
__ADS_1
" yaelah bi, kalau ngasih info itu yang benar Napa" kataku.
" ya mau gimana Vin, orang ayah tadi bercanda aja kerjanya, bibi terlalu nangkap jadinya" kata ka Riska.
" yaudah deh , ni mas ganteng sarapannya" ucap bibi
" mulai deh bi" ucap ka Riska yang menyadarkan bibi dari lamunannya yang biasa dilakuin ketika melihat cowo cool.
" maaf ya ka" kataku gak enakan
" gak papa, yok doa dulu baru makan" kata ka Angga.
" yaudah yok , aku yang mimpi " kataku
" okey "
setelah sarapan , aku memutuskan mengajak ka Angga ke perpustakaan mini yang ada di rumah.
" ka , tadi kan mau ke perpustakaan, gimana kalau aku tunjukin perpustakaan aku " kataku
" emang ada?" tanya ka Angga
" ada lah" jawabku
" yaudah ayok" kata ka Angga
aku berjalan menuju perpustakaan mini dan memperlihatkan kepada ka Angga.
" nih ka , kakak bisa belajar atau minjam buku dari sini kalau kakak lagi butuh bilang aja sama vinka" kataku.
" pantesan kamu jarang ke perpustakaan kota, tapi kemarin waktu keliling aku gak lihat ini pintu masuknya" kata ka Angga
' gimana mau lihat, orang gak aku tunjukin" kataku
" kenapa gak di tunjukin" kata ka Angga
" gimana mau bilang, orang lagi marah" ucapku pelan namun masih terdengar sama ka Angga
" apa Lo bilang,?' tanya ka Angga
" engga kok ka" jawabku.
ka Angga langsung menarikku dan mendorongku sehingga menempel di rak buku
" kamu bilang apa tadi" kata ka Angga yang semakin mendekati ku.
" g ....ak bil..ang apa apa kok ka " kataku dengan suara gemetar akibat jantungku yang berdetak kencang.
" oh yaaa" kata ka Angga yang semakin mendekatkan wajahnya ke pipiku dengan tangannya memegang rak buku dan sudah melingkar di atas bahuku .
aku semakin canggung, pipiku memerah dan jantung ku berdebar kencang aku mencoba mengelak, dan mencoba mendorong ka Angga agar posisi kami berubah.
" aku gak bilang apa apa kok ka" kataku sambil mencoba menghindar dari ka Angga. namun ka Angga masih tetap bisa menahanku.
ka Angga mendekatkan wajahnya ke pipiku dan berbisik di telingaku
" sekali lagi kalau ngomong itu jelas, jangan beraninya di belakang" kata ka Angga.
ka Angga pun melepaskan kurungan tangannya dan berlaju ke rak buku lainnya sambil tersenyum puas
__ADS_1