My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
Bab 48. kepulanganku


__ADS_3

“………”


Selama liburan aku selalu bersama dengan ka rehan, bahkan setelah ayah dan bunda pulang dari Singapore, aku memilih tetap bersama ka rehan untuk menghabiskan libur ku.


“ hmmmmmm, gak terasa libur mu sudah berakhir ya dek, kamu puas tidak disini?” Tanya ka rehan dengan antusias.


“ mmmm, lebih dari cukup ka, maaf ya ka sudah merepotkannmu , padahal kakak banyak kerjanya, banyak tugasnya. Tapi masih bawa vinka jalan-jalan dan nyempatin waktu buat vinka “ sahutku


“ hahhaha, buat apa kamu minta maaf, kakak juga terhibur karna adanya kamu, kakak tidak kesepian lagi, kakak malah sedih karna adik kakak paling ceria ini harus balik” kata ka rehan dengan sedikit mengerutkan bibirnya.


“ jangan sedih dong ka, vinka jadi berat hati buat berangkat ini, kakak nanti sering-sering dating ya, aku bakalan tungguin. Oh iya , senin aku bakal tes ke 3 ka, doakan aku ya, “ kataku


“ iya sayang kakak akan doakan yang terbaik buat adik kakak yang paling pintar, kamu yang semangat ya, tunjukin sama mereka yang gak suka sama vinka kalau vinka itu lebih baik dari mereka” kata ka rehan


“ iya ka, vinka bakal lakukan yang terbaik, vinka gak bakalan buat kakak kecewa”


“ bukan kakak sayang tapi diri kamu sendiri , kamu lolos saja sampai tahap ini sudah hebat” kata ka rehan.


“ hmmmm, yaudah ka , vinka berangkat ya, nanti kalau udah sampai akan vinka kabari” kataku


“ hmmm, hati—hati sayang, dan semangat belajarnya, semangat juga tes nya lusa”kata ka rehan.


Aku dan ka rehan pun berpelukan sebelum berangkat pergi dan memberikan kehangatan masing- masing.


“………………………..”


“ bunda , hari ini vinka bakalan pulang, jangan lupa hadiahnya di berikan, ayah juga sudah buat jadwal hari ini dan tidak pergi bekerja, ayah akan tungguin dia balik” kata ayah


“ apa gak papa, kalau ayah tinggalin rapat ayah? Bukannya rapat hari ini sangat penting?” kata bunda.


“ sekarang ini tidak ada yang lebih penting bagi ayah selain menyempatkan waktu buat keluarga bunda, ayah nyesal telah mengabaikan itu selama ini, ayah merasa bersalah buat rehan dan vinka, termasuk bunda juga” kata ayah sedikit seduh.


“ hmmmmm, yaudah kalau gitu yah, bunda mengerti apa yang ayah rasakan, tapi ayah juga pikir kesehatan ayah juga, bukan malah focus bahagiakan kami tapi lupa dengan ksehatan ayah” kata bunda.


“ pasti bunda, ayah bakal selalu cek kesehatan ayah” sahut ayah

__ADS_1


“ hmmmm, bunda akan siapin makanan buat nanti malam, dan siapin makanan putriku itu” kata bunda


“ ayah mau bantuin, ayah yang bakalan masak buat vinka, ayah udah lama tidak menyiapkan makanan, sekalian ayah bakalan masakin buat bunda” sahut ayah dengan girang dan penuh semangat.


“ hahahah ayah-ayah , bunda pikir ayah lupa sama bunda , ternyata tidak, oh ya , ayah tau tidak kalau vinka itu punya bakat masak yang turun dari ayah” kata bunda


“ ohh ya, bukannya dia tidak pernah masak ?” kata ayah


“ dia tidak pernah masak disini karna ayah dan rehan tidak bisa mengijinkan vinka buat memasak, tapi jika sudah ke butik dia selalu minta di ajarin masak sama bunda, jika bunda tidak bisa dia pasti belajar sendiri, masakannya selalu enak dan tak pernah gagal” kata bunda dengan semangat menceritakannya.


“ hmmm, ayah penasaran deh jadinya dengan masakannya” kata ayah sambil menyiapkan bahan-bahan buat masak.


“ nanti deh, bunda minta dia masak buat ayah, kuenya juga enak” kata bunda.


“ iya deh bunda” kata ayah yang sudah focus dengan masakannya


“…………………..”


“ hallo sayang, udah berangkat belum?” Tanya bunda yang menelponku


“ hmmm, tidak sayang, kamu sampai dengan selamat aja itu udah hadiah terbaik, bilang supirnya tetap hati-hati ya” kata bunda


“ baik bunda, vinka tutup dulu ya , vinka capek mau istirahat dulu” kataku


“ hmmm, ya udah . pakai selimutnya ya sayang biar gak masuk angina” perintah bunda


“ baik bunda” kataku sambil menutup telponnya


“ bagaimana bun? Dia udah berangkat belum? Apa masih lama?” Tanya ayah


“ sudah sejam dari tadi ayah, dia massih dalam perjalanan, dia ingin istirahat dulu, nanti kita telpon lagi” kata bunda memberitahu ayah.


“ hmmm, kasihan anak itu pergi jauh sendirian” kata ayah.


“ dia sudah dewasa ayah, jangan terlalu memanjakannya, nanti dia malah tidak bisa di kasih tau jika makin di manjain. Lagian ayah jangan terlalu khawatir, dia kan harus bisa mandiri, bagaimana nanti jika dia sudah kuliah? Dia pasti tinggal sendiri” kata bunda mengingatkan ayah.

__ADS_1


“ siapa bilang? Ayah bakalan kasih penjaga yang paling ketat buat jaga dia” kata ayah


“ ahh sudahlah, ayah emang susah di kasi tau kalau sudah melibatkan putrikuk itu” kata bunda kesal


“ halahhh bukan Cuma putrimu bunda, dia itu juga putriku, anak paling cantikku “ kata ayah


Bunda hanya cemberut dan mengacuhkan perkataan ayah. Dan ayah yang melihatnya hanya tersenyum melihat bunda yang seperti orang cemburu itu.


“……………”


# pov syifa


“ hallo syif? Kenapa nelpon ?” Tanya angga dari seberang telpon


“ hallo ga, maaf mengganggu waktunya, tapi bisakah kau bantu aku?” Tanya syifa


“ bantu apa?” Tanya angga.


“ dating lah ke tempat ini, kamu akan tau semuanya, cepat ya ga ini genting” kata syifa yang mengirim gps ke angga.


“ hmmm, baiklah, gua siap-siap dulu” kata angga sambil menutup telponnya.


# flashback


“ non, tuan menitipkan ini untukmu” bodyguard sofia datang ke kamar nya dan memberikan paperbag berisikan buku-buku bahasan.


Sofia yang melihat isi paperbag itu ternganga tak percaya apa yang ayahnya lakukan.


“ apa dia mau membunuhku?, suru saja dia membunuhku aku tak sanggup hidup lagi dengan semua yang dia lakukan padaku hikssss . apakah dia selalu menyiksa orang seperti ini? Apa tidak cukup dengan ibu yang pergi meninggalkan dia hiksss ?” kata sofia yang sudah menangis sejadi jadinya.


“ maaf non, anda berhentilah menangis , bibi akan datang membawakan susu dan vitamin buat nona, jangan lupa minum ya non” kata bodyguard itu lalu berlalu dari hadapan sofia karna sudah tak tahan melihat keadaannya.


Ayahnya sofia selalu mengekang sofia, dia selalu memberikan buku bahasan yang harus sofia kerjakan dan harus selesai malam harinya, ayahnya sangat antusias ingin membuat sofia menjadi orang besar tanpa menyadari bahwa yang dia lakukan itu sangat menyiksa putrinya itu.


Jika sofia tidak menyelesaikan bahasannya , sofia bakal kena pukulan pukulan yang datang dari ayahnya sendiri. Sofia sudah biasa kena pukulan itu dan dia tidak pernah menolak pukulan itu mendarat, karna jika sofia melakukan itu sama aja dia membuka lubang neraka baginya.

__ADS_1


__ADS_2