My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
Bab 43. Kabar tidak enak


__ADS_3

" ............ "


" bundaa" panggilku .


" eh di ah sampai sayang?" kata bunda.


" siang Tante" kata ka Angga yang datang nyusul aku.


" lah nak Angga, kamu kesini mau minta baju mamamu ya?" tanya bunda.


" engga Tante, Angga nganterin vinka " kata ka Angga dengan senyumnya yang tipis.


" loh ,. kok bisa?. maafin vinka ya sayang , pasti vinka minta kamu nganterin ya" kata bunda.


" ih bunda asal tuduh aja deh" kata ku


" gak papa kok Tante, nanti kalau gak di turutin ngambek anaknya " kata ka Angga yang membuat aku tersentak.


aku melototi ka Angga dengan bingung sendiri dengan apa yang ka Angga bilang.


" what, apa vinka sering gitu sama kamu nak? ih ni anak kudu di hukum nih biar tau rasa" kata bunda


" aku gak ngelakuin apa apa loh Bun" kataku dengan cerewet.


" gimana kalau Angga aja yang hukum Tante?" tawar ka Angga.


" YA KA ANGGA" kesalku.


" yaudah nak, kamu aja yang hukum. mari masuk ke dalam kalian minum dulu " kata bunda dengan senyum tipis.


" siap Tante" kata ka Angga yang langsung mengikuti bunda dan meninggalkan aku dengan senyum kesenangan.


" YA , MAKSUDNYA YAAA YAAA' Teriakku dengan keras waktu ka Angga berlalu sambil nyengir ngekek.


" aisssss anak ini" pikirku dalam hati sambil berjalan mengikuti mereka.


"........"


" Hallo ayah, ada berita buruk" kata ka rehan dari seberang telpon.


" APA, KOK BISA?, JANGAN BILANG MEREKA BERULAH LAGI" kata ayah dengan amarahnya


" tenang dulu yah, rehan bakal coba ngehendel , tapi Angga gak bisa berangkat yah karna ada ujian" kata ka rehan.


" yaudah fokus dengan ujianmu, ayah yang akan berangkat dan ngehendel. kamu lihat bagaimana dampak kerjaan di situ . dan jangan lupa laporan mereka suru di cek " kata ayah.


" baik ayah, maaf belum bisa bantuin ayah, malah harus ayah yang berangkat lagi" kata rehan


" gak papa nak, selesaikan kuliahmu dengan baik agar semuanya bisa mudah" kata ayah.

__ADS_1


" baik ayah, masalah vinka nanti biar aku bawa ke sini aja yah , mumpung dia libur" kata ka rehan .


" baik nak, ayah mau kamu saja yang ngomong sama dia, ayah gak kuat lihat wajah dia nanti setelah dengar kabar ini nanti" kata ayah .


" baik ayah rehan yang ambil alih , udah dulu ya yah" kata ka rehan


" okey nak " kata ayah yang langsung ditutup oleh ka Angga.


"............"


" ma , mari pulang" kata ayah.


" loh kok cepat bangat baliknya yah" kata bunda yang bingung .


" iya nih ayah , kok tumben cepat pulang " kataku


" Bun nanti kita bicarakan di rumah, sekarang kita pulang dulu. Sayang kamu nanti balik sama nak Angga ya. Nak boleh bantu om ngantarin vinka kan?" kata ayah.


" baik om" kata ka Angga yang ikut bingung sama hal denganku.


bunda yang mengerti pasti ada masalah, langsung mengikuti ayah.


" bunda pamit dulu sayang, nanti baliknya hati hati ya" kata bunda.


setelah melihat ayah dan bunda pergi aku langsung menyadari pasti ada masalah yang buat ayah begini . dan aku pun mulai khawatir jika akan di tinggal lagi


" ka ayok balik sekarang" kata ku


" masih banyak orang ka disini. ayok pulang aja " kataku sambil mulai sedih karna takut apa yang kupikirkan terjadi.


" hey tenang dulu, jangan gegabah, kita akan balik tapi dengan adanya ka Sarah di sini, kamu kan tau masalah butik tadi pagi yang dibilangin bibi, apa mau butik ini bermasalah lagi? Kita tunggu ka Sarah dulu ya Vin" bujuk ka Angga.


" tapi ka , aku takut mereka bakal pergi lagi" kataku.


" hey nurut! kalau engga aku gak ngantarin kamu" kata ka Angga.


" tapi ka...." kataku yang terpotong karna ada suara telpon masuk


" hallo ka "


" kamu dimana cantik?" kata ka rehan


" lagi di butik ka, tapi aku mau pulang, ayah sama bunda ninggalin aku di butik, aku curiga aku bakal ditinggal lagi" kata ka rehan.


" dengar cantik, sebelumnya kamu harus janji dulu sama kakak kalau kamu gak bakal ngerocos dan melakukan hal yang diluar nalar setelah kakak kasih tau sesuatu hal ya" kata ka rehan.


" tuh kan, makin curiga aku. udah dulu ka , vinka mau balik" kataku .


" heyy, dengarin dulu atau kakak gak mau pulang sampai kapanpun untuk nemuin vinka.

__ADS_1


aku yang gak mau hal itu terjadi , langsung nurut sama ka rehan.


" iya ka, aku janji" kataku dengan suara yang hampir tak terdengar.


" begini sayang, perusahaan yang ada di Singapore lagi ada masalah , bukan masalah kecil yang langsung bisa selesai gitu aja, masalahnya ini sangat besar, andai kakak gak ujian mungkin kakak yang akan berangkat hari ini, jadi kakak mohon jangan nambah pikiran ayah ya sayang, tolong sedikit pengertian sama perasaan dan situasi ini ya" kata ka rehan


" tuh kan benar, jadi aku ditinggal lagi kan akhirnya " kataku dengan air mataku yang sudah tergenang di kelopak mata ku.


"sayang, dengar ya kamu mau gak ke tempat kakak?" ajak ka rehan.


" benar? gak bohong?"


" iya, dari pada kamu sendiri dirumah "


" iya ka aku mau"


" okey kalau gitu , jangan sedih lagi ya " kata rehan


"iya ka" kataku.


" yaudah kakak tutup dulu ya sayang " kata ka rehan


" iya ka bye" kataku sambil menutup panggilan.


" Vin aku gak mau ikut campur sebenarnya , tapi 1 hal yang pasti, jika ada masalah apapun coba kamu pilah pilah sampai matang , nanti kamu jadi capek dan selalu larut dalam hal yang buat kamu sakit jika kamu gak tau apa apa " kata ka Angga


aku yang mengerti arah pembicaraan ka Angga langsung buka suara.


" kakak gak tau apa apa " sahutku.


" yaudah , mau pulang sekarang atau nunggu ka Sarah nih?" tanya ka Angga.


" tadi kan ka Angga gak mau ngantarin kalau ka Sarah belum ada " kataku.


" hmmm, anak pintar" kata ka Angga. sebenarnya maksudnya nanya begitu hanya untuk mastiin aku aja .


Tak lama menunggu lagi , akhirnya ka Sarah datang dan aku langsung pulang bersama ka Angga setelah pamit kepada ka Sarah.


" Vin yok balik" kata ka Angga.


" yok ka" kata ku.


" oh ya ka , aku bakal ke luar kota , ketemu ka rehan " kataku.


" oh ya? bukannya kita mau tes ke 3 ya? gimana kamu persiapin semuanya kalau pergi " kata ka Angga.


" bisa kok" kataku.


" yaudah kalau gitu, nanti disana jangan susahin kakak Lo ya " kata ka Angga.

__ADS_1


" mau aku repotin sekali pun ka rehan gak bakalan nolak" kataku


" hmmmm, susah ngomong sama anak manja" kata ka Angga .


__ADS_2