My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
Bab 52. ujian pribadi


__ADS_3

...MOHON BANTUAN LIKE DAN KOMENNNYA YA GUYS🙏🙏...


TERIMAKSIH….☺️🥰


.


.


.


Pagi begitu terik hari ini, dan jam sudah menunjukkan pukul 06.30 wib. Aku tidak diperbolehkan oleh ayah untuk berangkat sekolah karna akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan kakiku.


“ ayahhh, ayolah, vinka gak akan kemana-mana nanti, vinka mau sekolah aja ayah” rengekku


“ tidak sayang, kesehatanmu lebih penting sekarang” kata ayah


“ tapi ayah, vinka akan tes ke 3 buat olimpiade hari ini, vinka gak bisa lewatkan itu, lagian ini hari pertama vinka memasuki semester baru” rengekku lagi.


“ sayang dengarin ayahmu ya, ayah udah ngurus semua, untuk tesnya nanti guru mu akan datang ke sini buat siapin ujianmu, kalau mengenai semester baru nanti bunda minta informasi dari wali kelasmu”


“ tapi bunda”


“ udah sayang jangan membantah lagi, bunda gak suka dengan kamu yang keras kepala begini, ayahmu juga capek dari semalam gak bisa tidur mikirin kamu, sekarang yang lebih penting kamu fokus dengan kesehatanmu” kata bunda


“ baik bunda, maafin vinka ya” kataku yang merasa bersalah akan apa yang terjadi.


“ udah sayang, kamu siapkan diri kamu, sebentar lagi gurumu akan datang, dan ingat 1 hal, kalau kepalamu sakit jangan paksakan buat berpikir lagi, ayah gak mau kamu makin parah. Sebenarnya ayah gak mau kamu ujian sekarang, tapi bunda juga bilang kamu sudah siapin semuanya untuk tes ini. Ayah gak tega usaha kamu nantinya jadi sia-sia “ kata ayah


“ makasih ayah udah mengerti, tapi vinka ingin sekali ujian hari ini, vinka gak mau ngelewatkan kesempatan ini” kata ku


“ yaudah kalau gitu, tapi jangan sampai berpengaruh sama kesehatanmu, kalau sampai terjadi ayah bakal tuntut organisasi yang menyelenggarakan ini” kata ayah


“ ihhhh ayah ini, mana ada yang seperti itu, mereka melakukan ini bukan paksaan , jika siswa gak bisa itu bukan uurusan mereka “ kataku


“ yaudah sayang, semangat ujiannya. Ayah akan keluar sebentar, gurumu akan sampai , ayah harus sambut mereka” kata ayah.


“ iya ayah” kataku


“………………….”


‘ Sumpah vinka kecelakaan, kok gak ada yang beritahu “ kata cindy.


“ suttttt jangan kencang-kencang, “ kata renndy


“ kamu tau dari mana?” Tanya boy


“ tadi aku dengar bodyguard ayahnya vinka ngomong dengan wali kelas kita untuk ijinin vinka, tapi mereka mau gak ada yang tau masalah ini” kata rendy


“ kenapa gitu?” Tanya imma


“ kamu masih nanya kenapa?, kamu gak tau perusahaan terbesar di kota ini milik ayah vinka, jika ada isu-isu mengenai keluarga itu tersebar, bisa-bisa ayahnya akan sibuk dengan reporter-reporter itu” kata rendy

__ADS_1


“ jangan sok tau deh ren. Jangan percaya sama omongan rendy” kata cindy


“ jadi kalau bukan karna itu, karna apa coba?” Tanya rendy.


“ itu bukan urusan kita, yang pasti pulang sekolah kita ke sana” kata cindy


“ okey” kata boy cepat.


“ semangat bangat lo, lagi kesambet apa” kata imma


“ diam deh lo, nanti naik mobilku aja, kebetulan bawa mobil sendiri’ kata boy


“ tumben, kenapa gak di antar?” Tanya cindy


“papa lagi pergi ke kondangan “ kata boy


“ ohhh, yaudah kalau gitu, bagus deh , “ kata rehan.


“…………………”


Semua anggota yang akan melaksanakan ujian sudah berkumpul di ruangan lab. Mereka sedang melakukan pengarahan untuk memulai tes terakhir sebelum menentukan siapa yang akan maju untuk olimpiade tingkat nasional.


“ baiklah , semua sudah kumpul disini kan?”


“ maaf pak, sepertinya kurang seorang lagi pak” sahut bastian


“ maaf pak, itu vinka. Dia tidak hadir hari ini” kata rehan yang mampu membuat seisi ruangan itu heran dan melihat ke sesama.


Lain dengan sofia dan angga, sofia senang karna dia merasa saingannya berkurang. Sedangkan angga merasa khawatir dengan yang terjadi, karena dia tau kalau tes ini sudah ku persiapkan dengan sangat baik.


“ tapi pak, kenapa dia tak bisa hadir?” Tanya seorang siswa.


“ ada kendala yang tak bisa kami sampaikan kepada kalian, sekarang kalian fokuslah dengan ujian kalian, lakukan yang terbaik. Dan semangat” kata pak pembimbing yang mengakhiri pengumumannya.


Sofia yang tadinya senang kembali kesal karna apa yang dia pikirkan tadi ternyata salah.


“””””””””””””””


waktu pun berlalu , selama ujian semua siswa menunjukkan wajah masam, tapi lain dengan angga yang selalu memberikan wajah datar tanpa ekspresi.


“ ga, gimana? Masih amankah?” Tanya bastian yang juga sudah keluar dari ruangan ujiannnya


“ aman “ kata angga cuek seperti biasanya.


Rendy yang juga keluar dari ruangannya langsung menemui cindy, namun sebelum rendy berjalan angga sudah terlebih dahulu memanggilnnya.


“ ren, kemari” panggil angga


“ kenapa ka?” Tanya rendy


“ vinka kenapa gak sekolah?” Tanya angga

__ADS_1


“ a..a. i…itu ka, aa” kata rendy gugup.


“ a a I I , kalalu ngomong tu yang jelas” kata angga


“ hehehhe, tapi jangan sampai orang tau ya ka, vinka semalam itu masuk RS dan sekarang lagi di rawat di rumah, makanya dia ujian di rumah” tutur rendy berbisik ke angga


“ apaa? Emang dia kenapa sampai masuk RS ? “ Tanya angga


“ rendy juga gak tau ka, rendy juga gak tau banyak” kata rendy.


“ yaudah kaluu gitu, kamu pergilah” suruh ka angga


“ pamit ka, mari ka bas” pamit rendy ke angga dan bastian.


“””””””””””””””


“ bisa-bisanya aku gak tau dia sakit, semalam aku dah kepikiran juga buat chat dia untuk nanyain persiapan ujian dia , tapi karna main jadi lupa” pikir ka angga dalam hati dengan kesal


“ ga, mikirin apa sih, udah yok , kita ke kelas yok” ajak bastian


“ hmmm, yok” kata angga


Sofia berdiri di balik pintu lab sembari menguping percakapan angga, dia sangat kesal karna angga terlihat sangat penasaran dengan ku, dia sampai mengepalkan tangannya di bawah pinggangnya.


“ sof, ngapain sih, ada apa? Kok ngintip-ngintip gitu” kata syifa yang datang menghampiri sofia


“ engga kok, yok kita ke kelas.” Ajak sofia


Syifa yang bingung dengan ekspresi sofia menaikkan bahunya menandakan tak ngerti, dan berlalu mengikuti langkah sofia.


“””””””””


“ makasih ya pak , kalian sudah mau repot karna ku” tutur ku yang merasa bersalah karna sudah merepotkan guruku dan panitia olimpiade yang ikut serta mengawasi ujian ku.


“ tidak apa nak, bapak bersedia melakukan apa saja yang penting siswa terbaik di sekolah kita dapat menyelesaikan ujiannya” kata pak gusto


“ jangan berlebihan pak, gak baik ngomong begitu, kalau siswa lain dengar, mungkin mereka akan berpikir bapak memberikan perhatian khusus buat saya “ tutur ku


“ hahahh, bukan nak, itu memang kenyataan, jika kamu bisa lolos ke tahap selanjutnya kamu bisa bawa nama sekolah kita , sekolah kita akan ternilai lebih baik lagi” kata bapak gusto


“ sudah sudah, sekarang kami akan balik ke sekolah ya nak, kamu istirahat lah, jangan sampai kecapean” sahut guru lainnya .


“ baik pak, terimakasih ya” kataku


“ gimana sayang? Apakah ada yang sakit? Atau lelah?” Tanya ayah


“ sedikit pening ayah, mungkin karna natap cahaya komputernya terlalu lama” kataku


“ yaudahlah, sekarang kamu istirahat lah dulu, 1 jam lagi tukang urut akan sampai, untuk mengurut kakimu yang keseleo” kata ayah


“ baik ayah” kataku,

__ADS_1


Ayah pun berlalu dan pergi membiarkan aku untuk istirahat, aku sebenarnya tidak ngantuk , tapi karna kepalaku pening aku memilih untuk menutup mataku. Namun rasa sakit kepalaku semakin sakit setelah aku menutup mataku.


“ aduhhh, kenapa makin sakit ini hikssss” tangisku pecah karna merasa tak tahan lagi dengan sakit di kepalaku. aku sudah menahannya dari tadi tapi kali ini sungguh sangat sakit


__ADS_2