My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
Bab 31. ujian UAS


__ADS_3

*........*


" Vin, abis makan ke ruangan ayah ya " kata ayah


" tumben ayah suruh vinka ke ruangan kerja ayah, emang ada apa?" tanya ku


" malam ini , ayah mau bicara penting dan gak bisa di tunda " kata ayah.


" baik ayah" kataku sambil mengunyah makan malam ku.


*......*


" ada apa yah?" tanyaku.


" gimana sekolahnya sayang?, apa ada masalah?" tanya ayah yang seakan akan tau masalahku di sekolah.


" engga kok ayah, vinka aman aman aja di sekolah" tuturku.


" baiklah kalau memang begitu. gimana rasanya bisa ngalahin kakak kelasmu? ayah lihat email kamu masuk dalam urutan 1, dan ayah sangat bangga atas capaian kamu sayang." kata ayah.


" terimakasih ayah, itu semua juga berkat doa dan dukungan ayah . kalau mengenai perasaan aku karna bisa lawan urutan kakak kelas , aku merasa kasihan sama dia ayah, dan aku tau posisi dia itu berat. blm lagi di ejekin sama temannya ." tuturku.


" ayah mengerti gimana perasaan mu sayang. tapi ingat ya , kamu sekarang bukan beradu perasaan , kamu gak perlu jaga perasaan di sini . karna ini ajang ujuk bakat dan prestasi. kamu tidak perlu memikirkan perasaan dia, fokus saja dengan capaianmu . dan jangan mudah goyah" kata ayah


" hmmm, baik ayahh".


" oh ya , sebentar lagi kalian ujian UAS ya? apa kamu udah persiapkan UAS mu ?" tanya ayah lagi.


" hmmm, persiapanku belum 100% ayah , aku terlalu terlena dengan olimpiade" kataku.


" 1 Minggu lagi sayang ,persiapan UAS gak boleh di lupain.kamu bisa fokus untuk UAS dulu , karna tinggal hitungan hari" kata ayah.


" baik ayah, vinka gak bakal kecewain ayah" kataku.


" ayah percaya sama kamu sayang, ayah gak pernah gagal mendidik anak anak ayah" kata ayah .


" iya ayah, oh ya ayah mau ngomong itu aja ?" tanya ku


" Sebenarnya 2 hari lagi ayah mau pergi cek perusahaan kita ke Singapore, ayah ingin sekali pergi bersama dengan kalian di hari libur nanti,. tapi jadwalnya bertabrakan sayang, jadi ayah harus tinggalin kalian dulu" kata ayah


" bunda pasti ikut ya?" kataku


" maaf sayang, vinka kan tau setiap ayah pergi bunda harus ikut." kata ayah.


" hmmm, yaudah ayah , semoga perusahaan nya lancar , vinka gak mau lagi marah,l gara gara ditinggalin Mulu, karna vinka udah besar sekarang. vinka juga harus bisa mandiri seperti kata ayah dulu. vinka memang anak manja , tapi tanpa ayah dan bunda vinka harus bisa mandiri" kata ku.

__ADS_1


" kamu memang anak yang pintar sayang , baik hati, pengertian dan ayah sayang" kata ayah.


" vinka juga sayang ayah sama bunda" kataku sambil memeluk ayah.


" oh ya, ayah udah memikirkan tentang guru private mu, tinggal persetujuan kamu mau kapan dimulainya" kata ayah.


" ihhh vinka kan gak minta ayah , lagian kalau vinka kesusahan kan ada ayah dan kakak" kataku


" sayang , ayah gak selalu punya waktu, kakak kamu juga sama halnya , dia kuliah pasti ada tugas. emang kamu mau kakak kamu gak istirahat" kata ayah.


" engga ayah, yaudah nanti Vinka kabarin kalau vinka butuh bimbingan " kata ku.


" hmmm, okey sayang"


" oh ya ayah, vinka mau nanya sesuatu deh, andai nih vinka gak lulus di tes ke 3 ini , apa ayah malu atau marah kah?" tanyaku.


" begini sayang, ayah gak bakalan marah atau sampai kecewa karna itu, ayah udah bangga dengan apa yang kamu lalaui sampai saat ini. masalah lolos tidaknya itu urusan belakang, yang penting vinka sudah berusaha." kata ayah


" beneran ayah? tapi vinka takut kecewain ayah belum lagi nanti pasti ayah malu" kataku.


" siapa yang bilang gitu sih ? ayah gak pernah malu sama kamu ngerti" kata ayah


" hmmm baik ayah, vinka mau bilang sesuatu lagi. Andai vinka gagal nanti , yang perlu ayah ingat bahwa vinka sudah berusaha keras " kata ku.


" baik ayah, vinka pasti ushain. vinka gak bisa janji buat lolos sampai tahap internasional. tapi vinka akan usahain semaksimal mungkin". kataku.


" iya sayang, ayah percayakan kepadamu" kata ayah.


*.........*


seminggu berlalu, ujian UAS pun akan segera dimulai. kami melakukan ujian UAS selama 6 hari kedepan.


" semangat semuanya , jangan lupa menyelesaikan soalnya, dan pilih yang menurut kalian benar, tidak ada contekan, tidak ada diskusi. jika ada yang ketahuan , komputer akan dimatikan otomatis" kata pengawas ujian.


" baik pak, " kata seluaruh teman se kelasku dan mulai mengerjakannya.


*.......*


" huffff, soalnya benar benar ya! tingkat berapa sih solnya ?" keluh Rendy yang kesal dengan soalnya.


" gua rasa tadi tingkat kesulitan soalnya tingkat 2 deh, UH kita kemarin hampir menyerupai soal ini tapi bedanya sekarang kita disuruh menganalisis makin ke dalam" kata cindy.


" mau tingkatan berapa pun itu , yang penting sekarang mapel ujian telah berkurang 1 hahahha, gua mau istirahat kan otak gua dulu dengan pergi ke kantin" kata imma.


" gua ikut" kata Rendy.

__ADS_1


" gua juga , ayok Vin" kata Cindy.


" kalian aja dulu, aku mau bahas sesuatu" kataku yang fokus dengan bukuku.


" iya deh kalau gitu" kata Cindy yang pergi dengan Rendy dan imma.


" Vin, ajarin aku ini dong, kurang ngerti , takutnya nanti soal ujiannya ada yang macam ini" kata boy yang sudah masuk seminggu terakhir karna sudah mulai baikan , namun tidak bisa letih .


" boleh, sini tunjukin mana yang Lo gak paham" kataku.


" ini nih, dari mana angka 25 ini datang?" tanya boy.


" ohhh, ini datang dari ......" aku menjelaskan perlahan ke boy .


Tanpa terasa Bel masuk buat ujian ke 2 berdering


" makasih ya Vin" kata imma.


" amann deh" kataku.


*..........*.


seminggu berlalu , semua ujian telah kami lalui , tinggal menunggu hasilnya hari Senin


" wahhhh, gak kerasa waktunya benar benar singkat ya. rasanya baru kemarin mulai ujiannya" kata Cindy.


" hmmmm, benar juga. semoga hasilnya gak buruk" kata Rendy.


" kalau kalian percaya dengan jawaban kalian pasti gak buruk sih " kata boy.


" iya sih, tapi kan kita juga bisa cemas . gimana kalau udah percaya ternyata jawabannya salah" kata Cindy.


" udah udah , kita tunggu hasilnya Senin. gua lapar nih , kantin yok" ajakku.


" boleh deh, ayok" kata boy


" kamu gak takut capek boy,? nanti pening pulak jalan ke kantin. apa nitip aja?" tanyaku.


" gak Vin, aku udah gak papa kok, udah baikan " kata boy.


" yaudah kalau gitu, nanti kalau pusing bilangin ya" kataku lagi


" iya deh aman" kata boy.


kami pergi ke kantin dulu baru pulang

__ADS_1


__ADS_2