MY SWEETY CHEERY

MY SWEETY CHEERY
Bertemu lagi


__ADS_3

Tak terasa semester 1 akan segera terlewati, saat ini Cheery dan teman-temannya sedang mengerjakan soal Ujian terakhirnya. Mereka akan merencanakan untuk liburan bersama semester ini sebelum memulai perkuliahan semester 2.


"alhamdulilah selesai juga ujiannya, udah pusing banget kepala gue ngerjain soal-soal tadi." keluh Risya.


"emang lo doang yang pusing?? gue juga kali, kepala gue hampir meledak, kecuali Cheery noh, yang dari kemarin B aja ngerjain soal ujian." Gita melirik Cheery yang sedang memainkan Hpnya.


"eh, sorry yaa aku kayaknya gak bisa deh ikutan kalian ke Mall hari ini. Bunda aku ada pesanan kue banyak banget buat acara syukuran gitu. Maaf yaa.." Cheery menatap sendu mereka.


" oke gak masalah lo gak ikut ngeMall hari ini, tapi minggu depan lo gak bisa nolak kalau kita mau main ke Jogja, nginep tempat nenek gue." Gita menatap tajam Cheery.


"nanti aku usahain deh, tapi bantuin bilang ke bunda yaa..soalnya kalo nginep-nginep ke luar kota tanpa orang tua itu yang susah izinnya." Cheery menambahkan.


"beres kalo soal izin ma,,nanti gue bakalan izin ke bunda Rika." Risya semangat.


" yaudah aku duluan yaa.."


Ketika Cheery sedang berjalan menuju parkiran, Satria mendekatinya.


"Hai Cheer, lama gak ketemu yaa,," sapa Satria.


"owh hai kak, iyaa sama-sama sibuk tugas dan persiapan pastinya yaa." Cheery tersenyum ramah.


"tumben sendirian, kemana yang lain?" sambil melirik kanan kiri Cheery.


"iyaa ini kak, mereka mau mampir ke Mall dulu, aku mau langsung ke toko kue, lagi banyak pesanan kata bunda, jadi mau bantuin.hehehe.."


"owh,,." lama terdiam akhirnya Satria membuka suara kembali, " Cheer, boleh gak kalau kapan-kapan pergi makan apa jalan bareng gitu?" Satria menatap Cheery berani.


"ehm,, gimana yaa kaka, kalau rame-rame sih ayok aja kak, kalau cuma berdua kayaknya nggak dulu deh kak, takut nanti ada yang salah paham gitu." Cheery tersenyum canggung.


"emang siapa yang salah paham? kamu punya pacar?? " Satria menatap Cheery tajam.


"eh,, Cheery gak ada pacar-pacaran kak, kan dulu udah Cheery jelasin, kalau Cheery gak mau pacar-pacaran. Maksud Cheery itu pacar kak Satria, itu orangnya lagi natap tajam Cheery sekarang. Cheery duluan yaa kak..." Cheery kabur meninggalkan Satria yang sedang menoleh ke belakang. Ternyata ada Chika dan teman-temannya. Satria menghampiri mereka.


"Maksud lo apa natap kayak gitu ke Cheery?? apa jangan-jangan lo yang bikin berita kalau gue ini pacar lo yaa ke seluruh kampus??" Tatapan tajam Satria membuat Chika sedikit takut.


"siapa yang natap Cheery? orang gue biasa aja. Cheerynya aja yang kepedean." elak Chika.


"nggak usah ngelak deh lo, bahkan seluruh kampus udah tau kelakuan lo yang sok jadi pacar gue, gue peringatin lo yaa, kalo sampe berita gak bener itu masih ada aja, lo bakal berurusan sama gue." jari telunjuk Satria mengarah ke Chika.


"satria...apa lo gak pernah ngerasain apa yang gue rasain?? Gue suka sama lo sat, gue cinta sama lo, semenjak kita kenal di awal perkuliahan. Selama dua tahun gue kode-kodein lo, kalo gue suka sama lo, gue berharap lo tau kode gue dan lo ngerasain hak yang sama kayak gue, tapi kenapa malah Cheery yang baru kenal kemarin udah bisa ngalihin perhatian lo. Kurang apa gue Sat?? Apa gak bisa lo liat perasaan gue ke lo yang tulus ini sat??" mohon Chika.


"gue bukan gak paham kalo lo suka sama gue, tapi juga seharusnya lo paham dengan kode gue yang terus menghindar dari lo itu supaya lo itu sadar kalo gue gak suka sama lo. Sory gue gak bisa balas perasaan lo. Dan soal Cheery, bahkan sebelum gue maju pun gue udah di tolak duluan. Jadi stop usik Cheery dengan tatapan intimidasi lo. Dan jangan ganggu gue lagi kalo bukan urusan kuliah." satria meninggalkan Cheery yang sedang menangis sesenggukan di temani Jeany.

__ADS_1


"yang sabar yaa Chik, gue yakin suatu saat Satria bakal bales perasaan lo. Lo harus sabar dulu yaa." Jeany menenangkan Chika yang wajahnya sudah bersimbah air mata.


"gue kurang apa coba Jean, apa gak bisa Satria liat gue sedikit aja?" sambil tergugu Chika berjalan ke arah parkiran mobilnya.


"udah kita pulang aja, nanti malam kita jalan, kita seneng-seneng aja. gimana??" Tawar Jeany.


"entah lah, liat aja nanti malam."


Sementara itu Cheery sudah sampai di toko kue dan langsung membantu bundanya membuat kue-kue pesanan itu. Entah acara apa sampai membuat 20 paket jajanan pasar komplit. Bunda sampai kualahan, karena karyawan bunda hanya 3 orang, dan 1 orang berada di depan toko untuk melayani pembeli sekaligus menjadi kasir. Apa jadinya kalau Cheery tidak membantu bunda dan malah asik main bersama teman-temannya.


"pesanan siapa sih bun? kok banyak banget? kenapa bunda nggak minta adek-adek juga buat bantuin? biar cepat selesai ini??"


"ini pesanan ibu Ratna yang waktu itu anaknya kamu tolong, katanya syukuran karena akan punya cucu. Nah di rumahnya diadain pesta gitu dibuat di dua tempat, separuh di kantor dan separuh lagi di rumah. Nah kalau adek-adek kamu gak ada kegiatan di sekolah juga bakalan bunda suruh bantuin, masalahnya mereka pulang malam hari ini." jelas bunda.


"oh,,jadi tante Ratna mau punya cucu, berarti anak perempuannya pulang dong dari luar negeri? yaudah ayo semangat kita selesaikan pesanan ini." Cheery bersemangat mencetak kue-kue itu.


"iyalah, masa anak laki-lakinya itu. Dia kam baru mulai bekerja. Oh iya,, nanti kue-kue ini diantar sebelum magrib harus sudah sampai yaa. Acaranya jam 7 malam katanya."terang bunda.


"oke kalau gitu, nanti pakai mobil box di antar mang Jupri kan bun?"


"iyaa mbak, kamu yang antar yaa temani mang Jupri, sebenarnya Bunda juga di undang, tapi bunda mau nemenin Ayah nengok om Bagas yang sakit, kemarin habis operasi usus buntu."


"oke deh bun, nanti Cheery yang temani mang Jupri. Ada baju kan bun disini? Cheery muka udah cemong gini masa suruh nganter kesana yang lagi pesta, kan malu-maluin." Cheery cemberut.


Setelah semua paket sudah dimasukan ke dalam mobil box, Cheery ikut naik di samping Mang Jupri. Setelah berpamitan dengan bunda dan karyawan lain, mereka berangkat menuju alamat yang di tuju, alamat rumah terlebih dahulu.


Tiga puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai di depan gerbang yang sudah terbuka itu, sambil menyapa Pak Gito satpam yang sudah Cheery kenal.


"sore pak Gito, kami mau mengantar pesanan kue."


"oh non Cheery, langsung masuk aja non, udah di tunggu nyonya." Jawab pak Gito ramah.


Sambil menurunkan 10 paket parsel Cheery melihat ada seorang perempuan cantik yang sedang berjalan kearahnya bersamaan dengan tante Ratna.


"sore Cheery, kenalkan ini Kakaknya Farkan namanya Ariani, dia baru datang tiga hari yang lalu. Saat ini dia sedang hamil 4bulan. Ar, ini yang mama ceritakan kemarin namanya Cheery." Mama Ratna antusias mengenalkan Ariani kepada Cheery.


"saya Cheery kak, salam kenal." Cheery mengulurkan tangannya dan langsung di sambut pelukan cipika cipiki oleh Ariani.


"saya Ariani, salam kenal yaa Cheery, kamu cantik banget." Ariani senang sekali bisa berkenalan dengan dengan gadis yang sering di ceritakan Mamanya itu.


"kakak juga cantik banget, selamat yaa kak atas kehamilannya, semoga sehat terus mama dan babynya, dan lancar sampai persalinan. Aamiin." doa Cheery tulus.


"aamiin ya Allah, makasih yaa Cheery, ayo masuk dulu,"ajak Mama dan Ariani.

__ADS_1


"terima kasih tante,kakak tapi saya masih harus mengantar pesanan yang dikantor, lain kali mungkin tantee."tolak Cheery halus.


"biar di antar sama sopinya aja, kamu disini aja," rayu Mama lagi.


"maaf tante, pesan bunda harus diantar sampai tempat tujuan masing-masing dengan selamat dan Cheery harus memastikan sendiri. Mungkin lain kali yaa tantee, kak." Cheery menatap sendu Tante Ratna dan Kak Ariani.


"ya sudah, kamu hati-hati yaa,, salam buat bunda kamu."sambil memeluk Cheery sayang diikuti Ariani juga.


"saya permisi tante, assalamualaikum..."


"waalaikumsalam..."


Perjalanan selanjutnya terasa lebih cepat karena jarak dari rumah ke kantor Om Sigit lebih dekat daripada jarak dari toko kue ke kantor. Setibanya di kantor SR corporation Cheery menghampiri resepsionis.


"maaf kak, saya mau mengantar pesanan atas nama ibu Ratna." Cheery menatap resepsionis itu ramah.


"oh iyaa mari saya antar kak, sebentar saya panggil OB buat membantu." Mita memanggil OB yang kebetulan lewat.


"Pak Sapri minta tolong bantu bawain paket kue yaa ke ruang meeting." Mita menunjuk mobil box yang parkir di lobby kantor.


"baik mbak, saya ajak yang lain juga biar cepat." ucap Pak sapri sambil memanggil teman-temannya.


Tiba-tiba Mang Jupri mendapatkan telpon dan harus segera pulang, karena anaknya sakit, dan harus di bawa ke rumah sakit.


"mbak Cheery, maaf sebelumnya, saya mau izin pulang duluan, anak saya sakit, barusan di telpon istri saya kalau harus di bawa ke rumah sakit. Mbak Cheery bawa aja mobilnya, biar saya naik angkutan umum saja." mang jupri datang menghampiri Cheery sambil berwajah khawatir.


"ya Allah, yaudah Mang Jupri bawa aja mobilnya, Cheery bisa naik ojol. Kasihan itu anak mang Jupri kalau harus nunggu lama. Bawa aja nggak apa-apa mobilnya. Sebentar lagi selesai ini." Cheery menatap Mang jupri tak kalah khawatir.


"terima kasih mbak Cheery, kalau begitu saya permisi. Terima kasih sekali lagi." Mang Jupri sangat bersyukur mempunyai Bos dan anak-anaknya yang baik. Mereka sangat mementingkan kenyamanan karyawannya.


Cheery yang sedang menunggu kue-kue itu selesai di bawa, tak sengaja melihat seseorang yang lama sekali tak ia lihat. Mata Cheery menyipit untuk melihat lebih jelas lagi. Dan tak sengaja orang yang di tatapnya itu membalikan badan dan tatapan mata mereka bertemu.


"kak Farkan..."ucapnya lirih..


"ngapain lo disini??" tanya Farkan yang tiba-tiba mendekati Cheery.


"Kak Farkan kerja disini?" dilihat dari penampilan dan ID card uang menggantung di lehernya.


"iyaa, ngapain lo disini?"


"ehm itu tadi aku ngantar pesanan kue dari tante Ratna." jelas Cheery.


"oh..yasudah gue duluan yaa, acara di kantor udah dimulai." Farkan meninggalkan Cheery dan berjalan menuju Gio yang memanggilnya.

__ADS_1


"oh kaka Farkan kerja disini, dia kelihatan Beda banget kalau lagi kerja, kayak dewasa banget, dan tambah ganteng,..eh.."gumam Cheery aneh-aneh.


__ADS_2