MY SWEETY CHEERY

MY SWEETY CHEERY
Sahabat Baru


__ADS_3

Acara OSPEK baru saja selesai di hari pertama, para mahasiswa ada yang langsung pulang ada yang sedang ngos-ngosan karena kelelahan habis di hukum. Cherry dan kelompoknya sedang duduk di tengah lapangan sambil menggerutu menyalahkan Risya.


"Ris,besok- besok jangan teledor lagi deh. Kan kita sekelompok yang kena hukum. Mana panas,capek pula,hampir napas senin kamis ni kita." omel Tika salah satu maba.


" Yaa mana gue tau kalo tu semangka bisa ketinggalan, apa jangan- jangan gelonding sendiri dari tas yaa?? Apa mungkin d ambil sama monyet tetangga?? Bisa jadi sih itu,soalnya tu tetangga sebelah rumah gue piara monyet 3 biji. Mungkin kelaparan trus ngambil deh tu semangka." alasan Risya makin ngadi- ngadi.


" gausah nyalahin monyet deh. Intinya mulai besok jangan teledor lagi. Kalo perlu tu barang2 tugas buat besok di masukin nnti pulang kampus. Awas lu teledor lagi, gue selepet lu." omeh Ghani maba yang lain.


" iyee..iyee...nie nnti gue iket tu barang- barang buat besok,trus tu gue taroh di atas lemari,biar aman." gerutu Risya.


"udah- udah..ngomel mulu dari tadi. Pulang yok,,capek akutuh,,mana masih ngantri di halte nyari bus pula. Ngalamat berdiri lagi ni,,gempor deh ni kaki. Lagian peraturan kok gini amat,udah tau nie kota macet parah,eh malah suruh ngangkot. Gak kuat bestiee..." keluh Cheery.


" Sabar bestie..cuma tiga hari ini,setelah itu bebas deh tu lo mau bawa truk juga gapapa." jawab Risya makin absurd.


"auk ah ngomong sama kamu makin gajelas." kuy pulang." Jawab Cheery sambil bergegas keluar kampus.


Mereka beriringan menuju halte bus dekat kampus sambil bercerita tentang pribadi masing- masing. Mereka layaknya teman lama,padahal baru beberapa jam lalu bertemu. Cheery yang ceria,Risya yang agak absurd dan Gita yang lumayan normal.


Di halte bus penuh sesak dengan mahasiswa baru,,mereka saling berkenalan tentang sekolah asal dan jurusan apa yang mereka ambil. Sambil sesekali bergurau. Dari kejauhan nampak mobil innova mendekat, sang pengemudi membuka kaca samping. Dan tampaklah seorang pria paruh baya. Cheery yang melihat dari jauh tahu kalau itu ayahnya langsung mendekat sambil berpamitan dengan teman- temannya.


"Aku duluan yaa..kebetulan ayahku jemput. Assalamualaikum." Pamit Cheery.


"Waalaikumsalam. Hati-hati cheer." Jawab serempak teman-temannya.


Di perjalanan pulang Cheery dan ayahnya saling bercerita tentang kegiatan apa hari ini. Cheery bercerita kalau dia sudah mempunyai teman baru. Mungkin bisa jadi sahabat,sebab dia baru pindah ke kota ini, dan belum mempunyai teman. Sebelumnya dia ikut nenek dan kakeknya di kota B, baru perkuliahan ini di wajibkan ikut ayah dan bundanya. Karena ingin mewujudkan mimpinya memiliki butik dan toko kue dekat bundanya.


" Assalamualaikum bunda, mbak pulang. Capek banget hari ini bund. Mana tadi pakek dihukum lagi. Lagian itu Risya kok bisa banget teledor, kan jadi sekelompok di hukum. " cerosos Cheery sambil ngomel.

__ADS_1


" Mbak pulang bukannya langsung mandi,mana bau asem banget ini malah ngomel - ngomel. Udah sana mandi dulu. Trus shalat magrib trus makan malam sama - sama." suruh Bunda Rika.


"Siap bunda." Jawab Cheery sambil berjalan menuju kamarnya di lantai atas.


" Anak Ayah tu,,hobi banget ngomel kayak kereta gak ada jedanya." omel bunda.


" Kok jadi ayah yang kena bun,baru pulang lho ini,bukannya di sayang -sayang. Chandra sama Chiko kemana bun?" tanya ayah.


"hmmm...sayang - sayang preeett...masih sore yah. Gak malu apa sama ayam tetangga. Anak- anak barusan nguras kolam ikan di belakang rumah, sekarang baru mandi. Mandi sana yah,biar seger badannya sama capeknya hilang." jawab bunda sambil meneruskan masakannya.


" Tumben mereka mau nguras kolam ikan?? biasanya kalo ga di kasih upah gak mau. Apa jangan- jangan mereka berulah bun??" Ayah curiga.


" Tepat sasaran yah. Tadi mereka main bola di belakang,nah tu pot bunga sma taneman bunda pada jatuh masuk kolam. Kotor semua kolam ikannya, mana taneman rusak semua. Kan bunda erosi dong yah,yaudah bunda suruh beresin semuanya sekalian tanemin lagi tu kesayangan bunda. " curhat bunda tentang kelakuan anak laki-lakinya yang berulah.


" Sudah Ayah duga. Biarin di ajarin disiplin tu mereka. Mana berani ngelawan ibu negara. Ya sudah Ayah mandi dulu. " jawab Ayah sambil berlalu


" Ngapain muka kalian manyun gitu??" tanya cheery kepada kedua adiknya.


" gak apa-apa mbak. " jawab Chiko.


" Itu tuh bunda, masa kita di suruh tanem lagi tu taneman cabe tomat sama bunga-bungaan lainnya,mana sekalian nguras kolam ikan. Kan capek mbak. " keluh Chandra.


" Pasti berulah kan kalian?? hayo ngaku??" tatap Cheery penuh selidik kepada kedua adiknya.


"cuman main bola mbak,trus ga sengaja jatohin taneman bunda. Kan ambyar hancur semua polibak bunda masuk ke kolam. Mana itu tomat lagi berbuah kecil,kan tinggal tunggu sebentar lagi bisa di panen. " omel bunda.


" yaa pantes kalo bunda ngomel. Masih mending kalian cuma suruh beresin apa yang kalian hancurkan. Kalau di potong uang jajan kalian gimana hayoo??" ejek Cheery sambil menaik turunkan alisnya.

__ADS_1


"boleh tu mbak idenya." Ayah ikut mengompori.


"yaa jangan dong yah. Janji deh gak bakalan rusuh lagi. Ya kan mas Chandra." Chiko merayu.


"iyaa deh bun, yah, kita janji gak ngerusuh lagi. Mbak gak usah ngusulin ide yang menjerumuskan dong." chandra menatap Bunda penuh permohonan,dan menatap Mbaknya itu dengan mendelik.


"sudah ayo selesaikan makannya dan siap- siap buat persiapan besok sekolah dan ke kampusnya. " titah Ayah tak bisa di debat.


"siap kanjeng romo." jawab mereka kompak.


Makan malam pun selesai, Bunda dan Cheery membersihkan meja makan. Ayah dan anak laki-lakinya bagian mencuci piring. Yah memang kegiatan harian mereka seperti itu. Bekerja sama agar semuanya bisa cepat selesai dan istirahat bersama.


Di kamar Cheery mempersiapkan apa saja yang harus di bawa di ospek hari kedua besok. Setelah selesai dia menelpon Risya, mengingatkan agar tidak teledor lagi.


" Assalamualaikum Ris,, gimana udah beres belum bawaan kamu besok. Jangan teledor lagi yaa, aku gak mau di hukum lagi." dalam sambungan telp Cherry.


"Waalaikumsalam Cheer, sudah beres ini buat besok. Kan beneran dugaan gue tadi. Semangka gue memang di ambil monyet tetangga. Gue omelin aja tu monyet pas lewat depan rumahnya tadi. Mana tinggal kulitnya lagi tu dlsemangka gue." Risya bercerita penuh ekspresi,padahal kan Cheery tidak bisa lihat ekspresinya,hehehe...


"lah emangnya kamu mau makan sisanya monyet??" tanya Cherry aneh.


"ya nggak lah,,mana mau gue bekas,apalagi bekas tu hewan yang hobi garuk -garuk. "kilah Risya.


"yaudah bobok dulu yuk..capek ni kaki tadi siang keliling lapangan." ajak Cheery.


"hayuukk...gue juga tinggal setengah watt ini. Assalamualaikum." sambil merem Risya menggumam.


" waalaikumsalam..." jawab Cheery sambil merebahkan badan.

__ADS_1


__ADS_2