
Handphone Nafisa dari tadi bergetar karena banyak notifikasi dari aplikasi WhatsAppnya.
Karena sedang berada di ruang dosennya terpaksa ponsel di silent.
Nafisa melirik Ardian, tangannya gatal bener ingin ambil ponsel nya. Bukan ingin buka pesan tapi ingin matikan ponsel nya.
Ya lagi- lagi Nafisa kena hukuman dosen killer nya, karena ketahuan menguap 3 kali ,dia ngantuk berat kurang tidur.
"Nafisa, selesai kamu koreksi, sudah tidak ada kelas kan hari ini?"
"Gak ada , tapi ada rapat dengan teman-teman di UKM(unit kegiatan mahasiswa) Pak."
" Oh ya sudah kalo gitu."
'Sebenarnya gue kepo kenapa dia nanya gitu tapi masa bodohlah daripada gue disuruh- suruh iye kan guys.'
*********
Nafisa keluar dari ruangan dosennya, segera menuju kantin fakultas teknik sambil menunggu teman-teman dari UKM Taekwondo kumpul.
Mengambil ponselnya....dan....
Dion menambahkan anda...
Yuda
Selamat bergabung mamake Fisa....ππππ
Dion
Dimohon jangan keluar grup, karena denda 1juta kalau sampai leave...πππ»
Nafisa
Gue dah sembuh dari sakit jiwa.... kenapa gue dimasukkan ke RSJ lagi sih dokter Dion SpKJ π πππ
Dion
Mamake sayang....gue dokter SpJH(Jantung Hati)πππππ
Nafisa
Sayang ....sayang pala Lo ......
Adam
Bringsik woy.....
Nafisa
Adam bangun Lo kebo....gue udah lumutan nungguin di kantin fakultas Lo... buruan migren gue kambuh nih....
Dion
Iya sayang ini lagi otw dari parkiran menuju kantin....
Kevin
Gue baru ngumpulin nyawa nih....emang acara dah dimulai ya mamake?
Nafisa
Apa muka gue kaya emak- emak sih...pada manggil gue mamake?Eh tukang molor @Kevin buruan mandi sono, cewek Lo aja dah duduk manis nih deket gue ...
Gladys
Cih...ogah jadi ceweknya tukang tidur kaya Kevin ..Lo Vin bisa-bisanya bolos padahal tadi kelasnya Pak Ryan lho.
Kevin
Aduh lupa sayang....habis semalam begadang sih....
Nafisa
Woy kalo pacaran japri aja lo berdua jangan di grup deh....π
Adam
Nasib jomblo gigit jariπ€
Dion
Siapa yang jomblo kan udah pada taken semua nih .....
Adam
Mamake....masih jomblo asoyππππ
Rizky
__ADS_1
Maaf telat ya guys ntar kalo udah pada datang dimulai aja,gue di bengkel nih ban bocor...
Dion
Siap Pak komandan Rizky
Yuda
Mamake udah punya pacar ya?
Dion
Kayanya sih....ehm ehm.....tapi masih tertutup rapat deh.... kepo ya...kita gosip ntar di kantin...yuhuuuuu...
Nafisa
Sak kareepmu Leh ngomong......(terserah kamu mo bilang apa)
Tak lama kemudian mereka datang menuju ke kantin.
"Jadi fix ya Minggu depan turnamen Kejurda Nafisa,Dion,Yuda, Gladys yang tampil," Rizky sebagai. Ketua UKM TAEKWONDO memutuskan.
"Oh iya Poomsae yang tampil Liliana sama Yulinda , mereka berhalangan hadir karena mengikuti olimpiade Fisika di Jakarta," Adam selaku wakil ketua menambahkan.
"Wow keren si kembar itu cerdas banget ya bisa ngikut olimpiade Fisika tingkat Nasional selain jago taekwondo juga,sahut Gladys .
" Gue duluan ya benar-benar gak kuat nih berat banget kepala,keluh Nafisa kemudian berdiri dari kursinya.
Dion yang berada didekat Nafisa kaget ,"Sa hidungmu keluar darah"dia mengulurkan tisu yang ada di meja kepada Nafisa.
Merasa ada cairan hangat keluar dari hidungnya ia menerima tisu dari Dion dan....
Brukk...
Nafisa pingsan untung Yuda tepat berada di belakangnya habis terima telepon dari kekasihnya, langsung menangkapnya panik
"Mamake.... kenapa nih guys.... mamake jangan mati sekarang dong horor nih...gak lucu ah becandanya" seru Rizky.
Semua teman- temannya panik.
"Bawa ke rumah sakit aja" perintah Adam.
"Dion Lo bawa mobil kan , Gladys sama Yuda ikut ke mobil Dion."
Yang lain bawa motor masing-masing ikuti Dion,kita ke rumah sakit sehat selalu ,gue telpon Abang Nafisa yang dokter.
Setelah mendapat penanganan medis di UGD dan menempati ruang rawat inap VIP,dengan didampingi Firman sepupunya yang notabene seorang dokter juga di rumah sakit tersebut.
"Terimakasih ya kalian sudah mengantar Nafisa kesini dan menghubungi saya secepatnya tadi saya hampir berangkat keluar kota seminar Alhamdulillah bisa di cancel."
"Iya Bang sama-sama,kebetulan tadi kita pas rapat Nafisa ngeluh kalo sakit kepalanya kambuh begitu dia beranjak mau pulang langsung pingsan," jelas Adam.
"Kalian pasti belum makan siang, yuk semuanya ke kantin Abang traktir makan siang disini menunya enak dan higienis kok" ajak Firman ke teman- teman Nafisa.
" Hehehe tau aja sih Bang,yuk ah guys maksi gratis nih..." ajak Adam ke teman- temannya.
"Lah Nafisa sendiri dong di kamar gimana,tanya Dion.
"Dia masih dibawah pengaruh obat yang saya suntikkan tadi,ada perawat yang nanti jagain don't worry man."
*******************
Setelah rawat inap 2 hari di rumah sakit ,mama Nafisa langsung pulang ke Indonesia menemani putrinya di rumah sakit, sebelumnya mama dan papanya berada di Turki untuk menjalin kerjasama dengan sahabatnya dulu yang sekarang menetap disana.
" Nafisa gimana kalau kamu kuliah pindah ke Malaysia saja biar mama bisa ngawasin kegiatan kamu biar gak bikin Mama khawatir seperti ini."
"Gak Mamaku yang cantik....Fisa baik-baik saja, lebih nyaman di negeri sendiri lah Mam.... Nafisa masih kepingin mewujudkan impian Nafisa memiliki resto sendiri dari nol ingin Fisa bangun sendiri tanpa bantuan mama papa, bukan karena Fisa merasa hebat sendiri bukan sama sekali. Tapi ijinkan Fisa menjadi diri Fisa yang mandiri, mewujudkan impian tanpa bantuan Mama Papa.....ya please...Ma....Fisa tetep kuliah disini."
Sambil mengerjap manja kepada Mamanya.
" Baiklah kalo itu kemauan kamu,tapi tolong jangan tolak ,mama papa mau belikan kamu rumah dan mobil biar kamu tidak kontrak rumah lagi,mobil dan biaya perawatannya akan mama transfer tiap bulan."
"Kesejahteraan asisten rumah tangga kamu mama yang jamin berikut asuransi dan gaji bulanan, silahkan kamu rekrut satpam,sopir,atau tukang kebun mama tidak keberatan."
"Iya mama makasih banget."
Nafisa memeluk erat mamanya dan menciumnya, jauh didalam hati sebenarnya dia keberatan kalau terlalu banyak asisten rumah tangga.Tapi di iya kan aja biar mama seneng dan Fisa masih bisa kuliah disini dengan tenang bersama teman seperjuangan nya.
*******
Sore harinya Nafisa pergi bersama mamanya ke rumah tantenya alias mama bang Firman, karena kakak beradik ini ( mama Fisa dan mama Firman)lama tak bertemu.
"Tante lama gak ketemu kamu Sa kangen banget nih,ntar malam ikut diner ya sekalian kenalan sama calonnya Firman, gimana mau ya?!"
Setelah sholat Maghrib berjamaah di rumah Tante Renata, semua berangkat ke restoran yang sudah direservasi sebelumnya.
Restoran mewah dan megah, tampak kerlap kerlip lampu taman menghiasi malam yang indah, taman yang indah banyak bunga tertata apik dannnnn ada ayunan yang paling gue suka kayanya enak alias nyaman bingit main ayunan sambil menikmati keindahan malam.
"Ma.... Fisa mainan ayunan dulu ya."
__ADS_1
"Kamu ini seperti anak kecil aja Fis..ya udah sana tapi ntar saat dinner kamu harus sudah disini ya."
"Oke ma...π"
'Tak lama kemudian seperti nya rombongan dari pihak calon istri Bang Firman sudah datang, mereka berbincang seperti bertemu kembali dengan teman lama tampak saling melepas rindu,tak menyangka mama ternyata akrab juga dengan mereka.'
Mama menoleh kearah gue kemudian melambaikan tangannya menyuruh untuk segera mendekat.
Gue tersenyum mendekat," ya Ma ada apa?"
"Sayang... kenalkan ini Tante Rina teman mama sewaktu SMP sampai SMA,dan juga teman kuliah Tante Renata , InshaAlloh calon ibu mertua Firman, Kinarra mama Fisa memperkenalkan wanita cantik nan anggun yang duduk di sebelahnya.
"Assalamualaikum,Tante Rina,saya Nafisa ."
"Wa'alaikumsalam sayang... cantik sekali putrimu, Kinarra."
"Kenalkan sayang itu putri ke tiga Tante,Mega sini nak... "melambaikan tangan ke seorang gadis cantik yang sedang berbincang dengan Bang Firman.
Kita berjabat tangan berkenalan kemudian ngobrol ringan juga bercanda dengan Mega serta Bang Firman.
Tampak dua orang pria dewasa,dan seorang gadis kecil menghampiri kami, kemudian Tante Rina berseru nah ini dia yang kita tunggu, "Kinarra itu anaku yang ke dua dan si bungsu,gadis kecil itu cucuku,anaknya Almarhumah Diandra,yang sekarang diasuh oleh putra ke duaku,jelas Tante Rina kepada mamaku.
"Bunda Fisa "teriak gadis kecil itu, gue sempet kaget gadis itu berlari mendekati gue .
"Ya Allah Anisa ya, kamu cantik banget bunda sampai gak ngenalin kamu tadi."
"Lho Nisa kamu udah kenal sama kak Nafisa sayang,tanya Tante Rina ke cucunya.
"Iya Oma ini bunda Fisa yang sering adek telpon ,dulu pernah jadi Bu guru narinya Nisa."
Oh gitu wah ternyata dunia sempit ya tidak sengaja kita bisa bertemu disini.
"Maaf Ma tadi jalanan agak macet jadi baru nyampe sekarang,ucap Pria yang datang bersama Nisa sambil memeluk Tante Rina."
Dia menatap Nisa yang gue gendong, "Lho Nafisa kamu disini ,apa kamu keluarga dari Firman?"
" Iya Pak saya sepupunya Bang Firman."
"Ternyata kalian sudah saling kenal ya," tanya Tante Rina.
Kemudian Pak Ryan menceritakan semuanya kepada Tante Rina mamanya ,termasuk kenapa Nisa memanggil gue bunda Karena kebiasaan di sekolahnya dulu.
Setelah basa basi perkenalan antar keluarga, waitress segera datang menghidangkan aneka menu untuk makan malam.
Seperti biasa Nisa selalu manja jika bersama Nafisa.Dengan sabar Nafisa menyuapi balita cantik yang menggemaskan itu.
********
Setelah makan malam selesai, Anisa masih bermanja-manja dengan gue.
Para orang tua asyik mengobrol, Adik-adik dari Pak Ryan ngobrol dan bercanda dengan Bang Firman. Sementara gue asyik main ayunan bersama Nisa sambil menyuapi kue dan es krim kesukaannya.
Setelah selesai makan Nisa berlari main perosotan.
"Nafisa boleh saya bicara sebentar dengan kamu,"tanya Pak Ryan.
"Silahkan Pak Ryan."
"Nafisa .... apakah kamu sudah mempunyai kekasih atau tambatan hati?"
" Belum Pak, karena saya tidak pernah memikirkan itu, pikiran saya fokus untuk belajar dan bekerja ."
"Bagus kalo begitu."
" Maksud bapak apa?"
" Maksud saya ...."
"Saya ingin mengatakan kalau saya menaruh hati sama kamu...saya jatuh hati dengan kamu Nafisa."
Nafisa terkejut bukan main tak menyangka dosen yang ternal killer di fakultas teknik itu menyatakan perasaannya kepadanya.
"Apa saya tidak salah dengar Pak Ryan,sejak kapan bapak menaruh hati sama saya?"
" Sejak pertama kali saya bertemu dengan kamu ..."dengan senyum menawan Ryan menatap wajah Nafisa sebentar, kemudian mengalihkan pandangannya ke Nisa yang asyik main perosotan.(takut dosa kelamaan pandangin wajah gadis yang belum resmi jadi mahromnya).
"Rasa ini hadir bukan karena nafsu,tapi.... InshaAlloh rasa yang hadir karena Alloh telah menunjukkan pendamping saya di dunia dan akhirat kelak."
"Saya tahu kamu tidak akan pacaran dan saya memahami itu,tapi apakah kamu bersedia menerima saya sebagai calon suami kamu,yang akan selalu setia mendampingi dalam suka maupun duka ?"
"Saya... mmm"
"Saya akan sholat istiqoroh dulu Pak untuk memantapkan hati karena baik menurut saya belum tentu baik menurut Alloh, karena masa depan yang akan saya jalani besok hanya Alloh SWT yang tahu."
"MasyaAlloh... semoga memang kamu jodoh saya Nafisa ,saya bangga mempunyai calon istri yang Sholihah."
" Ah bapak bisa aja..., jawab Nafisa tersipu malu.
************Bersambung*******
__ADS_1