
Assalamualaikum....Readers....
kalau kalian.suka cerita ini tolong vote nya dong cerita ini banyak yang baca dan menikmati tapi kenapa kalian gak mau like dan vote sih kan bikin seneng author gak ada salahnya kaliii... cerita ini hanya hiburan gratis lho.....cuma like sama vote aja gak bayar susah banget sih ....bikin seneng author dong guys .. .
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Adam....apakabar?" sapa Alfian ramah.
"Alhamdulillah bang baik,Abang Fian pa kabar nih tambah sukses aja," Adam menepuk pundak Alfian kakak Nafisa.
"Ah biasalah Dam....sukses tapi kalo tanpa pendamping hidup apalah artinya ,"Alfian mengangkat kedua bahunya.
"Aku turut berduka ya bang....setidaknya masih ada si kecil penyemangat hidup bang Fian dan sekarang Abang gak sendirian ada Nafisa yang selalu siap membantu Abang."
" Ngomong-ngomong apa kalian sekarang pacaran?",tanya Alfian memandang bergantian Nafisa dan Adam.
" Hahaha...kompak Nafisa dan Adam tertawa dan saling menunjuk kompak" kita pacaran tidak mungkin lah dari kecil kita di takdir kan bersahabat,"mereka juga kompak berucap.
" Kalo pun iya aku setuju aja sih keluarga kita sudah saling kenal no problem."
"Sayangnya kita tidak bisa jatuh cinta kak Alfian yang ganteng yuk ah kita ke mobil kasian Zaky ntar kebangun kita pada beringsik di sini,oh iya kak katanya mau antar mbak Ningsih(baby sister Zaky) ke terminal gimana jadi gak atau biar istirahat dulu di kontrakan Fisa ?"
"Maaf Non saya langsung ke terminal saja karena sudah ditunggu keluarga saya disana ini mereka nanyain terus jam berapa sampai terminal Purworejo,saya pesan gojek aja deh Non takut merepotkan nanti."
"Udah- udah ayo semua masuk ke mobil, kakak udah cape banget nih pingin segera istirahat," Alfian merangkul bahu Nafisa sambil berjalan.
__ADS_1
Zaky tertidur pulas di gendongan mbak Ningsih.
"Mbak Ningsih ini jangan segan kami akan antar ke terminal Giwangan sekalian nanti mampir beli oleh-oleh bakpia buat keluarga mbak di Purworejo, Pak sopir kita sebelum ke Giwangan mampir ke bakpia Pathuk 145 dulu ya," Nafisa melirik Adam dengan senyum jahilnya.
" Baik Nona siap laksanakan tapi jangan lupa Nasi rendang sebelah radio Geronimo,"sahut Adam sambil senyum-senyum menanti traktiran maklum anak kos.
"Beres...sudah komplit menu Padangnya termasuk rendang di rumah gue Babang Adam, sudah Bik Siti siapkan tadi pesan di sana juga kok,jadi kita gak perlu mampir."
"Sip ..... sip mantap jaya makasih ya Non."
" Apa sih Lo panggil gue kaya gitu ngeledek ya...?" Nafisa mencubit tangan Adam.
"Aduh sakit tau gue aduin nih ke Komnas ham penyiksaan terhadap sopir hahaha..."
"Sopir gadungan..lebay Lo...!"
" Idih...ogah gue mah...."kata Nafisa.
"Apalagi gue...gak ngimpi punya pacar bawel kaya Lo ...Wek," balas Adam.
"Maaf Nona,Tuan....Den Zaky kaget nih mendengar suara beringsik ," suara Ningsih menengahi pertengkaran mereka berdua.
*******
Setelah sampai rumah Nafisa dan beristirahat sejenak mereka makan siang bersama.
__ADS_1
Baby embuls tampak tidur pulas di gendongan Bi Siti.
"Kak Fian gak usah cari rumah tinggal di sini saja nanti biar Nafisa urus surat pindah dan ijin sementara tinggal jadi satu di rumah ini ke Pak RT depan rumah."
"Fisa kakak memang pingin beli rumah yang besar biar kamu juga bisa tinggal sama kakak disana mengawasi Zaky, dan juga kakak mau menambah ART,satpam,juga baby sister,biar kamu juga hemat gak bayar kontrakan lagi kan uang hasil pendapatan dari bisnis kuliner kamu bisa ditabung ya kan sayang?" Alfian mengelus kepala Nafisa dengan sayang.
" Nafisa mau tinggal sama kak Fian tapi dengan sarat...."
"Apa saratnya?"
" Teman-teman Fisa tetep boleh main ke rumah,aku juga bebas masak, eksekusi resep atau jualan online masakan,dan aku akan mengajak Bi Siti tinggal di rumah baru."
" Oke sayang...kalo cuma itu saja kakak gak masalah," sahut Alfian sambil merangkul adik kesayangannya.
Nafisa sangat menghormati kakak nya dia tidak akan memakai kata Lo gue ke Alfian,tanpa diminta pun dia sanggup menjaga Zaky sang keponakan tercinta 24jam non stop. Sayang papa mama nya masih disibukkan urusan bisnis di Singapura dan mengurus Nenek mereka di Tasikmalaya. Bahkan sekarang kedua orang tuanya sudah membeli rumah di Malaysia meski jarang di tempati.
"Sa....gue pamit pulang ya ," kata Adam.
"Eh tunggu dulu ini ada nasi plus menu Padang buat nanti makan malam so thanks ya Dam you are my best friend."
" Sama-sama Fisa kita bersahabat sudah seperti saudara sendiri saling membantu,saling melengkapi...btw kok banyak banget nih bisa untuk satu rumah kontrakan gue ikutan makan nih."
"Sengaja Dam traktiran buat teman-teman di kontrakan Lo karena kakak kesayangan gue pulang dan bakal lama tinggal di sini semoga tetap di Indonesia jangan kembali ke Amsterdam lagi, salam buat teman-teman."
" Oke... Assalamualaikum."
__ADS_1
" Wa'alaikumsalam."
******bersambung*******