
Assalamualaikum....Readers....
kalau kalian.suka cerita ini tolong vote nya dong cerita ini banyak yang baca dan menikmati tapi kenapa kalian gak mau like dan vote sih kan bikin seneng author gak ada salahnya kaliii... cerita ini hanya hiburan gratis lho.....cuma like sama vote aja gak bayar susah banget sih ....bikin seneng author dong guys .. .
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sebelum Dimas datang Bi Siti mengirimkan pesan lewat WhatsApp kalo baby Zaky rewel nangis terus, tidurpun hanya sebentar.
" Maaf Pak sepertinya saya pulang duluan aja karena masih ada urusan penting," kata Nafisa.
"Bareng sekalian aja gimana kan kita searah saya sama Bila mau ke rumah mama saya dekat dengan rumah kamu kan?"
" Tidak Pak sekarang saya sudah pindah ikut kakak saya , sebentar lagi kira-kira 10 menit mobil saya yang mogok tadi pagi sudah beres mau diantar dari bengkel ke sini."
" Oh gitu sudah lama pindahnya?"
" Baru sekitar dua bulanan."
" Pindahnya jauh dari rumah yang kemarin?"
" Lumayan sih Pak, kakak saya cari yang masih asri lingkungannya di Cluster Seven Diamond."
" Loh itu dekat dengan rumah saya Nafisa mungkin jarak 200 meter lah saya sudah tidak di apartemen lagi karena rumah sudah selesai dibangun."
Nabila menyimak pembicaraan antara Nafisa dan Dimas " Kalo begitu Bila gak mau ke rumah Oma, mau ikut kak Nafisa saja pingin kenal adik bayinya ntar Bila tidur di rumah Papa Dimas saja ya."
" Lah baju Bila kan di tempat Oma di rumah Papa gak ada baju anak cewek," ucap Dimas sambil mengelus kepala Nabila.
" Nih tadi mama bawain tas ." gadis cantik itu menunjukkan tas ransel hitam berisi baju yang sudah ditata mamanya untuk 3 hari kebetulan ada libur di hari Jum'at besok jadi libur panjang Jum'at,Sabtu, Minggu.
Dalam hati Nafisa hanya membatin itu Pak Dimas kenapa gak serumah sama Nabila dan Mamanya? Mau tanya ntar dikira kepo urusan orang lain. Diam aja itu lebih baik.
" Tanya dulu sama kak Nafisa nanti kalo Bila ikut ganggu gak?"
Nabila menatap Nafisa dengan memelas ingin ikut, " Kak Fisa bolehkan Bila ikut ke rumah kakak?"
" Boleh dong ... kakak senang kalo kamu ikut jadi ada temen nanti dedek Zaky nya."
" Oh adik kecil namanya dedek Zaky ya hihihi pasti lucu banget, Bila suka sama adik kecil gemesin pasti."
__ADS_1
" Nafisa kamu telepon bengkel aja suruh antar mobil kamu ke rumah terus kamu ikut mobil saya kita makan siang dulu."
" Tapi Pak...."
" Saya tidak menerima penolakan," kata Dimas dengan tegas.
" Ba...baik Pak Dimas." Nafisa segera menghubungi bengkel untuk mengantar mobilnya ke rumah. Kemudian mereka bertiga berjalan beriringan menuju parkiran mobil Dimas.
" Pak Dimas... tunggu Pak!" suara seorang wanita memanggil Dimas membuat mereka bertiga menoleh. Ternyata si dosen cantik nan centil Bu Erni ,ia dosen di fakultas teknik jurusan informatika.
"Ada apa Bu Erni?" tanya Dimas.
" Ini Pak ...maaf boleh saya ikut ke mobil bapak? Mobil saya mogok mau di ambil orang bengkel nanti satu jam lagi,kita kan searah pulangnya Pak."
" Maaf Bu Erni karena saya sudah janji dengan..." belum selesai Dimas bicara Nabila langsung menyahut.
" Ayo dong Papa cepetan... Bila lapar banget." rengekan Nabila membuat Bu Erni berdiri tegang.
" Itu anaknya Pak Dimas?"
Dimas hanya menanggapi dengan senyuman, sebenarnya Dimas tahu Bu Erni menaruh hati padanya. Tapi ia malas menanggapi karena bukan kriterianya.
" Dia asisten saya Bu."
Bu Erni hanya melotot tak percaya. "Maaf ibu bisa pesan taksi atau ojek online kan? " tanya Dimas sopan.
" Kuota dan pulsa saya kebetulan habis Pak jadi mana bisa saya pesan?" alasan Bu Erni.
" Oke ...kalau begitu biar saya pesankan ," Dimas mengeluarkan ponsel memilih aplikasi untuk memesan taksi online. Dia tahu alamat Bu Erni karena pernah sekali mengantarkannya pulang karena tidak bawa mobil dan kebetulan hujan deras susah sinyal jadi tidak bisa memesan ojol ataupun taksi.
"Sudah Bu , silahkan tunggu sebentar lagi taksi akan menjemput kesini, saya permisi mari.." Dimas berpamitan kemudian menggandeng Nabila.
Di dalam mobil Nabila tampak gembira bernyanyi tak lama kemudian ia tertidur pulas karena kecapaian. Nafisa memilih duduk di bangku belakang sedang Nabila duduk di sebelah Dimas. Suasana tampak hening tanpa celoteh Nabila.
" Pak...Kasihan Bu Erni ya tadi kayanya pingin banget bareng sama bapak."
" Ah saya sih gak kasian ..udah kapok saya ngasih tebengan ke dia habisnya tangannya gak bisa diam ada aja alasan untuk pegang-pegang saya...ssstt tapi jangan bilang-bilang ke siapapun ya Fisa saya hanya cerita sama kamu aja."
" Iya Pak saya gak bermulut ember tenang ...kok gitu ya Bu Erni berani banget sama Pak Dimas... mungkin beliau naksir sama bapak, Bu Erni cantik lho Pak, seksi lagi bukankah itu idaman laki-laki ?"
__ADS_1
" Tidak semua laki-laki menyukai wanita cantik dan seksi, buat apa cantik tapi tak bermoral ,tidak memiliki sopan santun apalagi dia seorang dosen yang harusnya bisa membawa diri tidak menjatuhkan harga dirinya."
" Kita makan dimana Fis enaknya?" tanya Dimas.
" Terserah bapak deh saya mah ngikut aja..." jawab Nafisa.
" Nabila bangun sayang kita makan dulu yuk..."Dimas mengusap kepalanya.
Nabila mengeliat kemudian membuka matanya. "Kita makan di mana Pa?"
" Kamu mau ke restoran Jepang?"
" Mau mau....Bila lama gak kesana."
*********************
* Di rumah Nafisa
Nafisa memijit baby embulnya rupanya sang baby kecapean karena belajar jalan. Setelah ia dipercaya sama kakaknya untuk menjaga Zaky putra semata wayangnya, ia jadi rajin membaca dan browsing tips tentang bayi, bagaimana mengatasi bayi rewel apa penyebabnya, cara mengatasi kembung pada bayi dan masih banyak lagi.
Setelah tenang Zaky tertidur pulas. Nabila menunggu sang batita bangun ia asyik bermain Lego di ruang bermain ditungguin Nafisa sambil membaca novel online lewat aplikasi Mangatoon.
Tak terasa sudah dua jam berlalu Zaky belum bangun sementara Nabila dan Nafisa tertidur di ruang tengah sambil melihat televisi. Tak lama kemudian terdengar suara tangis Zaky Nafisa segera menghampirinya dan menggendongnya.
" Eh dedek sudah bangun ya?" tanya Nabila.
" Iya kakak Bila..aku udah bangun nih,ayo main kak." jawab Nafisa menirukan suara anak kecil.
Nabila tertawa," kak Nafisa suaranya lucu hahaha."
Nabila tampak asyik bermain dengan Zaky. Tak lama kemudian Dimas datang menjemput Nabila tapi ia tak mau pulang , berbagai cara sudah dilakukan Dimas untuk membujuknya pulang tapi gadis kecil itu bersikeras untuk tetap main disitu bersama dedek Zaky.
" Sudah biarkan saja Pak, biar nanti saya antar kalau dia pingin pulang." kata Nafisa.
" Maaf ya jadi merepotkan."
" Tidak sama sekali Pak Dimas,saya senang banyak anak kecil di rumah jadi ramai hehehe."
Dimas sempat membayangkan, Dimas menikah dengan Nafisa kemudian mempunyai banyak anak yang lucu-lucu. Sungguh bahagianya batin Dimas. Dalam pikirnya Nafisa adalah sosok seorang istri idaman. Serba bisa itulah Nafisa meski ada sisi tomboy dan sedikit bar-bar tapi itu bukanlah soal.
__ADS_1
********************TBC************