Nafisa

Nafisa
Part 9


__ADS_3

Nafisa menghabiskan sore harinya untuk baking Pai susu yang nanti mau di bawa ke apotek. Dia memang tinggal sendiri di rumah kontrakan alasannya biar bebas eksekusi resep kalo di kost kan gak bisa seenaknya masak belum tentu juga dapurnya luas.


Sedangkan orang tua Nafisa tinggal di Tasikmalaya menemani neneknya ,ibu dari ayahnya. Sesekali juga mereka ke Singapura dan Malaysia untuk memantau perusahaannya disana.


Nafisa bukanlah gadis penakut dan manja,dia sangat mandiri juga pemberani ya dia jago taekwondo beberapa kali memperoleh medali emas di kejuaraan tingkat Nasional. Maka dari itu kedua orang tuanya tidak khawatir ketika Nafisa memutuskan untuk kontrak sebuah rumah. Sebenarnya pingin sih punya asisten rumah tangga yang bisa diandalkan kalo lagi banyak pesanan. Cuma susah cari orang yang bisa dipercaya jaman sekarang. Sementara ini Nafisa belum berani terima pesanan yang banyak dia masih menomor satukan kuliah.


*********


Assalamualaikum,teman teman Mangatoon jangan lupa Like ya ..



Klinik mulai ramai pasien ,tiba - tiba ia merasakan nyeri kepala yang sangat hebat. Alhamdulillah partner kerjanya pengertian atas kondisinya . Temannya menyuruh untuk istirahat dan minum obat analgesik /penghilang nyeri.


"Nafisa lo istirahat sana ntar gue bikinkan kopi atau teh panas " bujuk Rara.


"Makasih Ra.... oiya gue ambil ini ya safecare minyak angin masukin ke daftar bon ya biar besok potong gaji aja ."


"Oke deh kakak," sahut Rara .


Tampak sibuk mbak Yanti sang reseptir membereskan meja racik,mencuci mortir stamper dan perlengkapan lainnya, biasanya Nafisa dengan cekatan membantunyabtapi karena sakit dia hanya menelungkupkan kepalanya di meja racik.


"Assalamualaikum, sapa dokter Firman .


"Wa'alaikumsalam," jawab mbak Yanti dan Rara.


"Wah masih banyak ya pasien yang antri, ini kenapa Sasa,sakit ya? "tanya dokter Firman.


Dokter Firman suka memanggil dengan sebutan Sasa, dulu sering Nafisa protes karena menyamakan panggilan dengan merk penyedap yang banyak beredar di pasaran. Dasar suka jahil dengan Nafisa dia mengabaikan protes dari Nafisa.


Dokter Firman masih saudara dengan Nafisa. Mama Nafisa adik sepupunya Maminya Firman. Tapi memang teman-teman di Klinik gak ada yang tahu kalau mereka saudaraan. Jaim aja sih takut dikira Nafisa Nepotisme bisa kerja di Klinik itu sebagai tenaga medis Part timer. Jadi kalau di Klinik Nafisa memanggil secara formal ,tapi diluar Klinik dia memanggil Abang.


"Iya dok kambuh lagi nih nyeri kepalanya, mungkin karena kecapekan," sahut Nafisa sambil memijit keningnya. Nafisa memang pernah mengalami cidera kepala saat masih usia 17 tahun. Sempat minum obat rutin untuk menstabilkan gelombang elektromagnetik di otaknya itu juga hasil dari EEG(rekam gelombang otak).


"Masih minum obat Phenythoin Sa?" Tanya dokter Firman.


"Gak dok malas aja hehehe."


"Terus minum obat apa kalo kambuh gitu,apa perlu analgesik sama sedativ biar saya tuliskan resepnya?" sahut dokter Firman.

__ADS_1


"Boleh dok gakpapa siapa tau nanti sampai rumah masih nyeri, kalo biasanya saya minum analgesik ringan kemudian kompres leher dan kepala pake bantal listrik tapi kalo masih sakit juga saya ke dokter Imam spesialis saraf untuk dapat obat racikan yang ada sedativnya."


***********


Sampai di rumah Nafisa segera membersihkan diri dan bersiap untuk tidur.


Drrrt drrrt...


Hp bergetar di atas mejanya. Setelah diambilnya ternyata ada notifikasi WhatsApp dari sang Doskill.


Doskill


Nafisa, sekedar mengingatkan kalo mulai besok kamu mulai menjadi asisten saya. Tolong kamu isi materi Kimia Analisa mahasiswa semester tiga, di ruang 3U jam 7.30 WIB materi ada di atas meja saya, jangan lupa kunci ruangan sudah saya berikan kamu kemarin.


Nafisa


Lha ngisi gimana maksudnya bapak dosen yang terhormat? Bukankah kemarin perjanjiannya cuma bantu koreksi tugas saja. Memang bapak mau kemana kok gak ngajar?


Doskill


Iya


Nafisa


Doskill


Ini darurat tolong saya Fisa, hanya kamu yang bisa dipercaya, saya tidak mau mata kuliah kimia kosong begitu saja.


Nafisa


Tolong ?????


Ada imbalanya gak pak? kalo ada saya mau....


😁😁✌✌✌✌


Doskill


Gak ikhlas berarti mau nolongin saya???

__ADS_1


Nafisa


Gak ada yang gratis di dunia ini pak dosen πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ ke toilet aja bayar lho πŸ€“


Doskill


Oke...oke


Kamu mau apa sekarang?


Nafisa


Cuma pingin tongseng kambing untuk makan siang. Dan sate kambing untuk makan malam. Tapi yang super enak lho...Bapak besok siang ke kampus kan? ✌✌


Doskill


Oke cuma itu kan? Baik saya bawakan besok.


Nafisa


Siap komandan, tolong ingatkan besok pagi ya... karena saya sering lupa, ijin mau tidur dulu ya komandan saya capek sekali dan sakit kepala.


Doskill


Habis ngapain kamu kok cape? Perasaan tadi kuliah cuma sampai jam 12 siang.


Tidak ada jawaban dari Nafisa," mungkin dia sudah tertidur " gumam Ardian.


Tak sadar dia tersenyum sendiri mengingat permintaan Nafisa hanya tongseng dan sate kambing saja. Hmm gadis aneh tapi aku suka kalo dia ngomel tak jelas karena tugas dariku yang mungkin agak keterlaluan baginya, membayangkan sosok Nafisa kemudian tersenyum dan tertidurlah Ardian.


*******


Mungkinkah dia jatuh cinta kepada Nafisa????


**********


*******Jangan jadi silent reader ya gaes bantu like πŸ‘ and mohon Krisan nya...oke thanks...


Salam sayang dari pak dosen dan kak NafisaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


see you*******.....


__ADS_2