Olive

Olive
Terlambat


__ADS_3

Dua pasangan yang tengah dilanda asmara dan cinta itu baru saja memasuki salah satu mall yang ada dikota bandung,  1 jam setelah pulang sekolah mereka memutuskan untuk double date seperti pasangan yang lain. Rencana pertama mereka memutuskan untuk menonyon film yang lagi boominh dikalangan anak muda sekarang,  film yang sebelumnya memiliki 2 seri dengan cerita berbedan dan berhasil memikat 5-6 juta penonton.  Luar biasa.


Arga dan brandon hanya diam mengikuti arah jalan pasangan mereka masing-masing. Arga mengambil ponselnya ketika mendengar notifikasi pesan.


Olive


Gue mau ketemu kalian untuk kali ini aja ditempat biasa.


Rahangnya kembali mengeras tatkala membaca pesan dari mantan sahabatnya itu. Amarah itu masih ada jika mengingat kelakuan olive pada kekasihnya sabrina.  Arga buru-buru memasukkan gawainya kedalam saku dan berjalan menyamakan langkah brandon yang sudah berada didepannya.


***


Setelah menghabiskan waktu selama 6 jam bersama maria,  arga dan sabrina.  Brandon merebahkan badannya diatas kasur berwarna hitam miliknya. Brandon kembali tersenyum ketika mengingat tawa renyah maria.  Mereka menghabiskan waktu bersama untuk menonton,  makan,  menemani maria dan sabrina berbelanja dan bermain game bersama arga.  Sungguh hari yang menyenangkan. Tidakkah mereka sadar bahwa ada hati yang sedang terluka diatas kebahagian mereka. Hati yang harus menerima dengan lapang dada disalahkan atas kesalahan yang tidak diperbuatnya.


Brandon menghidupkan mode on ponselnya yang tertinggal tadi.  Beberpa pesan masuk ketika ponselnya baru saja hidup salah satunya dari maria yang menanyakan keadaannya. Setelah membalas pesan dari kekasihnya dengan ragu brandon membuka pesan dari orang yang tak bersamanya belakangan ini.


Olive chuby


Gue mau ketemu kalian untuk kali ini aja ditempat biasa.

__ADS_1


Deg,  brandon melirik jam yang bertengger didinding kamatnya sudah menunjukan pukul 8 malam,  sedangkan pesan gang dikirim sejak pukul 3 sore tadi.  Tiba-tiba perasaan bersalah mencuat dari hatinya,  biar bagaimanapun olive pernah selalu berada disampingnya.


Brandon menyambar jaket hitam dan helm lalu pergi menerobos jalanan bandung yang basah akibat hujan yang turun cukup lama hari ini.  Sesampainya disana brandon sudah tak menemukan siapapun disana,  hanya ada bekas jejak sepatu yang masih tersisa disana.


" apa olive menunggu dan kehujanan."


Brandon menaiki rumah pohon dan melihat kedalam semuanya masih rapi dan tak ada satupun yang berubah , tetap berada pada tenpatnya dan itu berarti olive tidak menunggunya didalam tapi diluar. Brandon kembali menatap foto yang terpasang rapi disana,  foto yang menggambarkan tentang hubungannya dengan maria dan arga bersama sabrina,  tak ada lagi foto olive disana.


Setibanya dibawah brandon memasang kembali helmnya dan beranjak pulang.


" assalamualaikum. " salam brandon ketika masuk rumah . Matanya langsung menangkap sosok alisha uang sedang menonton film kartun kesukaannya sambil memakan kripik jagung kesukaan mereka dan mama yang tengah menemani alisha tersenyum hangat pada brandon.


Brandon berjalan menghampiri bu intan " ada urusan sama temen tadi. " jawab brandon asal.  Bu intan hanya menganggukan kepalanya paham.


" bang,  kak olive kok gak pernah kesini? " tanya alisha yang membuat brandon gugup menahan nafas.


" iya bang,  ajak kesini dong. Mama kangen sama olive,  mau makan rujak bareng." tambah sang mama yang membuat brandon harus menyusun rencana untuk menjawab pertanyaan dua orang terkasihnya itu.


" abang masih marah sama olive?" tanya bu intan pada brandon yang hanya diam tak menjawab

__ADS_1


" gak kok ma,  itu..  Olive lagi banyak tugas dan lagi belajar katanya mau ambil kuliah kedokteran. " jawab brandon bohong.


" wah,  kak olive mau jadi dokter?  Hebat dong, udah cantik,  pinter,  baik lagi. Cocok banget kalo kadi kakak iparnya alisha. " celoteh alisha santai tanpa melihat ekspresi terkejut brandon.  Kakak ipar? Bahkan saat ini mereka pun tidak saling menyapa.


" abang gak boleh gegabah dengan semua yang udah terjadi,  mama percaya kalo olive gak akan melakukan hal sejahat itu,  jadi mama harap kalian tetap baik-baik saja. "


"em, 


Brandon tidak tahu harus menjawab apa ucapan sang mama,  saat ini dirinya masih percaya jika olive yang melakukan semuanya,  karena buktinya sangat jelas tertuju pada olive bukan orang lain.  Saat ini brondon hanya sedang kecewa.


***


Didalam kamar maria sibuk membalas pesan balasan dari brandon yang mampu memberi kebahagiaan pada dirinya,  meski brandon tak sekaya dan setampan arga, tapi bisa berpacaran dengannya adalah suatu keberuntungan yang sangat luar biasa.


Entah kenapa,  semenjak bersama brandon sikap kasar dan bar-barnya hilang menguap tak tersisa berganti dengan sikap yang lembut selembut jelly, hanya didepan brandon. karena takut diputusin .


Meski cara yang dilalui untuk mendapatkan semuanya dengan cara yanh sedikit jahat.  Sedikit?  Maria bilang cara yang dia lakukan hanya sedikit jahat.  Udah jahat keles,  pengen banget deh benturin kepala maria biar sadar kalo dia itu jahat.


maria meletakkan ponselnya ketika menerima pesan dari brandon menyuruhnya untuk istirahat. setelah membersihakan muka dan melakukan rutinitasnya, maria menarik selimut tebalnya dan memejamkan mata, perlahan untuk pergi kealam mimpinya.

__ADS_1


***


__ADS_2