
Ucapan aneh brandon langsung mendapat toyoran keras dari arga.
" KDRT, arga. "
Brandon memegangi kepalanya yang sedikit pusing akibat toyoran keras arga.
" bodo amat. " ucap arga tidak mau tahu.
" kak olive....." panggil alisha yang baru turun dari kamarnya tersenyum lebar langsung meneluk erat tubuh olive.
Alisha adalah adik semata wayang dari brandon kunto aji, anak kedua dari dua bersaudara. Gadis belia berumur 12 tahun dengan rambut ikal, hidung mancung dan badan tinggi sangat mirip dengan wajah almarhum ayahnya yang telah meninggal satu tahun lalu, akibat kecelakaan pesawat yang membawanya menuju bali untuk urusan bisnis. Setelah kematian sang ayah brandon berusaha keras untuk melindungi mama dan adiknya, beruntung kehidupannya tidak seperti cerita dalam sinetron yang harus jatuh miskin tiba-tiba karena hutang yang ditinggalkan papanya. Semuanya tetap baik-baik saja, karena sang mama dapat mengambil alih semua pekerjaan papa dengan baik.
" eh, alisha. "
Olive balas memeluk alisha erat dan mengelus puncak kepalanya dengan lembut.
" alisha apa kabar? " tanyanya mengelus lembut pipi alisha yang tembem.
" baik." jawab alisha singkat dengan senyum lebarnya.
" mulai dah dramanya, peluk-pelukan kayak teletabis. Nggak sekalian peluk gue liv. " ujar brandon tak tahu malu tampak tengah melahap risol .
Arga sontak langsung menepuk mulut brandon dengan telapak tangannya.
" ngarep banget lo buat dipeluk. Sini gue peluk. Ujar arga merentangkan kedua tangannya hendak memeluk brandon.
Brandon yang melihat tingkah arga, langsung berlari menjauh dari jangkauan arga yang lagi gesrek.
" idih, najong trilili gue dipeluk sama lo. " ucap brandon sewot.
Arga mencebikan bibirnya dan melototkan kedua matanya mengejek brandon yang tengah kesal, biar tambah kesel katanya. Hehe.
" udah lah bang, jangan berantem. Alisha tu pusing, butuh ketenangan . Ya nggak kak olive? " tanya alisha meminta persetujuan olive.
Olive lantas menganggukan kepalanga cepat dan memberikan satu jempol pada alisha.
10 menit kemudian
3 kotak pizza dengan ukuran besar sudah terbuka diatas meja. Lelehan keju yang mampu membuat ludah bergejolak menginginkannya. Satu demi satu tangan yang berbeda bergantian mengambil pizza yang menggugah selera itu. Dalam hitungan menit dua kotak pizza telah ambyar hanya menyisakan kotaknya saja.
__ADS_1
" mau pada nonton nggak? " tawar brandon yang baru saja menyudahi kunyahannya sambil memegangi perutnya yang telah membuncit.
" nonton apa? " tanya arga yang masih sibuk memegangi ponselnya sambil mengunyah pizza yang tinggal satu suapan ditangannya.
" nonton film lah, masak nonton sulap. " jawab brandon
"mau dong bang, alisha mau nonton film zombie yang kemaren baru abang beli. " pinta alisha pada brandon dan langsung dikerjakan oleh abangnya itu.
Setelah film diputar, bukannya pada nonton, malah sibuk ngobrol sendiri sambil ketawa ketiwi. Garis bawahi arga, karena hanya dia yang sibuk dengan ponsel mahalnya sambil terus mengetikkan jari dilayar.
" kak olive..
" iya.
" kak olive tau nggak, kalo abang brandon itu tidurnya suka ileran banyak banget, sampek bantalnya basah. " cerita alisha sambil cekikikan.
Brandon yang sibuk dengan gamenya langsung memberi kode alisha melalui tatapan tajam matanya agar tidak keterusan membuka aib.
" yang lebih parahnya lagi, abang tu suka banget lihatin fotonya cewek rambut merah, dagu runcing sama bibirnya yang merah menyala kek mulut vampir abis minum darah srigala. " celoteh alisha membeberkan aib abangnga.
" oh ya ? Pacar abang kali sha, cewek si rambut merah itu. Cantik nggak? Tanya olive meladeni celoteh alisha.
" kamu, bisa aja sha. " olive dibuat tertawa oleh jawaban tak terduga alisha.
" heran deh abang, kok bisa punya adek mulut licin, kek perusutannya dek bintang anaknya om langit. " celetuk brandon sewot yang hanya ditanggapi juluran ludah alisha.
" bang arga, ngapain sih diem aja dari tadi, lagi sakit gigi? " tanya alisha polos melihat arga yang dari tadi hanya diam fokus pada ponselnya.
Arga lantas mengalihkan pandangannya menatap alisha, setelah mendengar pertanyaannya.
" nggak dong sha, masa bang arga sakit gigi, yang ada ni ya cewek-cewek cakep pada sakit mata karena lihat kegantengan abang." kata arga sok asik kemudian meletakkan ponselnya dan mencomot pizza yang ada didepannya.
Olive yang sedari tadi memperhatikan arga juga merasa sedikit aneh dengan tingkah arga hari ini, tidak seperti biasanya dia diam dan fokus pada ponselnya.
Arga yang merasa diperhatikan sontak melihat olive yang juga sedang menatapnya.
" belum saatnya lo tau liv. " gumam arga dalam hati
Sadar akan tatapan aneh olive, arga buru-buru memutuskan pandangannya dan beralih melihat ponselnya yang berbunyi berulang kali.
__ADS_1
Bibirnya kembali tersenyum melihat balasan pesannya dari seseorang yang jauh disana.
" kayaknya lo bahagia banget ga. Bahagia lo juga bahagia gue. " bathin olive dalam hati kemudian menyudahi tatapannya pada arga.
" kak olive, keningnya kenapa kok agak biru gitu? " tanya alisha sembari menyentuh kening olive yang membiru.
Aww,,,
Sentuhan alisha membuat memar yang tidak diketahuinya itu terasa nyeri.
Brandon langsung mematikan gamenya dan menatap kening olive yang memar seperti yang dikatakan alisha. Brandon langsung berdiri menuju dapur meninggalkan mereka
" sakit ya kak? " tanya alisha dengan wajah merasa bersalah.
" nggak kok sha, kak olive kaget aja. "
Arga menghampiri olive dan memeriksa kening sahabat tercantiknya itu.
" eh iya liv, kenapa kok bisa sampek memar gitu? " tanya arga khawatir.
" biasalah, kepentok pintu gue. Karma deh kayaknya, soalnya tadi pagi gue ngerjain maria. " jawab olive mencoba terlihat baik-baik saja.
Brandon kembali dengan membawa baskom berisi air dingin dan handuk kecil untuk mengkompres memar olive.
" geser ga, gue mau ngobatin memarnya olive. Kalo lo lihatin doang nggak bakal sembuh paijo. " kata brandon mengusir paksa arga yang duduk didepan olive hingga membuat arga terjungkal kelantai.
" KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA lo don, gue laporin ke guru bk baru tempe lo."
" laporin aja sono, kenapa nggak sekalian lo laporin ke penghulu biar kita jadi manten. " balas brandon tak mau kalah sambil mengompres memar olive.
Alisha yang mendengarkan ejekan receh abang-abangnga, menutup telinga karena merasa pusing denga kegaduhan yang sedang terjadi.
" O. M. G HELLO...... gue nikah sama lo?" najong trululu. " ucap arga dengan gaya yang dibuat melambai .
Alisha yang tadinya menutup telinga. Langsung tertawa keras melihat tingkah lucu arga.
Olive benar-benar beruntung, memiliki sahabat yang baik seperti mereka, meski kadang somplaknya kelewatan.
***
__ADS_1