
Hani tidak tidur semalaman,dan ia izin untuk tidak bekerja,ia tidak kuat mengangkat tubuh nya dari tempat tidur,ia merasa seluruh tubuh nya lemas,ia bahkan tidak bisa makan apapun
Saat pulang kerja Loly memutus kan ke apartement Hani,karna mendengar teman nya itu sakit,dan juga Hani tidak mengangkat telpon nya sama sekali
" Bip,bip,bip"suara kode pintu Apartement Hani di buka,Loly memang sering datang makanya mereka saling berbagi kode rumah
"Hani,Hani,kamu di mana?,aku datang bawa sup kesukaan kamu nih."teriak Loly sambil melihat sekeliling rumah,lalu ia masuk kekamar Hani ,dan ia sangat terkejut melihat Hani tertidur sambil berkeringat
"Astaga Hani,ada apa sama kamu,kamu demam?."ucap Loly panik sambil memegang dahi Hani
Hani hanya memejamkan mata nya,ia tidak merespon suara Loly
"Nggak bisa seperti ini kamu harus ke rumah sakit,aku,aku panggil ambulance dulu."ucap Loly gugup sambil mengambil handphone nya
"Jangan."Hani meraih tangan Loly mencegah nya untuk menelpon
"Aku baik baik aja,ngk perlu kerumah sakit."imbuh nya
"Nggak perlu gimana?,coba liat badan mu panas gini."Loly berteriak
"Aku baik baik aja loly,aku benci rumah sakit."ucap Hani sambil berupaya membangunkan tubuh nya
Loly yang sadar dengan alasan Hani pun berhenti memaksanya ke rumah sakit
"Ya sudah kalo gitu aku belikan obat,kamu tunggu sebentar."ucap Loly sambil membantu Hani duduk
Hani hanya mengangguk kan kepala nya,Loly berlari keluar apartement dengan cepat dan menyetir mobil nya menuju apotik
____________________________________________
"Kamu makan dulu sedikit ya baru minum obat."ucap Loly
__ADS_1
Hani memakan makanan yang di bawa Loly,tapi lagi lagi ia mual seperti hendak memuntahkan makanan nya,Hani menghentikan makan nya
"Sebenernya ada apa sih sama kamu,kok kamu selalu mual kalo makan?."tanya Loly
"Nggak papa,mungkin asam lambungku naik."jawab nya
"Ya sudah sekarang kamu minum obat nya dulu."Loly memberikan obat yang ia beli tadi
Hani hanya memandangi obat itu,dan tidak mengambil nya,ia berfikir apa dia boleh minum obat sembarangan
"Mm loly,seperti nya aku nggak perlu minum obat,aku udah lebih baik kok,lagian aku juga belum makan apa apa,nanti malah perut ku sakit."Hani mencoba memberi alasan
Loly memang sedikit bingung dengan sikap teman nya itu,tapi ia mencoba memahami nya
"Ya sudah,kamu coba makan dulu lagi sedikit abis itu baru minum obat,aku ambil air kompres aja dulu buat nurunkan demam kamu."ucap Loly memaklumi
Hani mengangguk sambil memaksa tersenyum
Loly pergi ke kamar mandi untuk mengambil air,dan ia tidak sengaja melihat alat tes kehamilan di sana,Hani lupa menyimpan atau membuang nya karna fikiran nya pun tidak sedang baik
Loly melihat alat itu,ia mulai menyusun semua ingatan nya,mengingat semua tingkah laku teman nya yang belakangan ini sedikit aneh,tubuh nya gemetar,ia tidak habis fikir kenapa teman nya itu tidak mengatakan ini pada nya,ia mengambil alat itu dan keluar menuju Hani dengan marah
"Kenapa kamu nggak bilang sama aku."tanya Loly tegas
Dan Hani terkejut ia ingat tidak membuang alat tes kehamilan yang masih ia letakan di kamar mandi
"Loly apa kamu......"
"Ini,kapan kamu berencana ngasih tau aku."Loly memotong kata kata hani dan menunjukan pada hani apa yang ia pegang
"Loly,aku nggak bermaksud nyembunyiin dari kamu,aku..nggak mau nyusahin kamu."ucap Hani menunduk
"Nyusahin kamu bilang,aku ini temen kamu Hani,kita nggak cuma kenal satu atau dua bulan,atau mungkin selama ini kamu nggak pernah nganggap aku sebagai teman kamu."ucap loly sambil menangis
"Bukan gitu Loly,aku juga baru tau."ucap Hani sambil memegangi tangan loly
"Jadi ini sebab nya kamu salalu mual,ini juga sebab nya kamu nggak mau minum obat,tapi kenapa kamu nggak pernah ngomong kalo ada yang aneh sama tubuh kamu?."suara Loly mulai menurun
"Aku benar benar nggak tau loly,aku nggak pernah berfikir kejadian sampek kayak gini."Hani juga menangis sambil menunduk
"Aku datang..... "suara Sian datang tiba tiba
__ADS_1
Sian yang merasakan ketegangan di dalam kamar pun tiba tiba terpaku
"Eee....Ada apa ini,kenapa suasana nya tegang begini."ucap Sian
Lalu sian menghampiri loly
"Sayang ada apa ini,ada apa dengan kalian,kalian berantem?."tanya nya pada Loly
Loly pun menangis sejadi jadi nya,yang membuat Sian terkejut,lalu memeluk nya
"Ada apa ini sebenarnya coba katakan lah padaku,jangan membuat ku bingung."ucap Sian lagi meminta penjelasan pada mereka berdua
Hani hanya menunduk dan juga terus menangis
__________________________________________
Setelah tenang Loly memberitahu Sian,dan Sian pun sama terkejut nya
"Hani bagai mana bisa ini terjadi,bukanya kamu bilang kamu sudah putus sama Aril?."tanya Sian
Hani diam duduk di ranjang nya,loly duduk di samping Hani sedang kan Sian duduk di kursi hias dekat dengan tempat tidur Hani
"Ini bukan anak Aril"ucap Hani lirih
"Maksud mu apa Hani?,"apa kamu putus sama aril karna ini,kamu selingkuh sama cowok lain,makanya dia mutusin kamu?."tanya Loly
Hani menggelengkan kepala nya
"Justru karna dia selingkuh makanya aku bisa seperti ini."jawab Hani lagi
"Sebentar aku benar benar tidak paham dengan arah pembicaraan mu Hani."Sian bingung
Lalu Hani menceritakan semua nya secara rinci kepada dua teman nya
__ADS_1