Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 42


__ADS_3

 


"Hani!!!teriakan Loly sampai ke telinga nya


 


Kedua nya menghampiri Hani yang masih di pinggir jalan raya


"Hani..Hani..kamu tidak papa kan?".Loly panik membalik balik tubuh Hani


"apa,apa maksudmu aku baik baik saja".jawab Hani yang kaget oleh tingkah teman nya


Sian langsung berjalan ke arah mobil,ia menghampiri pria yang tak asing bagi nya lagi


"kenapa anda di sini?,apa yang anda ingin lakukan pada Hani?".Sian berbicara lewat jendela mobil Haru yang terbuka dengan nada serius


"Apa maksudmu?".tanya Haru dengan memberikan senyum nya lalu turun dari mobil,di lihat nya tatapan kedua teman Hani,mereka seakan ingin menerkam Haru


"ada apa dengan kalian berdua?,kalian menatapku seakan aku berbuat kesalahan?".tanya Haru


"Bukan kah saya sudah peringat kan jangan macam macam pada Hani".Sian berucap


Haru hanya tertawa lirih dan menundukan kepala nya


"Kenapa anda tertawa,apa jangan jangan anda benar mau berbuat jahat kepada Hani dan blue ya?".Loly juga bersuara


"Hey hey..apa yang kalian lakukan,ini tidak yang seperti yang kalian pikirkan,dia tidak ada niat jahat,percayalah pada ku".ucap Hani


"Memang nya apa yang kami pikirkan Hani?,dan juga dari mana kau tau kalau dia tidak akan berbuat jahat?".ucap Loly


"Itu...itu..".Hani terpotong


"kalian berdua lucu sekali"ucap Haru


"Apa maksud anda?".Sian


"Tidak ada,kalian tenang saja,aku hanya mengantar nya,aku hanya memastikan ia selamat sampai tujuan nya saja".ucap Haru


"Apa,anda mengantar nya?,Hani apa itu benar?".tanya Loly


Hani mengangguk


"Apa...jadi dia mengantar mu Hani?".Tanya Sian yang terkejut


"Sudah lah,jangan mencurigai ku yang aneh aneh,tapi aku sangat senang melihat Hani memiliki teman seperti kalian,jadi aku tidak perlu terlalu khawatir tentang Hani".ucap Haru


"Sebentar,sebenar nya apa yang dia bicarakan Hani?".tanya Loly


"ahhh...sudah lah,bukan kah kita harus masuk kedalam,kenapa kita mengobrol di sini,Haru..kau pergilah,kenapa juga kau malah turun,kan sudah ku bilang aku tidak mau ada yang melihat mu di sini,kalian juga,ayo kita masuk saja".Hani lalu menarik lengan kedua teman nya untuk menuju ke kantor


"Tunggu Hani".suara Haru menghentikan langkah Hani


"Apa lagi sekarang,cepat lah pergi sana".ucap Hani


"Aku hanya mau bilang,jangan pulang naik bis,aku akan menjemput mu nanti".ucap Haru memberikan senyum nya kepada Hani,dan mengedip kan satu mata nya ke arah Hani dan berbalik masuk ke mobil nya


Karna ulah Haru,ketiga orang yang melihat ini sangat terkejut


"apa itu,apa dia mengedip kan mata nya pada mu?".Tanya Loly


"Hm..kurasa aku juga melihat nya tadi".imbuh Sian


Hani yang tiba tiba wajah nya memerah lagi,ia terdiam mendengar perkataan kedua teman nya

__ADS_1


"Hani...apa kau hanya mau diam saja,tidak ada yang ingin kau katakan pada kami?".tanya Loly


"Ah...diam lah kalian berdua,kenapa kalian ini selalu kepo sekali sih,mengedip kan mata apa nya,apa mata kalian ini sudah rusak hah?".Hani berteriak karna malu,ia ingin menolak bahwa ia sudah ketahuan kedua teman nya


"Ada apa dengan mu Hani?,kenapa kau bersikap malu malu begini?,dan lihat lah wajah mu yang memerah".Ucap Sian yang terlihat ia menegejek Hani


"malu malu apanya,kenapa aku begitu?".Hani memegang pipi nya,lalu berbalik berjalan cepat menuju kantor lebih dahulu,sikap nya yang kelabak kan membuat kedua teman nya tertawa


Saat di dalam lift kedua teman Hani ini terus saja menggoda Hani,Sian dan Loly mengapit Hani di tengah saat di dalam lift


"Loly".ucap Sian


"Hmm".jawab Loly


"mm..kurasa teman kita ini jomblo nya tidak akan lama".Ucap Sian


"Kurasa kau benar,tapi kurasa teman kita ini juga akan lebih dulu menikah dari pada kita".imbuh Loly


"aa..kurasa juga begitu,begaimana ini sayang, apa kau rela kalau Hani menikah lebih dulu dari kita?".Sian tidak berhenti


"Aku sebenarnya tidak terlalu rela,tapi jika ini demi blue aku akan merelakan nya".jawab Loly sambil mengannguk angguk kan kepala nya


"heyyy...kenapa kau berfikir itu demi blue,kurasa blue itu hanya alasan saja,kurasa ini memang keinginan ayah dan ibu nya blue sendiri".ucap Sian semakin menjadi


Hani yang mendengar hanya menunduk malu,ia benar benar ingin menyumpal mulut kedua teman nya karna terus menerus menggoda nya


"tinggg"lift terbuka,Hani buru buru melangkah kan kaki nya


"Hani tunggu jan....".Sian terpotong


"Jangan bicara lagi".Hani berbalik dan berteriak karna kesal


 


"omong kosong macam apa itu,kalian hanya ingin mengejek ku saja kan".ucap Hani kesal karna malu,lalu ia berjalan pergi menuju meja nya


 


Kedua teman nya tertawa bahagia melihat Hani


"Kau lihat Loly,wajah nya memerah seperti terbakar".Ucap Sian


"iya,iya,aku benar benar tak bisa menahan tawa ku lagi,hahaha".jawab Loly


__________________________________________


Jam 11 siang di kantor Haru


Haru dan Jero berada di ruang metting bersama para manager dan staf lainya,ruang metting menjadi lebih tegang dari biasa nya,para pegawai saling memandang satu sama lain,karna mereka melihat bos yang yang biasa bekerja dengan serius itu terus saja tersenyum tanpa sebab,dan saat para staf memberikan saran apapun si bos hanya menjawab dengan kata


 


"Baiklah,bagus".dan sesekali hanya mengangguk


 


Jero pun tak kalah heran,tapi ia hanya diam,ia memandangi para pegawai yang keheranan dan mulai tidak fokus dengan pekerjaan mereka


"Apa kalian sedang main main sekarang?,jika kalian ingin bermain, lebih baik keluar dari ruangan sekarang".suara Jero terdengarsontak saja membuat semua pegawai ketakutan


"tidak,tidak pak,maaf kan kami,kami akan teruskan".ucap salah satu manager


 

__ADS_1


"heyyy...Jero,kenapa kau serius sekali?".Haru menyela


 


"Tenang saja kalian bekerja lah dengan santai saja". imbuh Haru mengucap kan pada para pekerja nya


 


kata kata Haru malah semakin membuat semua orang ketakutan,bahkan lebih menakutkan dari gertakan Jero barusan,pasal nya bos mereka ini tidak pernah bersantai bila masalah pekerjaan


 


"Ti ti tidak presir Haru,kami akan serius".ucap salah satu dari mereka,tergagap


Haru hanya mengangguk anggukan kepala nya


Selesai dari miting Haru dan Jero langsung menuju parkiran mobil,mereka berdua akan pergi makan siang dengan klien,di tengah perjalan nan Haru terus saja menatap langit yang mendung dan akan turun hujan,ia tersenyum dan bernyanyi kecil,membuat Jero tidak tahan ingin menayakan sesuatu


"pak,apa anda baik baik saja?".tanya Jero


"Hmm,kenapa hari ini banyak sekali yang menayakan hal itu kepada ku,apa aku terlihat buruk Jero?".tanya Haru


 


"Ah,tidak,hanya saja hari ini anda terlihat sedikit berbeda,apa terjadi sesuatu yang baik pak".Jawab Jero


"Aaaa,benarkah,tidak....tidak ada sesuath yang penting,hanya saja Hari ini cuacanya sangat bagus,jadi aku merasa mood ku juga ikut bagus".ucap Haru


 


Jero mengedip ngedip kan mata nya,karna tidak paham dengan apa yang di katakan bos nya


 


"Tapi pak,sekarang ini cuaca sedang mendung,bahkan seperti nya akan turun hujan sebentar lagi"ucap Jero


"itu lah sebab nya ku bilang cuaca nya bagus,dengan cuaca seperti ini,tidak akan ada debu halus yang bertebaran,udara saat ini terasa sangat bersih bukan?".Haru berbicara lalu membuka jendela mobil nya,ia menghirup panjang udara yang masuk lewat jendela mobil nya yang terbuka dengan menutup kedua mata nya


 


Jero hanya menggelengkan kepala nya,ia tak bisa berkata kata lagi karna tingkah bos nya


Sesampai nya di tempat pertemuan,Haru dan Jero makan siang bersama beberapa klien nya,saat sudah selesai makan dan membahas pekerjaan tiba tiba


"Haru sayang,ternyata benar itu kau".suara wanita terdengar


Di lihat nya ada dua wanita yang berdiri di samping tempat duduk Haru,dan terus melempar kan senyum kepada nya


Jero juga sangat terkejut karna kedatangan kedua wanita tsb,ia berfikir ini tidak akan baik,apa lagi mereka sedang bertemu dengan klien saat ini,ia lalu berdiri ingin mengajak kedua wanita ini pergi lebih dahulu


"Ah..begini,lebih baik anda berdua pergi dulu untuk saat ini".ucap Jero berbisik pelan agar tidak terdengar lainya


"Apa maksudmu asisitent Jero,kenapa kami harus pergi?,kami hanya ingin menyapa saja".ucap salah satu wanita itu


"Apa kalian tidak bisa mendengar nya,asistent ku bilang pergi ya pergi, kalian tidak melihat aku sedang bekerja?,apa kalian ingin membuat keributan di depan umum?".ucap Haru tanpa memandang


"Haru,kenapa kau mengatakan hal seperti itu?,itu sama sekali tidak sopan".Ucap satu wanita yang lainya


"memang seperti ini lah aku,apa kau keberatan?,jika iya,maka cepat pergilah dari hadapan ku"Haru berucap sambil mneyunggingkan satu ujung bibir nya


jangan lupa like,favorite dan vote ya😊😊


jangan lupa tinggalkan komentar👇

__ADS_1


dan juga follow akun author ya


__ADS_2