Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 47


__ADS_3

"Tunggulah disini sebentar."Ucap Haru lalu pergi berlari mencari sesuatu


Setelah beberapa saat kedua tangan nya membawa gulali yang sangat besar


"Ini.makan lah."ucap Haru


"Apa ini,ini terlalu manis."ujar Hani


"Kenapa?,kenapa yang ku berikan selalu tidak benar,apa kau sengaja melakukan nya?."ujar Haru merajuk


"Ee...bukan begitu,aku hanya tidak bisa makan makanan terlalu manis."Hani


"Ahh...sudah lah,tidak ada satu hal pun,yang kulakukan berhasil hari ini."Haru merajuk pergi meninggalkan Hani yang masih berdiri di tempat nya


Hani lalu menyusul Haru


"Maaf kan aku..aku tidak bermaksud seperti itu,sini biar ku makan."Hani mengambil gulali di tangan Haru


"Tidak usah,jangan memaksa memakan nya kalau kau tak ingin."Haru merebut lagi gulali tsb


"Heyyyy,kau itu perajuk sekali."ucap Hani


"Hssstttt."Suara Hani ia kedinginan ia memeluk tubuh nya sendiri.Karna memang ia tidak memakai jaket karna Haru langsung mengajak nya tanpa sempat bersiap siap


"Kenapa?,kau kedinginan?."


Haru yang melihat langsung melepas coat nya,ia memakaikan pada Hani,Haru membenarkan coat yang ia pakaikan pada Hani,karna posisi mereka saling berhadapan,wajah mereka jadi teramat dekat.Seketika suasana yang ribut tadi berubah hening,kedua nya saling menatap tanpa berkedip,dan perlahan Haru mendekat kan tubuh nya kearah Hani.


Karna tidak ada perlawanan dari Hani membuat Haru semakin yakin dengan hal yang ingin dia lakukan.


Perlahan dan terus perlahan ia mendekat kan wajah nya,satu lengan nya memegang leher Hani, saat sangat dekat ia menutup mata nya dan mencium bibir Hani sangat pelan dan lembut,Hani hanya menerima dan mengikuti menutup mata nya,satu tangan Haru yang lain nya memegangi pinggang Hani,dan Hani juga membalas pelukan Haru.


Kedua nya bercumbu di tengah terang nya lampu taman hiburan yang berwarna warni,menjadikan bulan dan bintang sebagai saksi terjalin nya hubungan kedua insan yang rasa cinta nya sedang bersemi


Setelah berjalan jalan di taman hiburan tanpa menaiki wahana atau makan apapun mereka memutus kan pulang


"Hahh...aku merasa membuang sesuatu yang berharga saat ini."Hani bergumam saat menuju mobil untuk pulang


"Apa maksudmu?."tanya Haru


"Ini..harus nya aku bisa menaiki semua ini."Hani menujuk semua wahana yang xtrem yang tersedia"tapi saat ini aku bahkan tidak bisa menaiki komedi putar,huhh..aku benar benar kesal saat ini."gerutu nya lagi


"Mari tunggu sebentar lagi,kita akan menaiki semua ini saat blue sudah keluar,hmm."Haru menenangkan


Hani hanya mengangguk


"Drrrrttttt..drttttttt."Handphone Haru berbunyi


"Halo."Haru mengangkat


"Haru kau di mana?kami sedang di rumah mu tapi kau tidak ada."tanya Dion dari seberang panggilan


"Aku sedang di luar."jawab Haru


"Di luar,di luar mana?,cepat katakan padaku,kami akan menyusulmu."Dion berteriak


Haru menjauh kan telinga dari handphone nya


"Heyy Dion,kenapa kau berteriak?."Haru juga meninggikan suara nya


"Ah..sorry,aku hanya sangat penasaran dengan berita yang ada di koran tadi pagi,jadi cepat katakan kau dimana."ucap Dion


"Hah...jiwa kepo mu itu memang sangat mengganggu ya,aku sedang sibuk sekarang dan dengar ya,tidak ada yang ingin ku jelaskan pada kalian jadi kalian jangan menggangguku,mengerti!!."Haru langsung menutup panggilan nya

__ADS_1


"Siapa?."tanya Hani


"Ahh..mereka hanya pengganggu."jawab Haru


"Apa mereka teman mu waktu itu?."tanya Hani lagi


"hm.."Haru mengangguk


"Seperti nya mereka teman yang baik."Hani


"Dari mana kau tau."Haru


"Karna salah satu dari mereka sangat peduli pada mu,beberapa waktu lalu aku bertemu dengan teman mu yang bernama Semi,aku tidak tau itu sebuah kebetulan atau memang di sengaja,tapi dari kata kata nya,ia sangat peduli pada mu."ucap Hani


"Apa,Semi menemui mu?,kenapa dia menemui mu,lalu apa yang kalian bicarakan?."Haru


"Tidak ada yang istimewa,kami hanya bertegur sapa saja."Hani


"Heyy,mana mungkin anak itu tidak mengatakan apa apa,cepat katakan pada ku,apa yang kalian bicarakan."Haru


"Sudah ku bilang tidak ada,kita pulang saja ya,aku sudah lelah berdiri."Hani mengalihkan pembicaraan


"Ya baiklah."Haru hanya menurut


Saat di dalam mobil


"Apa Semi mengancammu atau semacam nya?."Haru masih penasaran


"Tidak,...kenapa kau masih khawatir tentang hal itu,dia itu teman yang baik,sejak kapan kalian kenal?."Hani


"Kami mengenal sejak masih TK,orang tua kami berteman,jadi kami sudah bertemu sejak masih kecil sekali."Haru


"Wahh..aku iri padamu,kau memiliki teman dari kecil dan masih terjaga baik sampai sekarang."Hani


"Hmm,aku juga punya teman yang luar biasa,walau pun aku tidak mengenal mereka sedari kecil seperti dirimu,tapi aku memiliki mereka berdua,mereka adalah hal yang paling berharga untuk ku."Hani


"Kalau mereka paling berharga,lalu aku apa?."Haru bertanya sambil memasang wajah tak terima


"Apa...kau,kau itu...aku akan fikirkan lagi nanti."Hani


"Wahhh..sudah kuduga,kau memang tidak benar benar menyukai ku kan?."Haru kesal


"Tidakk...bukan begitu."Hani


"Lalu?."Haru


"Baiklah baiklah,mereka berdua adalah hal paling berharga ku yang kedua setelah dirimu dan Blue,bagaimana?."Hani mengenggam tangan Haru memberikan senyum manis nya ke arah Haru


"Ahhh...memang nya kau itu siapa?."Haru


"Apa,apa maksudmu?."Hani


"Kenapa kau berani sekali membuat jantung ku berdebar sekeras ini hanya dengan melihat senyum mu,apa kau mau tanggung jawab kalau jantungku lepas?."Haru menggombal


Hani tertawa kecil


"Bukan kah kau bilang kau baru pertama kali berkencan,tapi kenapa kau sangat pintar menggombal,jangan bilang kau mencari di internet juga."Hani


"Apa,wahh apa kau mnyepelekan ku,karna semua yang ku rencanakan hari ini gagal total,aku bersumpah tidak akan mencari hal hal seperti ini di internet lagi, tapi.... bukan kah gombalan ku cukup lumayan?." ucap Haru


"Kenapa kau jadi menyalah kan internet,harus nya kau lah yang lebih bisa menyaring."Hani


"Ya memang ini semua kesalahan ku sendiri." jawab Haru

__ADS_1


Mereka berdua berbincang ringan, Haru melajukan mobil perlahan di tengah hening nya malam


_________________________________________


Keesokan hari nya di kantor Haru~~~~


Jam masih menunjukan pukul 09.30 pagi


"Heyyy sobat,kami datang,kau pasti merindukan kami bukan?."Suara Dion terdengar dari balik pintu


"Kenapa kalian sepagi ini sudah datang kemari?."Haru


"Tidak ada..kami hanya ingin datang saja,dan siapa tau ada seseorang yang ingin bercerita tengang kehidupan percintaan nya,kami siap untuk mendengar kan."Semi menyahut


"Hahaa benar,kami berjanji akan menjadi pendengar mu."sahut Dion


"Kalian berisik sekali,apa kalian tidak ada kerjaan lagi?."ucap Haru


"Ayo lah Haru,apa kau sekarang main sembunyi sembunyian dengan kami."Dion


"Haha,siapa yang bersembunyi,bahkan seluruh negri pun sudah tau,memang nya apa yang bisa ku sembunyikan sekarang."Haru


"Jadi semua itu benar?,kau sudah menikah?,kapan kau mendaftar kan pernikahan mu?,kenapa kau tega sekali,kau menikah tanpa memberiatu kami?."Dion


"Heyy...kenapa kau bodoh sekali,bukan hal itu yang di maksud Haru."Semi memukul bagian belakang kepala Dion


"Lalu?."Dion


"Aku berkencan dengan nya."Haru


"Apa,kau berkencan dengan gadis hamil itu?."Dion berteriak


"Aaa....tapi apa kau sudah memastikan tentang kehamilan nya?."ucap Semi


"sebenar nya aku tidak begitu peduli dengan kehamilan nya,tapi dia memang mengandung anak ku,jadi itu sebuah keuntungan bagiku."ucap Haru


"Apa ini?,apa aku tidak salah dengar,kau benar benar tidak memperdulikan tentang anak nya?,apa kau sangat menyukai nya?."Dion menyahut tapi tidak mendapat satu respon pun


"Aaa begitukah,sudah ku duga,itu terlihat jelas dari respon nya saat itu."Semi mengangguk angguk kan kepala nya


"Heyy... Semi respon macam apa itu,kenapa kau terlihat biasa saja?."ucap Dion penasaran dan lagi ia sama sekali tidak mendapat respon


"Ahh..iya Semi,kenapa kau menemui Hani?, apa yang bicarakan dengan nya?,kau tidak menjelek jelekkan ku saat bertemu dengan nya bukan?."Haru


"Entahlah,aku tidak begitu mengingat nya."Semi


"Apa maksudmu?,kau pasti sengaja menemui nya,katakan pada ku cepat!."Haru


"Heyy heyy heyy tunggu kalian melupakan ku ya,sebenarnya kalian berdua membicarakan apa?,kenapa seperti nya ada yang aku tidak ketahui?."Dion kesal


"Ah..maaf Dion kami melupakan mu,lagi pula ini urusan orang dewasa,anak kecil seperti mu lebih baik tidak usah mengerti."Haru dan Semi tertawa terbahak bahak


"A...apa kau bilang,aku anak kecil."Dion geram,ia langsung memiting leher kedua teman nya dengan kedua tangan nya,karna di antara mereka bertiga,Dion lah yang paling hebat dalam urusan bela diri


"Kalian berdua berani menyembunyikan sesuatu dari ku ya,kalian harus di beri pelajaran."Ucap Dion masih sambil memiting leher keduanya,mereka sangat berisik sampai tidak mendengar ada perdebatan di luar ruangan Haru


Dan tiba tiba


"Haru!!!."suara seseorang masuk sambil membanting pintu ruangan nya


jangan lupa like favorite dan vote ya😊


jangan lupa juga tinggal kan komentar👇

__ADS_1


dan jangan lupa follow akun Author👌😁


__ADS_2