Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 9


__ADS_3

Setelah cukup lama Hani meutus kan keluar dari kamar mandi,namun sebelum membuka pintu ia mengambil nafas panjang,memasang wajah datar seakan tidak terjadi apa apa,saat keluar mata nya tertuju pada pria tampan yang berdiri menghadap jendela,sinar matahari yang menyinari seluruh tubuh nya menambah kharisma pria yang sedang mengancingkan lengan baju nya itu


Hani melangkah kan kaki nya sambil mencari cari sesuatu,saat Haru melihat sosok Hani yang keluar dari kamar mandi langsung menghampiri nya,ia mengambil sesuatu dari dalam dompet mewah nya,dan melempar kan kartu berwarna hitam ke atas ranjang


"Ini."ucap Haru


Hani lalu memandang kartu yang di lempar kan tanpa melihat ke arah Haru,dia tau benar kartu berwarna hitam mewah itu adalah kartu kridit yang hanya di miliki orang orang kaya,kartu yang tidak ada batas limit nya


"Apa ini?."tanya nya heran


"Ku rasa kau bukan orang bodoh,kau pasti tau kartu apa ini."ucap Haru sambil mengangkat satu ujung bibir nya


"Aku tau, kartu ini adalah kunci yang bisa aku tukar dengan semua hal yang ada di luar sana,ku rasa kau juga bukan orang bodoh hingga aku harus menjelaskan nya,maksud pembicaraan ku,untuk apa kartu ini kau berikan padaku?."jawab Hani sambil menatap tajam pria itu


"Ini hanya sedikit kompensasi,walaupun aku tau aku lah yang membantumu untuk menyelamat kan sisa harga dirimu yang tinggal sedikit itu,tapi aku bukan tipe pria yang yang menyukai barang gratisan."jawab Haru


"Hehehe." Hani tertawa pelan sambil menunduk untuk menyembunyikan raut wajah nya yang benar benar marah saat ini


Hani pun mengambil tas nya,dan mengambil semua uang cas yang ada di tas lalu melempar kan di ranjang yang sama


"Seperti yang kau katakan,aku lah yang meminta mu tidur dengan ku,kau lah yang telah menyelamat kan harga diriku yang tinggal sedikit itu,jadi aku lah yang sepantas nya membayar mu bukan sebalik nya,aku memang tidak memiliki uang sebanyak dirimu,tapi aku juga bukan orang yang tidak berterima kasih kepada orang karna sudah membantuku,anggap saja ini untuk menebus harga diriku yang sudah kau selamat kan." ucap Hani suara nya sedikit bergetar karna ingin menangis


Haru yang melihat dan mendengar kata kata gadis itu pun juga mengepal kan tangan nya,saat ini ia pun juga benar benar marah


 


Hani lalu mengambil blazer dan sepatu nya tanpa memakai,ia pergi meninggal kan pria itu di dalam kamar sambil membanting pintu kamar,di balik pintu ia masih memegangi gagang pintu dengan tubuh bergetar


"Harga diri kau bilang,setitik pun aku tidak memiliki nya saat ini."gumam Hani lirih

__ADS_1


ia berjalan meninggal kan tempat itu dengan telanjang kaki dan penampilan yang sangat berantakan


Haru yang sangat marah langsung mengambil uang yang ada di ranjang dan melemparkan ke sembarang arah,dan mata nya tertuju ke ranjang yang ada bercak darah


"Hahh,beraninya kau merendah kan ku,yahhh,setidak nya aku tidak mendapat kan barang bekas."ia pun juga meninggal kan tempat itu


 


Sesampai nya di rumah Hani masuk ke kamar mandi tanpa melepas kan pakaian nya,ia meringkuk di bawah siraman shower untuk menutupi air mata nya dari diri nya sendiri,karna banyak hal yang ia tangisi,dari penghianatan,kehilangan orang yang ia kasihi,dan kehilangan harga diri nya,semua terjadi dalam satu malam


 


____________________________________________


Satu bulan berlalu,Hani melanjut kan kehidupan seperti tidak terjadi apa apa,tapi ia sudah kehilangan kekasih dan teman nya


"Tidak loly,aku baik baik saja,aku hanya kurang tidur."Hani menjawab sambil tersenyum


"Benar kah?,tapi kau tidak terlihat baik."ucap nya lagi memperjelas


"Aku tidak papa,percayalah."Jawab Hani lagi sambil menggenggam tangan Loly


"Sudah jam makan siang,ayo kita makan di cafe depan kantor."ucap pria yang tiba tiba mendatangi mereka


"Baik pak bos,apa hari ini pak bos yang traktir?." Hani menjawab dengan ceria


"Begini nona Hani,bukan nya aku tidak mau mentraktir mu,tapi aku harus berhemat,jika aku terlalu boros,aku tidak akan bisa menikahi teman mu ini."jawab sian sambil menunjuk Loly,sian dan loly sudah berkencan mulai SMA mereka kuliah dan bekerja di jurusan yang sama,dan sekarang sian menjabat sebagai manager di perusahaan,sedangkan Hani dan loly adalah staf kantor biasa


Loly hanya tersenyum mendengar ucapan sian itu

__ADS_1


"Heyyy,Loly apa kau yang mengajari nya pelit seperti ini?."goda Hani


"Tidak,aku tidak pernah menyuruh nya berhemat apa lagi jadi pelit,hanya saja aku tidak mau menikah dengan pria miskin,hahaha."jawab Loly sambil melirik Sian


"Sayang,kau tenang saja,tak akan ku biar kan kau hidup miskin,aku akan menjadikan mu gadis paling bahagia di dunia."Sian tersenyum sambil membelai rambut Loly


"Hmmm,janji yaaa."ucap Loly sambil memeluk pinggang Sian dari samping


"Kalian sengaja ya?,pengen buat aku iri?,aku jadi pngen muntah liat nya?."ucap Hani memasang wajah kesal dan berjalan lebih dulu untuk makan siang


Di kafe~~~~


Makanan yang di pesan sudah tiba,ada bebrapa menu makanan yang mereka pesan,Hani yang sudah lapar segera menyantap makanan nya dan


"Huekkk." hani menutup mulut nya


"Ada apa Hani,kau baik baik saja?."tanya Loly terkejut


"Iya ada apa,apa makanan nya tidak enak?."imbuh Sian


Hani masih menutup mulut nya dan tidak menjawab,ia hanya menggelengkan kepala nya,dan bergegas ke toilet


setelah selesai di toilet Hani mencuci tangan dan sambil berfikir


"Ada apa dengan ku,kenapa akhir akhir ini aku seperti ini,apa benar aku sakit?."Hani bergumam sendiri,dan tiba tiba ia teringat sesuatu


"Tidak mungkin!!."Hani membelalak kan mata nya


jangan lupa like dan favorite ya😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2