Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 20


__ADS_3

 


Hani melangkah kan kaki nya masuk kedalam mobil lebih dahulu Dan


 


"Brakkkk"ia membanting pintu mobil Haru


Tersirat senyum kemenangan di wajah Haru,ia tidak peduli dengan kekesalan Hani,yang ia tau saat ini dia menang


Di dalam mobil hanya ada Suasana hening,tidak jauh berbeda saat berada di lift tadi


"drrtttt,drtttt"di dalam tas nya handphone hani berdering,terlihat panggilan dari sian yang ada di layar handphone nya


Karna kurang berhati hati saat mengambil handphone hani menjatuh kan foto bayi yang ia dapat dari dokter saat pemeriksaan terakhir kali


Hani pun menjawab panggilan dari Sian


"Hani kenapa kamu nggak nelpon,kamu nggak papa kan?tanya Sian buru buru


"apa maksud mu Sian,aku baik baik saja"jawab Hani


"hahhhh,syukurlah,aku lega mendengar nya"ucap Sian


"memang nya ada apa?apa terjadi sesuatu?"tanya Hani


"hahhh,tidak tidak,tidak ada apa apa,o iya kau sekarang ada di mana?"tanya sian


"hmm,"Hani diam lalu melirik Haru


"aku,aku sedang dalam perjalanan kembali ke kantor"Hani berucap sambil mengecilkan suara nya


"oh,baiklah,hati hati lah di jalan"ucap Sian


"hmmm"Hani menutup panggilan nya


"pacar mu"tanya Haru


Hani hanya melirik Haru tanpa menjawab


Haru yang masih merasakan kemenangan nya,tidak kesal dengan sikap Hani yang tidak mau menjawab pertanyaan nya itu


Haru melaju kan mobil nya dan singgah ke sebuah lestoran mewah yang ada di kawasan itu


"kenapa anda berhenti di sini?"tanya Hani


"ini jam makan siang,dan aku lapar,jadi aku ingin makan"jawab Haru sambil melepas kan sabuk pengaman di kursi mobil nya


"oh baik lah,kalau begitu terimakasih atas tumpangan nya"Hani pun melepaskan sabuk pengaman nya dan turun dari mobil memutuskan untuk kekantor sendiri


Saat Hani hendak pergi

__ADS_1


"kau mau kemana?"tanya Haru sambil menghampiri Hani


"saya mau kembali ke kantor"ucap Hani


"bukan kah ku bilang kita mau makan siang"ucap Haru lagi


"maaf,bukan kah yang mau makan siang itu anda,bukan saya"balas Hani


"heyyy,bukan kah setelah bertemu pembeli,makan bersama adalah etika dasar"ucap Haru


"maaf kan saya anda hanya calon pembeli belum menjadi pembeli,bila anda sudah menjadi pembeli saya pastikan saya yang akan membelikan makanan untuk anda"jawab Hani tegas


"aaaa,begitukah,tapi ancaman ku tadi masih berlaku lo"ucap Haru


"orang iniiiiiii"Batin Hani sangat geram ia mengepal kan tangan nya,tapi Hani ingat akan bayi nya,ia pun membuang nafas nya sambil memejamkan matanya


"baiklah,saya akan menuruti anda,tapi apakah makanan di sini enak,asal anda tau saya sangat pemilih soal makanan"ucap Hani


"aku tidak tau karna aku juga pertama kali kesini,yang jelas rasa nya pasti lebih baik dari sup yang kau makan di rumah makan pinggir jalan itu"ucap Haru melangkah kan kaki nya masuk ke lestorant tsb


"apa maksud dari kata kata nya itu"Hani kesal


"blue,mama peringat kan padamu ya,jangan melihat atau mendengar kan kata kata orang itu,lebih baik sekarang kau tidur tutup mata dan telinga mu rapat rapat oke"Hani berbicara pada perut nya


Haru melihati tingkah Hani yang berbicara dengan perut nya,tiba tiba ia tersenyum tulus


"kenapa dia begitu menggemaskan"ucap nya lirih


"apa yang kau katakan Haru,apa kau sudah gila?"gumam Haru pada dirinya sendiri


Hani menunjukan menu yang ia inginkan kepada pelayan lestoran begitu juga Haru,mereka memesan makanan yang berbeda


saat makanan datang mereka pun langsung memakan nya,saat di tengah tengah makan,pandangan Hani terus menatap menu daging yang ada di piring Haru sampai ia lupa dengan makanan yang ia pesan sendiri di depan nya


Haru yang sadar dengan tingkah Hani berhenti dengan makan nya


"ada apa kau ingin makanan seperti ini?"tanya Haru


suara Haru membuat Hani kaget


"hahh....mmmm,apakah itu enak?"tanya Hani ragu


"kau mau?,akan ku pesan kan lagi untuk mu"ucap Haru


"tidak tidak tidak,tidak perlu aku tidak menginginkan nya lagi"ucap Hani lalu sambil memakan menu nya sendiri dengan malas


walau pun Haru seorang pria,dia sedikit tau kalau keinginan orang hamil harus di tururti,dan terlihat sekali bahwa Hani sangat ingin memakan menu yang ia pesan


"kau mau makan milik ku?"tanya Haru


Hani memang sangat terkejut tapi tidak bisa ia pungkiri ia memang sangat menginginkan makanan yang ada di piring Haru,bahkan saat ia di tawari untuk memesan menu yang sama ia tidak mau

__ADS_1


 


"boleh kah"tanya Hani dengan wajah yang sangat polos dan malu malu,sambil menggigit ujung sendok


 


"kalau kau tidak keberatan dengan sisa makanan ku,aku akan memberikan nya"ucap Haru


Hani mengangguk dengan cepat,nampak wajah nya kegirangan seperti anak kucing yang mendapat kan makanan nya


Haru lalu memberikan piring nya kepada Hani


Tanpa berkata kata,Hani makan dengan lahap nya,sampai ia melupakan semua kekesalan nya tadi


dan Haru hanya memandangi tingkah Hani


setelah selesai makan mereka menaiki mobil untuk pergi ke kantor Hani


Hani yang sedari tadi sadar dengan kelakuan bodoh nya hanya diam tertunduk tanpa berbicara apa pun


ia terus mengutuki dirinya sendiri di dalam hati


"dasar bodoh bodoh bodoh,kenapa hanya karna sepotong daging saja kau menjadi sebodoh ini Haniiii,sekarang mau kau taruh mana muka mu ini"batin Hani


"berapa usia kandungan mu?"Haru memecahkan keheningan


"iya,"Hani langsung mengangkat kepala nya


"maaf,saya rasa hubungan kita tidak sedekat itu,hingga membicarakan masalah pribadi"ucap Hani


Haru sedikit kesal dengan jawaban Hani,tapi ia menahan nya


" bukan kah kau bilang tadi kau pemilih dalam makanan, tapi kulihat makan mu tadi sangat banyak,tapi kenapa badan mu terlihat sangat kurus sekali?"ucap Haru mengalihkan pembicaraan,karna hari ini Hani memang makan cukup banyak,tidak seperti biasa nya,ia sama sekali tidak menolak makanan apapun yang di pesan


#mungkin karna dia makan sama ayah si bayi kali yaaaa,author dulu juga suka gitu waktu lagi hamil,makan apa aja susah giliran deket ama suami makan apa aja hayukkk lahh😂😂author nyeleneh lagi #oke kita lanjut ya


"apa ini,apa dia berusaha mempermalukan ku dengan membahas soal makanan tadi"batin Hani


"itu...itu.. itu juga hal pribadi,saya tidak mau membahas nya"ucap Hani yang benar benar sangat malu


"hahh,baiklah kalau kau mudah di tangani,tidak akan seru"batin Haru


setelah beberapa saat,mereka sampai di kantor Hani,Hani dengan cepat nya melepaskan sabuk pengaman dan turun dari mobil,sebelum menutup pintu mobil Hani berpamitan dengan terburu buru


"terimakasih untuk tumpangan dan makanan nya saya permisi" sambil membungkuk kan badan nya ia lalu lalu menutup pintu mobil itu,padahal belum sempat Haru menjawab nya


Hani berjalan menjauh secepat mungkin karna ia menahan malu yang sangat luar biasa


Lagi lagi Haru hanya tersenyum melihat tingkah gadis itu


"hm....kita akan segera bertemu lagi"

__ADS_1


jangan lupa like, favorite dan vote ya😊


__ADS_2