Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 21


__ADS_3

Hari memang masih siang,tapi karna Haru sudah membatal kan semua jadwal nya,ia pun memutus kan untuk langsung kembali ke rumah,saat hendak turun dari mobil,Haru melihat selembar kertas foto yang tertutup


"Apa ini?,kenapa ada di sini?,apa ini milik gadis itu?"gumam nya,karna di bagian belakang tertulis


"blue,usia 28 minggu di perut mama,sehat terus ya sayang"


Haru pun melihat bagian depan dari foto


ia memandangi lama gambar itu,tersusun perasaan yang sangat aneh di hati nya,semacam perasaan bahagia,bangga,dan haru yang menyelimuti nya


"kurasa ini foto bayi ku"Haru berucap pelan tanpa sadar


" apa bayiku?....siapa yang punya bayi....aku..aku punya bayi...hahaha lucu sekali,sebenarnya apa yang ku makan beberapa hari ini,kenapa otak ku tidak bekerja dengan benar"Haru berbicara sendiri di dalam mobil,ada peperangan antara logika dan hati nya,di satu sisi ia menolak hal yang belum jelas kebenaran nya,tapi di sisi kemanusiaan nya ia selalu berfikir bahwa semua yang ia duga adalah sebuah kebenaran


____________________________________________


Saat malam hari Hani sering merasa lapar,ia malas masak jadi hanya makan mie instan,saat di tengah makan ia teringat lagi kejadian tadi siang,ia lalu meletak kan sendok nya


"ahhhhhh.....kenapa aku masih ingat kejadian tadii"ucap Hani kesal ia menggosok gosok wajah nya dengan telapak tangan nya


"kenapa dari semua orang di dunia ini harus orang itu yang membeli hunian?bagaimana kalau aku bertemu dengan nya lagi?,akhhhh.....kenapa kenapa....apa aku berhenti bekerja saja ya?tapi kalau aku berhenti aku makan apa?akhhhhh seseorang tolong aku....."Hani yang kesal dan bingung mulai mengacak acak rambut nya sendiri dia takut kalau pria yang ia temui tadi mengetahui tentang kehamilan nya dan menyuruh menggugur kan janin nya atau mungkin ia akan merebut bayi nya saat lahir pikiran nya terbang kemana mana semua hal buruk terlintas di otak nya membuat nya tidak bisa tidur semalam man


___________________________________________


pagi hari Hani pergi ke kantor,ia berjalan menuju halte bis,ia terlihat sangat lelah karna tidak bisa tidur nyenyak semalam


"tiiii,titttttt"


suara klakson mobil menyapa Hani,ia lalu menengok ke arah suara dan ia tau betul mobil siapa itu


"Hani naik lah,aku akan mengantar mu"ternyata itu adalah Aril mantan kekasih Hani yang sudah meninggal kan nya


"tidak usah,terimakasih saya akan naik bis saja"jawab Hani dengan bahasa formal selayak nya bos dan atasan dan ekspresi yang biasa saja,seperti tidak pernah terjadi apa apa,sejak putus,Hani tidak pernah bertegur sapa dengan Aril,bahkan untuk melampias kan kekesalan nya seperti marah,memaki atau hanya menayakan alasan penghianatan nya pun tidak,Hani berfikir itu tidak di perlukan lagi

__ADS_1


Aril yang mendapat kan penolak kan dari Hani lalu turun dari mobil nya dan menghampiri Hani


"naik lah Hani,aku hanya ingin membantumu,aku tidak ada maksud apa pun"bujuk Aril


"tapi maaf bapak Aril, saya benar benar tidak ingin merepotkan anda"ucap Hani


"Hani ku mohon naik lah ada yang ingin ku bicarakan dengan mu"bujuk Aril lagi sambil menggenggam tangan Hani,Hani yang merasa risih dengan tingkah Aril langsung menarik tangan nya


"pak Aril,tolong jangan seperti ini,akan tidak baik jika di lihat orang,lagi pula kita sudah tidak memiliki hubungan apa apa lagi,jadi saya harap anda menjaga sikap"ucap Hani


Haru memandangi Hani sedih,ia memang merasa tidak terbiasa dengan sikap Hani yang seperti ini,karna selama mereka berhubungan Hani sangat manis,lembut dan manja pada nya


"baik lah maaf kan aku,aku tidak akan mengulangi nya lagi,tapi kumohon ikut lah aku kali ini saja,hmm"ucap Aril


Hani yang lelah dengan bujukan Aril,merasa ini tidak akan pernah selesai bila ia menolak nya trus dan aKhir nya


"Baiklah,saya ikut anda" ucap Hani


"hanya satu mobil saja,pasti tidak akan apa apa juga kan?"batin Hani


Di dalam mobil


"Hani.... apa... apa kau benar benar tidur dengan pria itu malam itu?"tanya Aril memberanikan diri


"jadi ini yang anda ingin bicarakan dengan saya"jawab Hani


"aku minta maaf Hani,aku tau ini terlambat, seharus nya aku minta maaf waktu kejadian itu dan...."Aril terpotong


"sudah lah saya tidak ingin membicarakan masa lalu"potong Hani


"baik lah, tapi tidak seharusnya kamu tidur dengan orang asing kan,apakah anak itu anak pria itu,kenapa dia tidak menikahi mu,apa dia tau kau hamil,apa kau melakukan ini karna ingin membalas......"Haru terpotong lagi


"berhentiiii"Hani berteriak,yang membuat Aril kaget dan menghentikan mobil nya seketika

__ADS_1


"apa hak mu menanyakan ini,kalau kau memang berniat meminta maaf maka berhentilah bertanya,ini adalah hidup ku,apa pun yang terjadi padaku adalah urusan ku,jadi kau sebagai orang asing jangan berani ikut campur,tentang bayi ini anak siapa,aku pastikan dia bukan anak pria itu dan bukan anak siapa pun,karna anak ini hanya anak ku,....hanya anak ku"Hani menekan suara nya,ia menahan emosi nya


pandangan Hani yang sangat marah membuat Aril sangat asing,ia merasa tidak mengenali Hani lagi


ia merasa sangat bersalah karna telah merubah gadis yang ceria itu menjadi seperti ini


Karna kemarahan nya Hani ingin turun dari mobil,tapi Aril menahan nya


"Hani kau mau kemana,maaf kan aku,aku tidak akan menayakan apa apa lagi,kamu tidak usah turun,aku akan mengantar mu sampai kantor"ucap Aril


"tidak,...tidak perlu mengantar ku,aku akn pergi sendiri"ucap Hani


"tidak tidak,aku tidak mengantar mu,anggap saja aku hanya ingin memberi mu tumpangan saja,jangan salah paham"Aril membujuk agar Hani tidak turun


Hani lalu meredakan emosinya,ia berfikir sudah dekat kantor,jika ia turun disini tidak ada halte bus lagi,dan pilihan nya adalah berjalan tapi jika berjalan itu akan cukup melelah kan juga


Di dalam mobil tidak ada pembicaraan sama sekali,Sesampai nya di kantor Hani melepaskan sabuk pengaman nya,sebelum ia turun dari mobil ia melihat merry yang juga baru sampai dan masih di halaman kantor,tiba tiba terbersit niat jahat Hani


Merry yang melihat mobil Aril pun lalu berniat menghampiri mobil kekasih nya itu,tapi ia terhenti saat melihat Hani keluar dari mobil Aril


Aril yang tidak mengetahui keberadaan Merry,berjalan menghampiri Hani,belum Aril sempat berbicara Hani sudah memulai pembicaraan nya


"terimakasih pak karna sudah memberiku tumpangan"ucap Hani sambil memasang senyum sangat cerah,sengaja agar merry melihat


Aril kaget dengan perubahan sikap Hani yang tiba tiba,tapi itu membuat nya senang


"iya...sama sama,aku juga berterimakasih"ucap Aril yang juga tersenyum lebar


"kalau begitu saya masuk dulu"ucap Hani membungkuk kan badan nya dan berjalan meninggalkan Aril,terlihat senyuman licik di bibir Hani


Merry yang melihat itu mengepalkan tangan nya karna marah


"Haniiii"

__ADS_1


jangan lupa like dan favorite ya😊☺☺


__ADS_2