Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 55


__ADS_3

Saat di perjalanan Hani tak sadar bahwa ia tidak pergi kearah rumah nya karna terus di ajak bicara oleh Haru.Tapi saat masuk ke lingkungan tempat tinggal Haru ia baru sadar


"Tunggu dulu,bukan kah ini lingkungan rumah mu?."Hani


"Hmm."Haru mengannguk


"Kenapa kita kerumah mu?."Hani


"Hani..aku cukup kelelahan karna pekerjaan ku di kantor,dan perjalanan kerumah mu masih membutuhkan waktu setengah jam lagi,jadi sedikit mengertilah.hm."Haru memasang wajah memelas


"Tapi aku tak bisa tertidur di sembarang tempat."Hani


"Sebelum nya kau juga mengatakan pemilih dalam makanan,tapi seingat ku kau selalu lahap saat makan dengan ku,lagi pula rumah ku bukan sembarang tempat,itu adalah rumah mu di masa depan."Haru


"Tapi....hahhhh."Hani membuang nafas panjang,ia tak bisa menjawab lagi,karna tanpa alasan yang jelas ia juga sangat berbunga bunga dengan perkataan Haru


Sesampai nya di rumah


"Hani,kau ingin makan sesuatu?."Haru


"Aku kan baru saja makan tadi,apa kau menyuruh ku menjadi gemuk?."Hani


"Bukan kah itu bagus,tapi sekarang memang kau terlihat sedikit gemuk,Hani apa kau tau terkadang aku membayangkan kau akan menggemuk sampai dua kali lipat badan mu sekarang karna banyak makan,dengan perut mu yang semakin membesar hahahaha,bukan kah itu terlihat lucu,hahahahha."Haru terbahak bahak


Hani sangat kesal ia sama sekali tidak terlihat senang dengan lelucon Haru,saat ini Haru sudah menyentuh titik emosi seorang wanita yang paling sensitif,yaitu tentang berat badan


Haru yang sadar dengan respon Hani seketika menghilangkan tawa nya


"Kenapa berhenti?,terus saja tertawa,bukan kah itu menyenangkan?."Hani kesal


"Hani..bu bukan begitu maksudku,aku hanya berniat menawari mu cemilan saja,setauku ibu hamil sangat suka makan."Haru gelagapan karna ia tau kalau dia sudah berbuat salah


"Lupakan lah,aku tak akan makan sampai dua hari,ah tidak aku tidak akan makan sampai berat badan ku kembali."Hani


"Hani,maaf maaf maaf,aku salah aku tak akan mengulangi nya lagi,aku bersumpah,hm?."Haru masih membujuk


"Sudah lah,aku sedang tak ingin bicara dengan mu."Hani


"Blue...tolong beritahu ibu mu,ayah mengaku salah,ayah tak akan mengulangi nya lagi."Haru mengelus perut Hani


"Hahhh..kau benar benar,aku tak akan memaafkan mu jika kau melakukan nya lagi,menagerti!!."Hani


"Baiklah,aku mengerti."Haru kesenangan


"Hani aku belum mengantuk,bagaimana kalau kita menonton film di tv saja."Haru


"Bukan kah tadi kau bilang sudah kelelahan,kenapa sekarang kau ingin menonton film?."Hani


"Entahlah,kau menakutkan saat marah barusan,rasa lelah ku tiba tiba menghilang."Haru


"Alasan macam apa itu."Hani menggeleng geleng

__ADS_1


Mereka berdua menonton film yang di pilih oleh Hani,Hani menidurkan kepala nya di paha Haru yang duduk di sofa,mereka menonton film sambil sesekali tertawa


Haru diam diam meraih tangan sebelah kiri Hani,Hani tidak begitu menghiraukan apa yang di lakukan oleh Haru,ia sibuk menonton film nya,tapi tak lama ia di kaget kan karna ia merasakan perlahan Haru menyelipkan sesuatu di jari manis nya,dan Hani lalu mendongak kan kepala nya,dan melihat jari nya


"Haru,apa ini?."Hani melihat jarinya sudah terlingkar cincin yang begitu cantik


"Kenapa cincin itu tiba tiba terlihat sangat cantik saat di jarimu,padahal sebelum nya aku tidak begitu yakin itu akan bagus."Haru


"Haru,aku bertanya padamu apa ini,kenapa kau memberiku ini?."Hani lalu duduk dari baring nya


"Bagaimana apa kau suka?."Haru masih tak memberi


jawaban


"Haruu...."Hani masih meminta jawaban


"Baiklah,cantik atau tidak,kau suka atau tidak cincin ini,inti dari ini adalah,....emmm Hani..suasana seperti ini,apa kau tidak menginginkan nya terjadi setiap hari?,kita bisa menonton film di rumah berdua,kita makan berdua,kita mengobrol setiap saat,aku mendapat kan kemarahan mu hanya karna hal sepele seperti yang terjadi barusan,dan di tambah lagi kita akan mengasuh Blue bersama sama,aku tidak tau itu akan selalu terasa baik atau tidak,tapi aku ingin mencoba nya dengan mu.Maaf karna aku telat,kau mendapat kan lamaran lebih dulu dari kakek ku,kau juga mendapat kan tawaran tinggal di rumah keluarga besar ku lebih dulu dari bibiku,Tapi aku akan bertingkah tidak tau malu karna aku melakukan setelah keluarga ku terlebih dahulu memintanya pada mu,aku melamar mu dan juga mengajak mu tinggal dan hidup bersama ku saat ini."Haru mengatakan semua yang ingin ia sampaikan sedari lama


Hani hanya terdiam,ia hanya memandangi wajah Haru yang sangat serius mengatakan itu pada nya.Hati nya sangat bahagia saat ini,tapi ia tak tau cara mengungkap kan nya


"Hani,kenapa kau diam?,apa aku di tolak saat ini?."Haru khawatir karna Hani tak memberi respon


"Eeee Haru,Aku.."Hani terpotong


"Katakan lah."Haru harap harap cemas,ia membuka mata nya lebar lebar menunggu jawaban Hani


"Ini...lamaran macam apa ini?!!!."Hani langsung membuyar kan suasana


"Iya..ini,coba lihat ini,kau sama sekali tidak tomantis,mana ada orang melamar suasana nya seperti ini,kau melamar ku saat aku tiduran seperti ini dan lihat ini,kau bilang berniat melamar ku,tapi mana ada orang melamar menyematkan cincinya di jari kiri."Hani bicara asal karna ia sangat bingung harus menjawab dengan kata kata apa


"Benarkah?,memang nya seharusnya aku menyematkan di mana?."Haru bertanya dengan polos nya


"Wahhh...kau memang tak tau apa apa."Hani membuang wajah nya,padahal ia sedang menyembunyikan senyum kebahagiaan nya


"Ahhhhh,apa ini gagal lagi?."Haru kesal ia mengacak acak rambut nya.


Hani tersenyum mendengar gumaman Haru,ia tidak menyangka mendapat kan lamaran semanis ini,Haru yang begitu tak tau apa apa tentang hubungan,membuat semua hal yang di lakukan Haru terasa tulus tanpa di buat buat,dan ia berfikir hanya dialah gadis di dunia yang mendapat kan lamaran seperti ini,dan itu membuat nya sangat bahagia


"Aku mengantuk aku ingin tidur."Hani


"Baiklah,ayo kita tidur saja,aku sudah kehilangan mood nonton film lagi."Haru menggandeng tangan Hani,ia membawa nya berjalan kearah kamar nya,karna sadar Haru akan membawanya kemana,Hani berhenti


"Kenapa?."Haru heran


"Lepaskan tangan ku,aku akan tidur di kamar itu."Hani menunjuk kamar tamu


"Tidak boleh!,kau tidur di kamar ku saja."Haru langsung dengan tegas menolak


"Heyy..kenapa tidak boleh,di rumah mu kan ada dua kamar,kenapa aku harus tidur di kamar mu?."Hani


"Kamar itu pintu nya rusak."Haru

__ADS_1


"Aku tidak masalah,asal kan masih bisa di tutup aku tidak keberatan."Hani


"kamar itu lampunya mati."Haru masih mencari alasan


"Aku tidak takut gelap."Hani


"Apa...kalau begitu kamar itu ada kecoak nya,kau tak mungkin berani kan?"Haru


"Apa,kecoak,kau bilang kecoak?."Hani mulai gusar


"Iya di kamar itu jadi sarang kecoak."Haru mengangguk angguk


"Haeyyy...apa kau pikir aku bodoh?,rumah sebersih ini mana mungkin ada kecoak,sudah lah jangan buat buat alasan lagi,aku akan tidur di kamar itu saja."ucap Hani


"Hahh...apa ini,kenapa tidak berhasil juga?,apa tidak ada hal yang kau takuti?."Haru kesal


"Ada."Hani menjawab


"Apa itu?."Haru penasaran


"Kehilanganmu."Hani menjawab dengan senyum manis nya


Haru menahan senyumnya,ia merasa bangga dengan diri nya sendiri


"Baiklah kalau begitu tidur lah."Haru berucap


"Apa ini,apa semudah itu saja cara ku membujuk mu?."Hani lalu menuju ke kamar tamu,tapi di hentikan oleh Haru


"Tidurlah di kamar ku!."Haru


"Heyyy apa maksumu?,aku bilang begitu bukan berarti kita harus tidur satu kamar."Hani


"Aku bilangkan tidur lah di kamar ku,bukan tidur satu kamar dengan ku,auhhh pikiran mu itu sangat liar ya."Haru menggoda Hani


"Apa..!!"Hani menaikan suaranya


"Oke oke,tidurlah di kamar ku saja,aku akan tidur di kamar tamu,bagaimana pun ranjangku lebih baik untuk mu."Haru


"Kenapa begitu,aku tidak masalah dengan ranjang apapun."Hani


"Ranjang bukan lah alasan satu satunya,kamar itu sangat sering di pakai tidur oleh Dion dan Semi,aku tak rela kau tidur di ranjang bekas mereka."Haru


"Hahhh,alasan mu sangat tidak bisa di mengerti,baiklah karna kau yang menyuruh ku menggunakan kamar mu,maka akan ku pakai tanpa sungkan."Hani lalu menuju kamar Haru,tapi saat ia mau membuka pintunya Hani berbalik ke arah Haru,ia berhenti pas di hadapan Haru,lalu menjinjitkan kaki nya dan~~~~


"Cupppppp"


jangan lupa like favorite dan vote ya😊


jangan lupa juga tinggalkan komentar👇


dan jangan lupa follow akun author 👌

__ADS_1


__ADS_2