
Hari berikut nya Haru menyuruh salah satu pengawal nya untuk mencari info tentang Hani,dari keluarga,pekerjaan,teman,pendidikan,lingkungan bahkan kekasih nya pun tidak luput dari perintah Haru
"Cari semuanya jangan ada yang terlewat kan,beri info sekecil apa pun pada ku."ucap Haru datar
"Baik tuan muda,saya mengerti."jawab pengawal yang berbadan kekar dan sangar itu,lebih tepat nya kalian bisa menyebut nya manakutkan
Karna mengingat Haru adalah Tuan muda dari group Conch,keselamatan nya adalah prioritas bagi semuanya,ia selalu memiliki pengawal pribadi di sekililing nya,kebanyakan dari mereka adalah mantan pasukan kusus yang sudah tidak di akui lagi keberadaan nya oleh negara,dan orang orang jarang bisa melihat keberadaan mereka, mereka selalu mengawasi dari kejauhan, karna Haru tidak suka terlalu di kerumuni banyak orang
___________________________________________
"Hani,kamu udah nggak papa,kalau kamu masih belum sehat istirahat aja dulu,nanti aku bantu ajukan sama manager"ucap Loly
"Aku udah baik,lagian aku udah sering izin,aku nggak enak sama yang lain."jawab Hani
"Nggak enak kenapa,kamu kan sakit bukan nya di sengaja,yang penting kan manager ngizinin."ucap Loly lagi
"Itu lah yang bikin aku tambah nggak enak,karna manager kita itu Sian,temen baik ku sendiri,mereka pasti berfikir lebih buruk lagi,sudah lah aku nggak mau bahas ini lagi,aku mau kerja dulu,kamu juga kerja sana,jangan mentang mentang atasan kita pacar mu kamu mau santai santai ya."ucap Hani sambil tertawa
"Baik yang mulia,kata kata mu adalah perintah bagiku."ucap Loly sambil membungkuk kan badan nya
Mereka tertawa bersama
____________________________________________
Saat malam di rumah Haru
Haru memegang beberapa kertas yang berisikan riwayat hidup Hani,ia melihati satu persatu kertas itu
"Jadi dia yatim piatu sejak SMA?."ucap Haru
tiba tiba terbersit sedikit rasa kasihan di hatinya,ia membayangkan sekeras apa kehidupan nya di masa muda,saat ia di tinggal kan kedua orang tua nya secara bersamaan,dan tidak memiliki sanak saudara
apalagi dia seorang wanita
"Prankkkk"suara dari luar ruangan terdengar
Haru memutuskan untuk keluar,dan ia melihat kedua teman nya sudah berada di ruang tamu dengan keadaan mabuk,semi masih sadar walau pun ia berbau alkohol,dan Dion sudah sangat tidak karuan ia bernyanyi keras dan tidak jelas,berjalan kesana kemari hingga menabrak barang barang yang ada,hingga menimbulkan suara pecahan
"Heyyyyy,sobat suci ku kau masih belum tidur rupanya,ucap Dion menghampiri Haru dan langsung merangkul Haru
"Ahh,apa yang ku bicaran,hahaha kau bukan orang suci lagi hahaha."Dion terus berbicara
"Minggir,kau sangat mabuk."Haru memental kan tubuh Dion ke sofa dengan sekali dorongan
"Kami menginap disini malam ini,aku sangat tidak tahan mendengar nya berteriak teriak meminta kesini seperti orang gila."ucap Semi
__ADS_1
Semi dan Dion memang sering menginap
"Hmm,apa kau menyetir sendiri kesini?."tanya Haru,ia selalu menanyakan itu kepada orang terdekat nya,saat mereka datang dalam keadaan mabuk,karna ia memiliki masa lalu yang buruk tentang itu
"Tidak,aku diantar supir ku."ucap Semi
"Ya sudah,aku akan membawa nya ke kamar."ucap Haru
Haru membawa Dion kekamar meninggal kan semi yang masih berdiri,karna Semi masih belum mengantuk ia pergi ke ruang kerja Haru,ia mencari rokok milik Haru ke meja kerja,dan di lihat nya kertas yang di periksa Haru tadi,semi membaca sambil mengerut kan alis nya
"Untuk apa Haru mengurusi hal seperti ini?."gumam Semi pelan
"Berikan."tiba tiba Haru datang dan merebut kertas yang di baca Semi
"Heyy,aku belum selesai membaca nya."ucap Semi
"Kau tidak perlu membaca nya,itu tidak penting."ucap Haru lagi,sambil duduk di sofa yang ada di ruang kerja nya
"Siapa itu?."tanya Semi kepo
"Bukan siapa siapa."jawab Haru
"Haruuuu,katakan pada ku siapa itu?,kau tidak mungkin mempunyai berkas tentang seseorang jika bukan siapa siapa."semi terus menggoda Haru
"Haru kau pikir aku baru mengenal mu dua hari ya,sejak kapan kau mengurusi tentang karyawan mu?,sedangkan memilih sekertaris pribadimu di kantor saja kau tidak mau ikut campur,dan juga kertas itu tidak terlihat seperti CV,hmhm?."desak Semi sambil menaik turun kan alis nya
"Sial,kenapa anak ini harus datang malam ini."Batin Haru
"Sudah ku bilang itu bukan apa apa,berhentilah bertanya."ucap Haru
"Bukan kah kau bilang kesini ingin menginap,tidur lah sana berhenti menggangguku."Haru berdiri keluar dari ruang kerja nya,Semi yang tidak menyahut kata kata Haru pun ikut keluar ruangan dan membuntuti Haru
Saat di depan pintu kamar Haru berhenti,ia menengok kebelakang,di lihat nya Semi yang mengikuti nya
"Ku bilang tidur lah sana,kenapa kau mengikuti ku?."ucap Haru
"Kau pikir aku sedang apa,aku mau tidur sekarang."jawab Semi
__ADS_1
"lalu kenapa kau mengikuti ku?."ujar Haru
"Ya aku mau tidur di kamar mu."Semi lalu membuka pintu kamar Haru dan masuk
Rumah Haru memang hanya memiliki dua kamar saja
"Memang siapa yang mengizin kan mu tidur di kamar ku hah,maksud ku tidur lah dengan Dion."Haru sedikit meninggi kan suara nya
"Ayolah kenapa kau pelit sekali sih,aku kan hanya numpang tidur di ranjang mu,tidak akan merugikan mu,lagi pula Dion itu tidur nya mengerikan,apalagi saat mabuk,kau sendiri juga tau kan,hii membayangkan nya saja sudah membuatku merasa jijik."ucap Semi
Dion memang memiliki kebiasaan sangat aneh saat tidur,apalagi saat mabuk ia akan tidur sambil melepasi semua pakaian nya,dan akan meraba raba orang di sampingnya
Semi lalu merebah kan tubuh nya di ranjang
"Hahhh,ini sangat nyaman,aku sangat lelah hari ini."ucap Semi sambil menutup matanya
Haru yang sudah tidak bisa berkata kata lagi hanya memandang dan memijat pangkal hidung nya
"Kurasa aku harus mengganti pin rumah ku."Haru menggerutu
Haru menyusul merebah kan tubuh nya di samping Semi,ia menengok ke arah Semi dan menarik nafas panjang
Tiba tiba semi merangkul Haru yang tidur telentang
"Haru cepat katakan siapa gadis itu,aku benar benar penasaran hm?."ucap Semi dengan mata berbinar binar mengharap jawaban dari teman nya itu
"Kau ingin aku menendang mu dari kamar ini,kau pilih saja mau tidur dengan Dion atau di sofa."jawab Haru mengancam tanpa memandang Semi
"Baik lah,aku tidak bertanya lagi."semi lemas
"Kau tidak mau melepas ku,kalau mau begini terus lebih baik kau tidur lah dengan Dion,aku yakin sekarang dia sudah telanjang bulat menunggu seseorang untuk di raba."ucap Haru nadanya yang sudah marah karna Semi tidak melepas kan pelukan nya
"Ahhh,maaf kan aku sayang aku pikir kau malam ini mengingin kan ku."ucap Semi sambil menutup mulut nya dan berbicara seperti perempuan
"kauuuu."Haru duduk dari tidur nya memandang Semi marah
"Hahahaa oke oke,aku akan berhenti tidur lah kau pasti butuh tenaga yang lebih untuk urusan gadis itu besok."ucap semi sambil membalikan tubuh nya membelakangi Haru
Haru hanya menghela nafas,dan kembali merebah kan tubuh nya
__ADS_1
jangan lupa like dan favorite ya😊😊