Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 38


__ADS_3

"Hah...akhirnya aku bisa melihat mu"ucap Haru lirih


 


Dilihat nya Hani yang berjalan pelan di trotoar ia menuju halte bis,ia menunggu bis datang sambil duduk,Haru melepas kan sabuk pengaman mobil nya,ia meraih topi berwarna hitam dan turun dari mobil dan berjalan menuju di mana Hani duduk


Ia berdiri beberapa meter dari Hani,setelah bis datang,Hani naik dan di ikuti oleh Haru,Haru duduk di bagian belakang bis,agar tidak terlihat oleh Hani,ia hanya memangadangi bagian tubuh belakang gadis yang terlihat sangat lesu itu


 


"Sampai kapan kau akan terus bekerja?".batin Haru


 


Sesampai nya Hani turun dari bis,ia perlu 10 menit berjalan untuk sampai di rumah nya,Haru terus mengikuti gadis di depan nya dengan tetap menyembunyikan wajah nya di balik topi,karna ia hanya ingin melihat gadis itu saja,tapi saat masuk gang Hani yang berjalan di depan Haru beberapa meter tidak terlihat,Haru sedikit berlari agar ia bisa melihat gadis itu Dan


"kenapa kau mengikuti ku?".tiba tiba Hani muncul di hadapan Haru


Haru terkaget ia diam menatapi wajah Hani,ia tidak menyangka kalau Hani mengetahui ia mengikuti nya


 


"kenapa kau berfikir aku mengikuti mu?".jawab Haru santai


"lalu,kenapa kau disini?".tanya Hani lagi


"aku..aku punya kenalan yang tinggal di lingkungan ini,aku mau pergi kesana".ucap Haru


"aaa...kalau begitu pergilah"ucap Hani sambil menunjukan gang yang mereka lewati


"baiklah,aku akan pergi"Haru lalu berjalan lurus di gang itu,dan Hani pun berbalik berjalan ke gang lain,karna itu memang bukan gang arah rumah nya


"ahhh...sial,aku hanya ingin melihat nya,kenapa aku malah berjalan ke arah ini?,hah...masa bodo lah,aku ikuti dia saja lagi".gumam Haru yang menggosok tengkuk nya,karna kesal oleh ulah nya sendiri


Haru yang melihat Hani pergi ke jalan lain,ia pun berbalik dan menyusul Hani


 


"tunggu..".suara Haru terdengar


 


Hani menengok ke arah suara


"kenapa?,bukan kah kau bilang ingin pergi ke tempat teman mu?"tanya Hani


"itu..itu aku sebenarnya,aku tidak begitu tau rumah nya"ucap Haru


"apa maksudmu?".tanya Hani mengerutkan dahi nya


"apa aku bisa ke rumah mu saja?".Haru mengucapkan asal,pikiran nya sudah tidak bisa ia kendalikan lagi,segala keyakinan tentang wanita yang ia pegang dari dulu dan semua rasa gengsi yang ia junjung tinggi selama ini,tiba tiba runtuh di hadapan Hani


"kenapa kau ingin ke rumah ku?".Hani masih bingung


"kenapa kau banyak tanya?,kau cuma harus bilang boleh atau tidak begitu saja".ucap Haru


"tidak"Hani langsung menjawab

__ADS_1


"apa..."Haru mengedip kan mata nya berkali kali karna tidak percaya


"walau kau tidak mengizinkan nya,aku akan tetap pergi ke rumah mu!!".ucap Haru berjalan pergi lebih dulu


"heyyy...kenapa kau semau sendiri?,aku kan bilang tidak boleh...."Hani terhenti karna Haru tiba tiba berbalik berdiri di hadapan nya,dan langsung mengambil tas yang di bawa Hani


"akan ku bawa ini"Haru merebut tas Hani membawanya dan kembali berjalan lagi


"orang ini..hahhhh..sudah lah,aku sudah tidak punya tenaga untuk berdebat dengan mu".gumam Hani yang hanya bisa di dengar oleh nya sendiri


Mereka berjalan pelan tapi Haru masih berjalan lebih dulu,karna merasa bukan ini yang ia inginkan,Haru melambat kan langkah nya agar Hani bisa menyusul,dan akhirnya mereka berjalan beriringan


"sebenar nya siapa teman mu,aku cukup lama tinggal di lingkungan ini,mungkin aku bisa membantumu"ucap Hani memulai pembicaraan


 


"tidak perlu,aku mau ke rumah mu saja"Haru menjawab seperti biasa saja


 


Hani memandangi Haru tanpa sadar


"kau,apa kau sengaja melakukan ini?".batin Hani


"kenapa kau pulang larut begini?"tanya Haru


"aku lembur".jawab Hani


"apa kau tidak lelah,kau kan bisa meminta bantuan rekan kerjamu".imbuh Haru


"kandungan mu sudah membesar,kenapa tidak berhenti kerja saja"ucap Haru


"haha,kalau aku berhenti bekerja,lalu bagaimana aku bisa menyambung hidup?".ucap Hani


Haru terdiam dan menghentikan langkah nya


"kenapa?,kenapa berhenti?,apa ada yang salah?".tanya Hani


Haru diam,di pandanginya wajah cantik Hani yang polos dan terlihat sangat letih


"tidak..tidak ada,apa kau sudah makan malam?".tanya Haru


Hani hanya menggeleng


"benarkah?,bagaimana kalau kita makan malam dulu,aku juga sangat lapar sekarang?".tanya Haru


Mendengar Haru mengajak nya makan malam,Tiba tiba Hani bersemangat,dan tanpa ada fikiran untuk menolak


"kalau begitu bisa kah kau memasak untuk ku?".tanya Hani,ibu hamil ini memang sadar bahwa ia sangat menyukai makanan yang di masak oleh Haru


"apa memasak?".Haru tidak menyangka kalau Hani akan mengatakan itu,karna sebenarnya ia berencana mengajak nya makan di luar


"kenapa?,kau tidak mau?,ah..maaf kan aku,seharus nya aku tidak mengatakan itu".Hani tertunduk lemas


"siapa bilang aku tidak mau,ayo cepat ke rumah mu aku akan mebuatkan makanan untuk mu"Haru mengucap kan dengan senyum nya yang hangat


"Deg,deg,deg"jantung Hani berdetak kencang melihati wajah Haru yang sangat tampan saat tersenyum,di tambah lagi ia mengenakan topi dan pakaian casual yang membuat nya terlihat sangat berbeda dari hari hari sebelum nya,yang selalu terlihat serius,pemandangan itu membuat dunia Hani teralih tiba tiba

__ADS_1


"apa ini,kenapa dia tersenyum seperti itu di depan ku,sadar lah Hani..."batin Hani sambil memegangi dada nya


"Hani..Hani,apa kau mendengar ku?".Suara Haru membuyar kan pandangan nya


"hahh..iya,iya..e..ayo kita pergi".Hani kelabakan karna ketahuan melamun


Saat di rumah


"apa yang kau punya?".tanya Haru


"entahlah,aku tidak begitu tau".jawab Hani


"apa maksudmu,kenapa kau tidak tau isi kulkas mu?".tanya Haru


Hani hanya tersenyum cerah sambil menggelang


"hahh...Harus nya kau mulai memperhatikan hidup mu sendiri,apalagi sekarang kau itu sedang hamil,kau harus memperhatikan semua asupan nutrisi yang masuk kedalam tubuh mu,karna yang kau makan bukan untuk dirimu sendiri sekarang".Haru berbicara tanpa berfikir,ia hanya mengatakan apa yang terlintas di otak nya saja,sambil membongkar isi kulkas Hani


Hani diam mendengar kata kata Haru,ia merasa hatinya sangat hangat,ia memandangi Haru yang memilah bahan bahan di kulkas nya sambil tetap berdiri,dan tanpa ia sadari ia tersenyum


"kenapa hari ini kau tidak menyebal kan seperti biasanya?". Hani berbicara tapi sedikit pelan


"hmm..apa,aku tidak mendengar mu".Haru memang tidak mendengar apa yang di katakan Hani


"hah..tidak,tidak ada,aku hanya berbicara sendiri"ucap Hani sambil mengibas ngibas kan telapak tangan nya


"kau istirahat lah dulu,aku akan memasak untuk mu".ucap Haru menyuruh Hani


Hani hanya mengangguk dan pergi untuk membersiht kan tubuh nya


Setelah beberapa saat Hani selesai ia mengdatangi Haru yang masih sibuk


"ada yang bisa ku bantu?"tanya Hani


"tidak,tidak...tidak perlu,kau duduk dan tunggu lah saja,kau terlihat sudah lelah"jawab Haru


"apa maksudmu,kau itu tamu,masak aku membiarkan tamu memasak sendirian"ucap Hani


"kalau begitu kau jangan menganggap aku sebagai tamu bagaimana?".ucap Haru menghadapkan tubuh nya pada Hani sangat dekat,yang membuat Hani terkaget


"apa...lalu,lalu aku harus menganggap mu apa kalau bukan tamu?".ucap Hani


"mm....teman mu mungkin?".Haru menjawab sambil memutar bola mata nya dan mengacak pinggang nya


"aku tidak mau maenjadi teman mu".ucap Hani cepat sambil membuang wajah nya ke arah lain


 


"Bagaimana kalau kekasih mu,hmmm?".


"Doenggggggg"


jangan lupa like favorite dan vote ya😊😊😊


jangan lupa juga tinggalkan komentar👇👇


 

__ADS_1


__ADS_2