
Keesokan hari nya,Haru bangun lebih pagi dari biasanya,saat memakai baju kerja nya,ia bernyanyi nyanyi kecil,senyum kecil nya tak pernah lepas dari wajah nya,sampai ia menuju ke meja makan pun ia tetap bersikap sama,membuat kedua asistent rumah tangga nya bingung
"tuan,apa anda baik baik saja?."Tanya bibik
"hmm...iya aku baik baik saja bik.".jawab Haru malah menambah lebar senyum nya kepada bibik nya
"ahh...bagus lah kalau anda baik baik saja".jawab bibik masih dengan wajah bingung
"apa yang kau masak pagi ini bik,cepat sajikan".ucap Haru
"apa tuan,bukan kah anda melarang saya membuat sarapan saat pagi,karna anda jarang sarapan?".tanya bibik terkejut,ia tiba tiba takut kalau tuan muda nya itu marah
"benarkah?,Apa aku mengatakan itu?".tanya Haru
"iya tuan,tapi kalau tuan mau menunggu akan saya buat kan sarapan sebentar".ucap bibik
"tidak..tidak,..tidak perlu bik,aku baru ingat akan sarapan di tempat lain".ucap Haru seraya berdiri meninggalkan rumah dan melajukan mobilnya dengan semangat
____________________________________________
Dirumah Hani masih siap siap untuk berangkat kerja,Hani pun juga tak kalah berbunga bunga,entah kenapa sedari dia bangun dari tidur nya ia merasa hari nya begitu ringan,semua rasa lelah di tubuh nya juga menghilang
Saat ia keluar dari rumah, di lihat nya pria yang bersandar di mobil mewah di halaman apartement nya,ia menggunakan pakaian kerja yang sangat pas dengan tubuh nya,badan nya yang tinggi dan rambut nya yang rapi membuat mata Hani tidak berkedip,di tambah lagi tubuh nya yang di sinari matahari pagi membuat pemandangan di hadapan nya terlalu sempurna
"ada apa Hani,apa kau benar benar menyukai nya,kenapa kau seperti nya sangat bahagia melihat nya?".Hani bergumam sendiri
Haru baru menyadari gadis yang ia tunggu sudah keluar ia pun menghampirinya
"kenapa lama sekali"Haru langsung memberikan pertanyaan
"apa,kenapa kau disini pagi pagi begini?".ucap Hani
"apa maksudmu,bukan kah sudah ku bilang,mulai sekarang aku akan mengantar mu bekerja".ucap Haru yang terus saja memberikan senyumanya saat berbicara dengan Hani,membuat Hani salah tingkah
"aku kan tidak setuju dengan hal itu,lagi pula mengantar ku tiap Hari akan sangat merepotkan mu".ucap Hani
"tidak...aku tidak merasa repot".ucap Haru sambil menggelengkan kepala nya
"sudah lah,ayo jalan kita pergi sarapan dulu".ucap Haru
Mereka masuk mobil dan pergi kearah kantor Hani
"apa tidur mu nyenyak?".tanya Haru
Hani hanya mengannguk
Saat di mobil kedua nya berbincang bincang ringan,tidak ada lagi ketegangan seperti sebelum nya,saat di perjalanan Haru menghentikan mobil nya di parkiran tempat berbagai kedai makanan pagi
"Hani katakan padaku kamu ingin makan apa?".tanya Haru menghadap kan tubuh nya ke arah Hani yang masih duduk di kursi mobil nya
"iya..entah lah,emmm..ku rasa blue ingin makan sandwich isi telur saja".ucap Hani dengan senyum manis nya
"blue?...maksudmu siapa?".Haru bertanya
"ahh...kau belum tau ya,perkenal kan,dia adalah blue".Hani menunjuk perut nya yang buncit
__ADS_1
Haru terdiam sejenak,ia menatapi perut Hani dengan pandangan yang tidak bisa di jelaskan
"kenapa?,kenapa kau diam?".Hani bersuara
"ah..tidak,aku aku hanya ..entah lah kenapa aku tiba tiba begini,jadi namanya blue,apa dia laki laki?".ucap Haru antusias
"entah lah,aku belum tau jenis kelamin nya,hanya saja aku suka memanggil nya begitu".Hani menjawab
"begitukah,itu sebutan yang bagus".ucap Haru bangga, sambil mengannguk angguk kan kepala nya
"kalau begitu ayo kita turun".ucap Haru
Mereka berdua turun dan duduk di meja kecil yang sudah tersedia di kedai tsb,saat sarapan mereka di suguh kan dengan pemandangan pagi yang sejuk,karna memang tempat mereka makan bertema alam,banyak orang yang berlalu lalang untuk membeli sarapan atau hanya sekedar lewat
Saat makanan mereka datang,Hani bingung dengan terus memutar sandwich yang ia pengang,Haru yang melihat nya bertanya
"ada apa?".tanya nya
"ini..ukuran sandwich ini terlalu besar,aku bingung harus memakan nya dari sisi mana".jawab Hani
Haru yang mendengar ucapan Hani tiba tiba tertawa lepas,tawa nya cukup keras membuat orang di sekelilingnya menengok ke arah nya
"kenapa?,kenapa kau tertawa seperti itu?,apa ada yang lucu?".tanya Hani
"tidak tidak".Haru menghentikan kata kata nya dan tertawa lagi,membuat Hani semakin bingung
"heyyy...Haru hentikan...ada apa dengan mu,apa kau tidak lihat orang orang melihat ke arah kita".ucap Hani memegangi lengan Haru,memberikan tanda agar pria itu berhenti
"lucu?,....apa nya yang lucu?".tanya Hani mengerut kan dahi nya
"entah lah,kurasa alasan mu bingung memakan nya sangat lucu".ucap Haru
"apa...kau menganggap hal seperti itu lucu?".ucap Hani
"hmmm"Haru mengangguk
"ku rasa saat kau bersama ku,itu akan selalu mebawa tawa ku yang lama tidak kulakukan".ucap Haru yang menghilang kan tawa nya
"apa yang kau bicarakan?,aku tidak sehebat itu".ucap Hani sambil menunduk
Haru menatapi wajah Hani yang memerah lagi karna malu,di lihat nya gadis di hadapan nya yang masih sedikit kesusahan dengan makanan nya
Setelah selesai sarapan kedua nya melaju lagi ke arah kantor Hani,saat masih setengah km dari kantor nya Hani tiba tiba berkata
"stoppp"
"ada apa?,kenapa berhenti?".tanya Haru
__ADS_1
"itu,aku turun di sini saja"ucap Hani
"kenapa?,ini masih belum sampai kantor mu".ucap Haru
"tidak,tidak,jangan mengantar ku sampai ke kantor,aku tidak mau ada yang melihat".ucap Hani
"apa,memang nya kenapa?,kau malu di antar oleh ku,atau kau malu di antar dengan mobil biasa ini,kalau begitu besok aku akan mengantarmu dengan mobil lainya".ucap Haru
"apa yang kau bicarakan?,kenapa kau berfikir jauh sekali,aku memang tidak mau ada yang melihat mu,tapi bukan karna malu apalagi karna mobil mu,aku hanya tidak mau ada gosip lagi,akhir akhir ini,banyak sekali gosip tentang ku,jadi aku tidak mau lagi jadi bahan pembicaraan di kantor, dan lagi kenapa kau bilang mobil mu ini mobil biasa?,hah...kau benar benar tidak bisa mensyukuri apa yang kau miliki".ucap Hani
"begitu kah,tapi ini masih cukup jauh".ucap Haru
"tidak aku hanya perlu berjalan 10 menit saja,terimakasih untuk tumpangan dan sarapan nya,semoga hari ini pekerjaan mu lancar" ucap Hani lalu turun dari mobil,ia menengok ke kanan dan ke kiri melihat lihat siapa tau ada orang yang mengenali nya
Hani berjalan pelan menyusuri trotoar,tapi saat berjalan ia sama sekali tidak tenang,karna saat ia turun dari mobil,Haru bukan nya pergi malah mengikuti Hani pelan dengan mobil nya,ia melajukan mobil nya pelan mengikuti laju jalan Hani,ia membuka kaca mobil nya dan terus memandangi Hani yang berjalan pelan
"apa yang ia lakukan kenapa dia malah seperti ini"Hani bergumam terus menunduk
Hani benar benar ingin meneriakinya sekarang,agar pria itu pergi,tapi karna semakin dekat dengan kantor nya,semakin banyak orang orang yang mengenali nya,jadi ia memutuskan diam dan pura pura tidak tau saja
"bukan kah itu Hani?"ucap Sian
"iya,kenapa dengan nya?,kenapa ia berjalan menunduk seperti itu?".jawab Loly
Kedua teman Hani ini juga baru saja sampai,mereka masih di dalam mobil mau masuk ke halaman kantor
"tunggu Sian,ada apa dengan mobil itu,kenapa ia terlihat mencurigakan?".tanya Loly
"benarkah?".Sian Lalu menghentikan mobil nya di parkiran mobil,mereka mengamati teman nya yang masih berjalan,dan tak luput memperhatikan mobil yang mengikuti Hani
Loly yang bermata elang menangkap sosok pria yang ada di dalam mobil
"astaga..Sian".Loly setengah berteriak dan mencengkram tangan Sian
"ada apa..ada apa..kenapa?".Sian terkejut
"itu..bukan kah itu pria yang bernama Haru waktu itu,kenapa..ah maksud ku apa yang ia lakukan?".ucap Loly yang cukup kesusahan mengucap kata kata yang ingin ia ucap kan karna kaget
"benarkah?".Lalu Sian mencoba mengamati mobil tsb,dan ia juga melihat pria yang sama di lihat oleh keksaih nya
"kau benar Loly,ada apa dengan nya,apa yang ia lakukan?".ucap Sian
"apa dia mau mencelakai Hani?".ucap Loly
"apa..apa yang kau katakan?".jawab Sian
"ahh sudah lah,lebih baik kita hampiri saja"ucap Loly ia menarik lengan Sian agar ikut dengan nya menuju ke arah Hani
"Haniii!!
jangan lupa like favorite dan vote ya😊😊😊
__ADS_1
jangan lupa juga tinggal kan komentar👇