
"Sebenarnya,apa yang anda ketahui?.Hani bertanya tapi tetap menunduk
"hah..".Semi terkejut dengan pertanyaan Hani
"saya merasa tidak yakin kalau anda berada di sini itu kebetulan,apa yang anda rencanakan?,apa ini perintah teman anda yang bernama Haru itu?".tanya Hani lagi
"hahh...baiklah,karna ku rasa aku tidak bisa berpura pura lagi,jadi aku akan menanyakanya,apakah...."Semi terpotong
"bukan,anak yang ku kandung bukan anak nya".Hani merasa tau apa yang akan di tanyakan Semi
"heyy..aku belum selesai bicara,kenapa kau berfikir aku akan menanyakan itu?".ucap Semi
"lalu memang apa ada hal lain yang akan anda tanyakan selain hal ini?".Hani masih kekeh dengan keyakinan nya
"iya...memang aku mau menayakan itu,tapi kalau bukan Haru lalu siapa ayah nya,kalau tidak salah dengar, nona tadi mengatakan kalau tidak ada yang tau si...."Semi terpotong lagi
"apa aku terlihat seperti lelucon bagimu?,Hani memusatkan pandangan nya ke arah Semi terlihat ia nampak tidak senang dengan pertanyaan Semi
"apa...apa maksudmu,kenapa kau berfikir begitu?".tanya Semi bingung
Hani benar benar sangat marah saat ini,mata nya mulai berkaca kaca karna memendam kesal,lalu ia beranjak pergi meninggalkan Semi tanpa berkata apa pun,saat ia sampai di halaman kafe
"kenapa?,kenapa kau tak mau mengatakan nya?,kalau itu memang Haru,kenapa kau tidak jujur saja,apa kau fikir Haru itu akan melakukan hal buruk pada mu?".Semi masih belum menyerah
Hani terhenti dari langkah nya
"berapa kali ku katakan pada kalian,bayi yang ku kandung ini tidak ada sangkut paut dengan nya,kumohon kalian berhentilah mengganggu ku,bisa kah kalian membiarkan ku tenang,katakan padanya aku akan menjaga nya dengan baik,aku tidak akan meminta apa pun dari nya,jadi tolong jangan membuat ku takut".Hani tidak bisa menahan air matanya,ia lalu kembali berjalan meninggal kan Semi
kata kata Hani malah membuat Semi semakin yakin jika dugaan nya benar,hanya saja ia tidak tau kenapa gadis ini terlihat sangat takut jika dirinya tau kalau itu adalah anak Haru
"sebenar nya apa yang kau takut kan?".batin Semi
___________________________________________
Sesampai nya di kantor Hani berjalan dengan pandangan nya yang kosong,ia melewati Sian dan Loly yang berdiri di hadapan nya tanpa sadar
__ADS_1
"Hani..kamu baru datang?".tanya Loly,tapi ia sama sekali tidak mendapat respon dari Hani,ia berjalan lurus menuju meja kerja nya dan langsung duduk
"Sian,kurasa Hani benar benar marah padaku".ucap Loly sedih
"jangan berfikir seperti itu,ayo kita hampiri dia".jawab Sian
Mereka berdua menghampiri Hani yang masih jauh di dalam pikiran dan lamunan nya
"Hani,apa kamu baik baik saja?".tanya Sian saat sudah di samping Hani,tapi Hani tetap tidak merespon
"Hani,Hani,apa kamu mendengar ku?Sian lalu memegang pundak Hani
"hah...iya,iya,bos ada apa?".Hani terperanjat dari lamunan nya
"Hani,kamu kenapa?,kamu masih marah sama aku ya?".tanya Loly yang menundukan kepala nya, terlihat suatu penyesalan di wajah nya
"apa maksudmu Loly,kenapa aku marah padamu?".ucap Hani
"masalah semalam aku salah,aku......"Loly terpotong
"sudah lah Loly,kamu nggak salah kok,hal itu juga nggak kamu sengaja,jadi nggak ada yang perlu di salah kan".jawab Hani
Hani hanya menjawab dengan menggelengkan kepala nya
"Hani,boleh kah aku memberi saran pada mu?".tanya Sian
Hani mendongak kan kepala nya,karna memang posisi Sian dan Loly berdiri
"Hani, kenapa tidak kamu katakan saja pada nya,kulihat ia bukan tipe orang yang akan berbuat jahat,coba berfikirlah rasional,saat blue tumbuh nanti,ia pasti membutuhkan dan menanyakan ayah nya,terlepas ia menerima atau tidak keberadaan blue nantinya,setidak nya masih ada kemungkinan ia akan mengakui nya,dan itu akan baik untuk blue di masa depan,ia akan mendapat kan status yang jelas,aku tau apa yang kau takut kan,kau pasti berfikir hal hal seperti ia akan meminta mu menggugur kan atau merebut nya darimu bukan?",tapi bisa kah kamu membuang semua fikiran mu yang tidak berdasar itu?,kamu harus memikirkan blue,dan lagi,pria itu juga memiliki hak untuk mengetahui nya,karna blue bukan hanya anak mu seorang".Sian memberikan pengertian panjang lebar
"kenapa kamu seperti berpihak padanya?,setau ku setiap kamu bertemu dengan nya,kamu terlihat ingin mengajak nya bersitegang?".tanya Loly
"hahhh...."Sian membuang nafas panjang
"iya,aku memang tidak begitu menyukai nya,tapi aku juga sama sekali tidak membencinya,dia memang sedikit kasar dan semaunya sendiri,tapi kurasa dia bukan orang yang jahat"jawab Sian
__ADS_1
Hani yang mendengar hanya diam tertunduk,ia sangat paham apa yang di katakan teman nya adalah sebuah kebenaran
"ya aku tau,walau pun dia sedikit menyebal kan,tapi selama ini,dia memperlakukan ku dengan baik,dia bahkan membantuku saat di rumah nya,apa aku harus mengikuti kata kata Sian?,apa sebaiknya aku mengatakan saja padanya?".batin Hani
____________________________________________
Di tempat lain,Haru merasa tidak bisa fokus dengan pekerjaan,ia hanya membolak balik berkas yang ada di meja nya
"pak,anda ada jadwal pertemuan dengan klien kita dari negara P pukul dua siang"Jero menjelaskan jadwal yang akan di lakoni bos nya itu
"hmm"Haru hanya menjawab singkat
"baiklah pak,saya akan persiap kan semuanya"ucap Jero
"pergilah"Haru singkat
Haru yang tidak fokus sebenar nya berberfikir,kenapa pertemuan nya dengan Hani selalu berakhir tidak baik,selalu saja di antara kedua nya berakhir kesal dan marah,dan itu membuatnya tidak bisa mencari alasan untuk menemuinya lagi,dan yang membuat nya semakin heran adalah,ia tidak begitu penasaran lagi dengan bayi yang di kandung Hani,tapi ia lebih penasaran kepada Hani,ia lebih ingin melihat wajah cantik Hani,wajah nya yang sangat lucu saat kesal,wajah nya yang memerah saat malu,wajah nya yang sangat manis saat tersenyum,walau pun Hani tidak pernah tersenyum kepada nya,semua yang ia fikirkan tentang Hani menjadi magnet bagi keninginan nya untuk menemui gadis itu
"kenapa aku selalu memikirkan dia?,sedari kapan aku begini?,seseorang tolong katakan padaku,hal apa yang harus aku lakukan?".gerutu Haru sendirian
Ia melonggarkan dasi yang terikat rapi di leher nya,ia merasa putus asa dengan perasaan nya sendiri,ia menyandarkan kepala nya di kursi kerja,dan menatap langit langit ruangan kerja nya.
___________________________________________
Setelah beberapa hari berselang,pada pukul 06.30 malam,Haru yang tidak mendapat kan ide untuk menemui Hani melajukan mobil nya,ia menyetir tanpa tujuan dan tanpa ia sadari sudah berada di lingkungan kantor Hani,ia hanya duduk diam di sana tanpa melakukan apa pun,dan kurang lebih setengah jam ia tiba tiba sangat bersemangat,di lihat nya sosok gadis yang terlihat sangat lelah,gadis itu berjalan perlahan dan sangat berhati hati,ia yang sesekali membenarkan rambut nya yang tertiup angin,entah kenapa adegan yang di pandang oleh matanya itu terlihat sangat manis dan menggemaskan
"hahhh....akhirnya aku bisa melihat mu"
jangan lupa like favorite dan vote ya😊
jangan lupa juga tinggalkan komentar👇
__ADS_1
dan follow akun author oke👌👌