Orang Itu,Aku Mencintai Nya

Orang Itu,Aku Mencintai Nya
Episode 23


__ADS_3

Beberapa hari kemudian.....pagi hari di kantor


Hani yang tidak mendapat kan kabar dari calon pembeli nya (Haru) berfikir kalau ia mungkin memang tidak jadi membeli hunian tsb,tapi bukan nya sedih Hani justru sangat senang,itu artinya ia tidak akan bertemu lagi dengan pria itu,tapi ada sedikit yang mengganggu pikiran nya,karna ia tidak jadi membeli hunian itu apakah mungkin ia jadi melakukan ancaman yang waktu itu,saat di tengah lamunan nya ia di kaget kan dengan dering handphone nya


"drrrttt,drrrttt"


"siapa ini,aku tidak mengenali no ini"gumam Hani


"Halo selamat pagi"Hani menjawab


"selamat pagi apakah ini nona Hani?"sahut suara di seberang telpon


"ia dengan saya sendiri"Sahut Hani


"apakah pada jam makan siang anda ada di kantor nona?"tanya nya lagi


"ia saya ada di kantor"jawab Hani


"oh baik lah kalo begitu,akan ada yang mau saya sampai kan pada anda"ucap suara itu lagi


"ahh,tapi maaf ini siapa....." blum selesai Hani bberucap


"tuttt tuttt" handphone sudah di matikan


"apa apaan ini kenapa tiba tiba mematikan telpon,dia bahkan tidak bilang dia siapa,dasar orang aneh"Hani bergumam sendiri


"sudah pak,tapi kenapa saya harus ke kantor nya? kenapa tidak menyuruh nya saja langsung membawa kontrak pada anda?tanya jero,iya yang menelpon Hani adalah jero,tentu saja dengan perintah Haru


"aku mau kau amati lingkungan kerja nya"ucap Haru memerintah


"baik pak"jero sudah tidak terlalu berfikir keras lagi tentang bos nya itu,karna pada waktu nya nanti ia akan tau dengan sendiri nya,walau pun tidak begitu mendetail


_________________________________________


 


sejak hari di mana Hani satu mobil dengan Aril,gosip menyebar tanpa bisa di kontrol,banyak yang mengatakan bahwa mereka bersama lagi


 


dan itu jelas membuat Merry terbakar amarah,apa lagi semakin banyak nya orang yang bertanya pada nya semakin tidak bisa membendung kebencian nya pada Hani,tapi ia tidak bisa berbuat banyak,ia hanya bisa menjawab pertanyaan dengan jawaban tidak tau,seebenar nya ia sudah sangat ingin mengatakan bahwa Aril adalah kekasih nya sekarang,tapi Aril selalu melarang,demi menjaga nama nya di perusahaan


Begitu juga Hani,ia juga banyak mendapat kan pertanyaan yang sama,tpi ia hanya tersenyum tanpa menjawab,hal itu sengaja ia lakukan agar kedua orang yang menyakiti nya itu tidak merasa tenang,di tambah lagi loly yang selalu memberikan teka teki pada setiap orang yang bertanya


seperti"memang bagaimana menurut kalian,apakah mereka balikan atau tidak,Hani itu nggak mau cerita sama aku,jadi aku nggak tau,tapi kalau menurut aku sih kaya nya mereka balikan lagi"loly selalu memancing gosip agar semakin menyebar

__ADS_1


"loly sudah lah,berhenti membuat ini semakin membesar hm,kita sudahi saja,ku rasa ini sudah cukup untuk memberi pelajaran pada mereka"ucap Hani


"cukup apa nya,aku masih belum puas tau,apa kau lihat wajah Merry di parkiran pagi tadi,ia terlihat sangat marah dan berantakan,aku yakin ia tidak bisa tidur dengan benar hahaha"loly tertawa bahagia


"hahhh,terserah kamu saja,aku sudah tidak mau ikut ikut lagi"jawab Hani lalu melanjut kan pekerjaan nya


____________________________________________


Aril sebenar nya mendengar banyak gosip tentang nya di kantor,dan juga ia selalu mendengari keluhan Merry yang tak terima dengan gosip itu,tapi ia tidak begitu ambil pusing,malah yang ia pikir kan saat ini adalah Hani


"apakah Hani baik baik saja dengan semua gosip ini?,dia kan sedang hamil,bagaimana kalau kesehatan ya terganggu karna ia terlalu memikir kan nya?"gumam Aril di depan komputer nya


ia mengetuk ngetuk layar handphone nya dengan jari telunjuk,terlihat menimbang nimbang sesuatu


dan ia pun memutus kan menelpon Hani,tapi tidak ada jawaban,Hani memang sengaja tidak mengangkat karna ia tidak mau berurusan dengan mantan pacar nya itu,karna tak mendapat jawaban Aril mengirim kan pesan


"apa kamu baik baik saja?"


"jangan terlalu memikir kan gosip yang beredar"


"kamu harus jaga kesehatan mu dengan baik"


"kalau terjadi sesuatu kamu boleh telpon aku"


Aril terus menerus mengirim kan pesan berkali kali tapi tidak mendapat kan jawaban,lalu ia pergi ke kamar mandi di ruanganya


"apa dia ke kamar mandi"ucap nya pelan


ia lalu duduk di kursi kerja Aril dan melihat lihat handphone nya yang tertinggal di meja


betapa marah nya ia,setelah mendapati pesan yang Aril kirim kan pada Hani,ia mengepal kan tangan nya tanpa menunggu si pemilik handphone muncul ia keluar memutus kan pergi untuk memberi pelajaran pada Hani


_________________________________________


"selamat siang pak apa anda mencari saya"ucap Hani,yang mendapat kan telpon dari receptionist bahwa ada seorang pria mencari nya,Hani lalu pergi ke lobi untuk menemui pria yang di maksud


"ah,apa anda nona Hani?"tanya jero


"siapa wanita ini,kenapa pak Haru sangat tertarik dengan nya,dan juga dia sedang hamil"batin jero


"iya benar,apakah anda yang menelpon saya tadi pagi"tanya Hani


"benar,perkenal kan saya jero"ucap jero sambil mengulurkan tangan nya


"ah iya saya Hani"Ia menyambut tangan jero

__ADS_1


"kalau boleh tau ada urusan apa anda mencari saya"tanya Hani sopan


"mm,apakah kita harus berbicara seperti ini"ucap Jero


"ah,maaf kan saya,saya terlalu bingung sampai lupa kalau sedari tadi kita berdiri,kalau begitu mari duduk di sana"jawab Hani menunjuk sofa melingkar yang ada di lobi


"begini nona Hani,bos saya meminta anda untuk membawa kontrak hunian yang sudah beliau kunjungi kapan hari itu"ucap jero


"maksud anda bos anda yang mana ya pak?,saya tidak begitu mengingat"jawab Hani


"namanya Haru apa anda tidak mengingat nya?"jero sengaja hanya menyebutkan namanya tanpa mengatakan status bosnya karna itu juga perintah


Hani hanya menggeleng pelan,ia tidak ingat pernah menunjukan hunian kepada orang bernama Haru


"kalau boleh tau hunian yang mana yang anda maksud kan?"tanya Hani


"Hunian A"jawab jero


"hunian A.....hahhhh"Hani terkejut menutup mulut nya,ia ingat siapa yang di maksud jero,karna memang Hani tidak tau nama pria itu,makanya ia sulit mengingat nya


"bagaimana nona Hani anda sudah mengingat nya?tanya jero


"e..e... itu,iya saya ingat,nanti saya akan sampai kan pada manager saya"ucap Hani lemas


"maaf nona bos saya meminta anda lah yang membawa nya langsung,karna beliau tidak akan menandatangani kontrak jika itu di bawa oleh orang lain"ucap jero


"apa apaan ini,kenapa harus aku?"batin Hani kesal


Tapi ia berfikir lagi memang ini tugas nya,ia harus profesioanl,sedari awal memang ini tanggung jawab nya,jadi dia lah yang harus menyelesai kan nya sampai akhir,lagi pula ini adalah hunian A,jika ia bisa menjual 1 saja hunian ini,ia bisa mendapat kan bonus yang lumayan,dan juga sian pasti juga akan sangat di puji oleh bos nya


"baik lah pak jero,di mana saya harus menemui bos anda?"ucap Hani


"saya akan mengirim pesan pada nona Hani di mana dan jam nya"ucap jero


"baik lah"ucap Hani


"karna saya rasa urusan saya sudah selesai saya permisi dulu"ucap jero


lalu mereka berdiri dari duduk nya dan tiba tiba


 


"Haniiiiiiiiiii"


jangan lupa like favorite dan vote ya😊😊

__ADS_1


 


__ADS_2