
Hari ini adalah Jadwal pemeriksaan kandungan Hani,ia pergi kerumah sakit tempat biasa ia pergi,Hani izin setengah hari dari pekerjaan nya
"Baby blue baik baik saja nona."ucap dokter wanita yang masih muda itu
"Syukur lah,tapi dokter sampai usia kandungan ku sekarang kenapa aku masih sering mual saat makan,apa itu baik baik saja dokter?."tanya Hani
"Tidak papa nona Hani,kejadian ini sudah banyak terjadi,bahkan ada yang sampai melahirkan."jawab dokter itu
"Aaaa,syukur lah sebenar aku sudah berfikir macam macam."Hani tersenyum sambil mengelus perut nya
setelah selesai Hani menaiki taxi untuk kembali kerumah,ia memandangi foto janin yang di berikan dokter tadi
"Blue kau sudah besar sekarang,mama sangat senang,saat kamu keluar nanti mama pasti tidak kesepian lagi."Hani berbicara pelan dengan tersenyum ala ibu ibu
___________________________________________
"Tuan hari ini dia pergi ke rumah sakit."suara pengawal di telpon
"Apa ."Haru langsung berdiri dari duduk nya,yang membuat Jero di samping nya pun kaget
"Ada apa bos?."tanya Jero yang khawatir dan tidak mendapat kan respon
"Kenapa dia kerumah sakit?."tanya Haru cepat
"Maaf tuan muda,dia hanya memeriksakan kandungan nya."jawab pengawal
"Hahh",Haru lemas dan kembali duduk
"Lain kali bicara mu itu yang jelas."ucap Haru
"Maaf tuan muda."jawab nya lagi
"Lalu?."Haru bertanya lagi
"Tidak ada yang aneh tuan,hanya saja dia pergi sendiri tanpa di dampingi siapa pun,dan juga ia pergi ke rumah sakit Conch."
Group Conch memang mencakup banyak bisnis,dari minyak,bank,pusat perbelanjaan,sekolah swasta,bebagai macam yayasan dan tidak luput juga rumah sakit
"Rumah sakit conch?."Haru berucap lirih
"Pergi cari tau tentang pemeriksaan nya,ingat harus semuanya."tekan Haru
"Baik tuan muda."sambungan telpon pun terputus
"Ada apa bos?."Jero masih bertanya lagi,pasal nya memang tidak ada yang di sembunyikan dari Jero,Jero adalah asistent pribadi yang di pilih Haru langsung,ia sangat percaya kepada Jero,karna itu, semua masalah yang terjadi ia pasti memberi tahu Jero,tapi kali ini berbeda,Haru memutus kan diam
"Tidak ada,kau keluar lah dulu,aku ingin istirahat."ucap Haru
__ADS_1
Jero tidak langsung meninggalkan Haru,ia masih berdiri seakan masih menunggu sesuatu yang akan dikatakan bos nya
Haru pun sedikit heran dengan sikap Jero,tidak biasa nya ia tidak menurut,dan ia sadar apa yang difikiran Jero
"Aku tidak papa Jero,pergilah aku hanya ingin istirahat saat ini."ucap Haru sambil tangan sebelah nya memijat kepala nya pelan
Jero pun menurut dan pergi keluar ruangan
"Apa apaan aku ini,hahhh,ada apa dengan kuu,kenapa aku begini kenapa aku sangat mengurusi hidup gadis itu,dan bahkan sekarang aku menyuruh orang untuk menyelidiki kehamilan nya,dan apa lagi ini,aku bahkan tidak bisa memberi tahu Jero,astagaaa apa aku sekarang mulai bodoh?."Haru terus menggerutu
"Tidak aku harus hentikan ini."lalu Haru mengambil handphone nya bermaksud menyuruh orang suruhan nya untuk berhenti melakukan yang ia perintah kan
"Iya tuan muda."jawab suara dari sebrang telfon
Haru hanya diam tanpa menjawab
"Tuan,....tuan,ada apa anda menelpon saya?."tanya nya lagi
"Hahhhh.",Haru memijat pangkal hidung nya
"lupakan,tidak ada apa apa,lanjutkan saja tugas mu."jawab Haru dan langsung memutus panggilan nya dan melempar handphone nya,ia merebah kan tubuh nya ke sofa dan menyandar kan kepalanya meletakan satu tangan di atas nya
"Sadar lah Haruuuu."ia berbicara pada dirinya sendiri putus asa
____________________________________________
Haru mendapat kan semua laporan tentang kehamilan Hani,dan yang membuat pikiran nya semakin berkecamuh
"Kalau memang itu anak ku,kenapa dia tidak mencari ku,saat kami bertemu pun ia juga hanya diam."Haru menggerutu
Haru memutus kan pergi ke tempat tinggal Hani,ia mengambil kunci mobil nya dan melaju kan nya
"Aku lapar sekali."ucap Hani
Jam sudah menunjukan pukul 9 malam,Hani memutus kan pergi keluar rumah membeli makanan yang sering ia beli saat malam hari,ia keluar mengenakan dress kuning di bawah lutut yang longgar dan menggunakan jaket yang cukup besar,sehingga perut nya tidak terlalu terlihat
Hani keluar berjalan sendiri,ia tidak naik bus atau taxi,karna tempat makan yang ia tuju di dekat lingkungan nya
Haru yang sedari tadi sudah sampai di parkiran tempat apartement Hani hanya duduk diam di dalam mobil nya,ia memang tidak berencana bertamu ke rumah Hani,tapi ia juga tidak tau kenapa pergi kesini
Saat dia diam mengawasi,ia menangkap sosok Hani yang berjalan keluar apartement nya
"Mau kemana dia malam malam begini sendirian,apa dia mau menemui kekasih nya?."ucap Haru penasaran
__ADS_1
Haru turun dari mobil nya dan mengikuti kemana Hani berjalan,setelah berjalan 15 menit Hani masuk ke tempat makan yang tidak begitu besar
"Bibi,aku mau sup seperti biasa ya."ucap Hani pada pemilik rumah makan
"Baik lah kau tunggu lah di sana."jawab bibi sambil tersenyum
Haru yang masih penasaran,ia juga ikut masuk kesana
"Selamat datang."ucap bibi kepada Haru dengan suara keras
"Ah,anak muda kau mau pesan apa?."tanya bibi
Haru bertingkah serba salah karna ia tidak mau kalau Hani melihat nya
"Itu,berikan aku menu yang paling enak saja."jawab Haru
"oh..,baik lah kau cari lah tempat duduk dulu."ucap bibi
Haru mencari tempat duduk pas membelakangi Hani agar tidak ketahuan
"Ini sup mu Hani,kau harus makan dengan banyak,dan ini aku membeli ikan segar tadi di pasar kau harus menghabis kan nya,hmm."ucap bibi
"Tapi bibi aku tidak memesan ikan ini."ucap Hani
"Aku memberikan nya pada mu,kau harus mendapat kan banyak asupan,kau sedang hamil tapi kau masih saja kerja ,pasti tidak mudah bagi mu."ucap bibi sambil memegang bahu Hani
"Terimakasih bibi."ucap Hani
"Makan lah."ucap bibi lalu meninggalkan nya
Haru pun mendapat kan makanan nya,tpi ia hanya mengaduk aduk tanpa memakan nya,ia hanya menunggu orang di belakang nya melakukan apa lagi
"Bibi aku sudah selesai,sup buatan mu sangat enak seperti biasa nya."ucap Hani di depan meja kasir
"Syukurlah jika kau suka,datang lah setiap hari,aku akan memasak kan yang lain untuk mu,teman mu bilang bayi mu pemilih dalam makanan, makanya kau terlihat sangat kurus,tapi kau sangat lahap makan masakan ku kurasa dia menyukai masakan ku." ucap bibi
"Mm kurasa juga begitu."jawab Hani
setelah membayar Hani berpamitan pulang,Haru pun juga mengikuti nya,Dan di perjalanan
"Brukkkk."
jangan lupa like dan favorite ya😊
__ADS_1