Ordinary Man

Ordinary Man
Kakek Genit


__ADS_3

Radit benar benar merasa tubuhnya sangat lemas,Menahan kepalanya untuk tegak saja sulit nyeri kepala mulai menjalar.


Suara Almira terdengar seperti sekerumunan lebah di telinga Radit.


"Rapatkan jaketmu Letnan,hari ini aku akan mencoba menjadi drivermu"Almira terus mengoceh sambil memasukan beberapa barang ke dalam tas


Isme tampak menggelengkan kepala di ujung pintu


"nyonya biar aku temani"


"thank u isme,setelah beres silahkan pulang saja ya"Almira memeluk Isme erat


Isme sangat tertarik dengan nyonya mudanya ini,sangat ceria manja bahkan cengeng bisa dalam waktu bersamaan


"baik nyonya"


"hati hati dijalan tuan"Isme membungkuk membantu Almira mengeluarkan tas


Almira sigap memapah tubuh Radit masuk ke mobil.Mendudukkan suaminya pelan


"kau tenang saja ,kau aman di tanganku"bisik Almira yakin.Radit hanya mampu menyunggingkan senyumnya


Almira memasang seatbelt yakin


"bismillah"ucapnya sambil memejamkan mata sebentar


Radit melirik melihat wajah imut Almira tertutup syal dan pipinya terbenam setengah.Kerudung Almira rapat masuk didalam kerah jas tebal yang dipakainya


Radit memejamkan mata ,Almira menghentikan kendaraan setelah 10 menit berkendara


"lampu merah ,sabar ya"


Seolah ingin menenangkan Radit


Radit mengangguk,sesaat menikmati nyeri dikepala dan luka diperutnya yang berdenyut bersamaan


Tetiba Pipinya merasakan sesuatu yang hangat


Radit membuka pelan matanya mendapati tangan kiri Almira menempel di pipi kanannya dan bergerak mengusap lembut


Radit bergerak memegang tangan Almira


"apa kau bisa mengendarai dengan satu tangan?"tanya Radit

__ADS_1


Almira terkekeh pelan


"saat ini belum"sambil menarik tangannya dan fokus kembali mengendarai mobil


Sesampai di Lobby Rumah Sakit


Almira menarik sebuah kursi roda


"ayo duduk"perintahnya


Radit menggeleng


"aku tak selemah itu"


"aku memaksa Letnan"Almira melotot


Radit naik ke kursi roda membiarkan Almira mendorongnya


"aku berat"Radit terdengar ragu


"hei,aku tuh udah punya SIMKR kau aman"


"apa itu SIMKR?"


Radit menahan tawanya


"kenapa kau begitu menggemaskan?"


Almira mendorong Radit ke arah poli bedah,beberapa kali berpapasan dengan pasien dan keluarga pasien yang menyapa


"hallo my wife"seorang pria gendut dengan rambut putih dan tangan di gips menyapa Almira


"hallo jagoan"


"bagaimana tanganmu?"Almira menyapa ramah


Radit memperhatikan tidak suka saat kakek genit itu memamerkan senyum lebarnya


Tangan kakek itu juga sudah terulur ke arah pinggang Almira.Radit segera menarik Almira hingga terduduk dipangkuan Radit


"letnan,apa yang kau lakukan"Almira seketika bersemu merah


Radit tersenyum nakal menutupi keterkejutannya juga saat tubuh Almira pas sekali terduduk dipangkuannya

__ADS_1


Almira segera berdiri


kepalanya sibuk menengok kanan kiri


"ha..ha.."suara perawat Ben terdengar


"pagi dokter,wah pagi ini kau berbuat mesum pada pasien"tuduhnya


Kakek Holand mendekati Almira


"dia tidak bersalah,pria asia ini yang menarik istriku"lapor sang kakek pada perawat Ben


Almira mengeleng kuat


"begini sebenarnya"Almira ragu


Namun saat dilihatnya tatapan Radit seperti akan membunuh Almira benar benar hanya bisa menunduk


"dia suamiku"Suara Almira terdengar seperti tercekik


"apa?"Kakek tua genit itu melotot dan siap memukul Almira


"dasar kau tidak setia"teriaknya


"aku tau kau cantik tapi kenapa kau berkhianat?"serbunya sambil menangis


Ben memeluk lelaki tua itu


"tenang bro,aku pun patah hati saat mendengar dokter cantik kita sudah menikah"Ben pura pura menangis


Radit menatap tak percaya dengan pemandangan didepannya


"baiklah ,kita harus bersemangat mencari wanita yang baik ,setuju Holand?"Ben menunduk mendekati wajah Kakek itu


"baiklah,kita pasti menemukan wanita baik"Holand bersemangat


"kita ucapkan selamat dulu pada dokter Almira"Ben merajuk


Holand segera mengulurkan tangan pada Radit "selamat kau memenangkan cookies bangsal kami"Holand menatap tegas


Ben tersenyum


Almira juga

__ADS_1


Hanya Radit yang tak bisa memaksa dirinya untuk tersenyum


__ADS_2