Pelangi Di Ujung Rindu

Pelangi Di Ujung Rindu
68. Berurusan Dengan Orang Yang Salah


__ADS_3

Hamzah terlihat sangat gelisah saat ini. Duduknya sedari tadi tidak bisa diam dan tidak tenang. Hamzah berkali-kali melihat ke arah koridor yang menuju ke toilet kemudian beralih melihat pada jam yang melingkar di tangan kirinya saat ini.


"Kamu kenapa sih, Ham?" tanya Nadirga yang menyadari kegelisahan Hamzah tersebut.


"Yesha kok lama banget ya, Kak, ke toiletnya. Ini udah hampir setengah jam loh," jawab Hamzah menyuarakan kegelisahannya sedari tadi itu.


Nadirga, Ayumi, Sammy, dan Hana pun sedikit tersentak. Mereka baru menyadari hal tersebut juga.


"Eh, iya loh, Kak. Yesha udah ke toilet dari tadi loh. Tapi kok sampai sekarang masih belum balik juga sih?" tanya Ayumi juga, membenarkan perkataan Hamzah tadi.


Deg.


Seakan menyadari sesuatu, Hamzah dan Nadirga pun sontak membulatkan kedua mata mereka masing-masing. Keduanya kemudian saling berpandangan. Pemikiran Hamzah dan Nadirga sama saat ini, Chika.


Ya, Hamzah dan Nadirga khawatir kalau Ayesha menjadi sasaran selanjutnya dari rencana buruk Chika, sama seperti yang terjadi kepada Hamzah beberapa waktu yang lalu itu.


"Kita periksa sekarang, Ham," ajak Nadirga.


"Ayo, Kak," balas Hamzah sigap.


"Sayang, kamu ikut aku sama Hamzah ke toilet, ya. Kamu yang sama-sama cewek, biar nanti bisa langsung masuk dan meriksa ke dalam toilet," kata Nadirga kepada Ayumi, istrinya.


"Oh, oke, Kak," balas Ayumi.


"Kak Sammy, kita mau meriksa Yesha ke toilet dulu. Tolong kakak stand by ponsel kakak, ya. Kalau ada apa-apa kita langsung hubungi kakak," pamit Nadirga sekaligus berpesan kepada Sammy, kakak iparnya itu.

__ADS_1


"Oke, Ga. Ponsel aku selalu stand by," balas Sammy juga.


Nadirga menganggukkan kepalanya pelan. Nadirga, Ayumi, dan Hamzah pun kemudian berdiri dari duduk mereka masing-masing. Ketiganya kemudian bergegas untuk menuju ke arah toilet, hendak memastikan keadaan Ayesha saat ini.


Sesampainya di depan toilet wanita,


"Sayang, coba kamu masuk ke dalam dan lihat keadaan Yesha," kata Nadirga kepada Ayumi.


"Iya, Kak," balas Ayumi.


Ayumi kemudian masuk ke dalam toilet wanita tersebut.


Tidak lama kemudian, Ayumi keluar dari dalam toilet wanita tersebut dengan tergesa-gesa dan panik.


"APA?" kaget Nadirga dan Hamzah bersamaan.


Hamzah langsung menerobos masuk ke dalam toilet wanita tersebut. Nadirga dan Ayumi pun mengikuti di belakangnya. Hamzah dan Nadirga kemudian memeriksa keseluruhan toilet wanita tersebut. Mereka mencoba untuk mencari sesuatu yang mungkin bisa untuk dijadikan petunjuk.


"Wastafelnya masih basah. Ada tisu juga yang terjatuh di lantai di dekat wastafel. Berarti tadi Yesha memang kesini," kata Nadirga setelah memeriksa keadaan di dalam toilet wanita tersebut.


Nadirga kemudian mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Sammy. Nadirga meminta Sammy untuk segera datang ke toilet wanita tersebut.


Tidak lama kemudian, Sammy dan Hana pun tiba di toilet wanita tersebut.


"Ada apa, Ga?" tanya Sammy.

__ADS_1


"Yesha nggak ada disini, Kak. Aku khawatir terjadi sesuatu sama Yesha," jawab Nadirga.


"Apa?" kaget Sammy dan Hana juga.


"Kak, tolong Kak Sammy hubungi Om Bima, ya. Minta Om Bima untuk mengaktifkan GPS di jam tangan Ayesha dan memeriksa keberadaan Ayesha saat ini. Aku dan Hamzah akan coba periksa ke ruang keamanan dulu untuk mengecek CCTV," kata Nadirga meminta bantuan kepada Sammy.


"Oke, Ga. Aku langsung kabari kamu kalau udah ada berita dari Om Bima nanti," balas Sammy.


"Iya, Kak. Makasih. Sayang, kamu ikut sama Kak Sammy dan Hana dulu, ya. Aku sama Hamzah mau ke ruang keamanan untuk memeriksa CCTV dulu," pamit Nadirga juga kepada Ayumi.


"Iya, Kak," balas Ayumi.


"Kak Sammy, aku titip Ayumi dulu. Tolong rahasiakan kejadian hilangnya Ayesha ini terlebih dahulu ya, Kak. Tunggu sampai acara pesta selesai nanti baru kita beritahukan ke yang lain. Sekalian kita pastikan dulu lewat CCTV dan juga hasil pemeriksaan dari Om Bima nanti," kata Nadirga lagi kepada Sammy.


"Iya, Ga. Kakak paham. Kamu tenang aja," balas Sammy mengerti maksud perkataan Nadirga tadi.


Nadirga kemudian mengajak Hamzah untuk pergi ke ruang keamanan di kantor perusahaan SR Group tersebut, hendak memeriksa CCTV dan mencari tau apa yang sebenarnya sudah terjadi kepada Ayesha.


Sammy pun juga kemudian menghubungi Bima, seperti permintaan dari Nadirga tadi. Sammy menceritakan kepada Bima apa yang sudah terjadi kemudian meminta tolong kepada Bima untuk segera mengaktifkan GPS pada jam tangan Ayesha dan memeriksa dimana keberadaan Ayesha saat ini.


Sayang sekali, tanpa Chika ketahui, Chika berurusan dengan orang yang salah kali ini. Biar bagaimanapun juga, Ayesha masih termasuk kerabat keluarga Setyo Aji. Dan kalau terjadi sesuatu kepada Ayesha, maka anak buah Steven juga pasti akan langsung turun tangan untuk membantu.


Dan bukan hanya anak buah Steven saja, bahkan seluruh keluarga dari sembilan sahabat itu, semuanya pasti akan langsung ikut turun tangan dan membantu menyelesaikan masalah yang sedang terjadi kepada sahabat rasa saudara mereka itu.


Karena seperti yang sudah kita ketahui bersama, hubungan kekeluargaan di antara sembilan sahabat itu terjalin dengan sangat erat dan harmonis dari dulu sampai sekarang.

__ADS_1


__ADS_2