Pelangi Setelah Badai

Pelangi Setelah Badai
BAB 37. APA YANG DITANAM ITULAH YANG DITUAI


__ADS_3

"Dev, keputusanmu sudah sangat tepat. Kau betul, Silvi itu memang tidak pantas untuk dipertahankan," gumam Gerald sambil menatap sepasang laki-laki dan perempuan yang tak lain adalah Silvi bersama salah satu rekan bisnisnya yang ia tahu bukanlah pria lajang, keduanya tampak tak malu memamerkan kemesraan dimuka umum. Gerald sampai bergidik ngeri melihatnya, apa Silvi tidak takut jika ketahuan dengan istri dari laki-laki tersebut, dia tak akan selamat jika seorang istri sudah mengeluarkan amarahnya apalagi berhadapan dengan pelakor, itu sudah menjadi bulan-bulanan seorang istri.


"Ku rasa kau sudah gila, Vi, laki-laki beristri juga kau dekati." Umpat Gerald kemudian masuk kedalam mobilnya setelah sebelumnya mengambil satu gambar kemesraan Silvi bersama laki-laki itu.


Sebelum menjalankan mobilnya, Gerald mengirimkan foto itu pada Devano. Jika saja Devano tak mengatakan ingin menguji kesetiaan Silvi, ia tidak akan mau seperti ibu-ibu kepo mengambil foto kemesraan Silvi dengan laki-laki kemudian mengirimkannya pada Devano.


Setelah foto itu terkirim, Gerald pun melajukan mobilnya. Entah bagaimana reaksi Devano setelah melihat foto itu?


Sementara itu ditempat yang baru saja ditinggalkan oleh Gerald, tepatnya di kedai bunga.


Silvi membuat keributan dengan si penjual bunga karena ingin membeli bunga anggrek putih dan mawar putih yang sudah dikemas dengan cantik namun si penjual bunga tidak ingin memberikan karena sudah ada yang memesannya lebih dulu dan sebentar lagi juga harus dikirimkan kepada yang ditujukan.


Merasa kesal karena keinginannya tidak terpenuhi, Silvi merampas bunga tersebut kemudian menjatuhkannya ke tanah lalu menginjak-injaknya hingga hancur.

__ADS_1


"Rasakan itu!" Ucap Silvi begitu angkuhnya kemudian menggandeng lengan laki-laki yang bersamanya itu pergi dari tempat tersebut.


Si penjual bunga menatap nanar pada bunga yang sudah hancur itu, kemudian beralih menatap langkah wanita tak berperasaan yang sudah menghancurkan bunga tersebut. Entah terbuat dari apa hatinya, padahal ia sudah melayani dengan ramah dan menawarkan bunga yang lainnya namun tetap saja bunga yang sudah mempunyai pemilik itu yang diinginkannya.


Mau tidak mau ia harus mengulang mengemas bunga serupa untuk ia kirimkan.


.


.


.


Foto Silvi bersama laki-laki yang terlihat sangat mesra, Devano pun mengenali laki-laki yang bersama Silvi itu, laki-laki beristri yang memang dikenal suka mencari kehangatan diluar rumah.

__ADS_1


"Brengsek, ternyata begini kelakuan mu dibelakang ku, Vi." Devano meremas dengan kuat ponselnya, jika saja benda pipih itu tak cukup kuat mungkin sudah hancur dalam genggamannya.


Ternyata keputusannya tidak salah untuk memutuskan hubungannya dengan Silvi. Namun, sedikit ia sesali kenapa ia harus mengetahui kebusukan Silvi, inikah balasannya karena dulu ia juga bermain api bersama Silvi dibelakang Gerald. Dan kini ia juga merasakan apa yang dirasakan oleh Gerald, kekasih yang kita sayangi dengan setulus hati ternyata memiliki hubungan dengan laki-laki lain diluar sana.


Benar apa kata orang, apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Jika yang kita tanam adalah keburukan, maka yang kita peroleh tak lain adalah penyesalan.


.


.


.


SEKILAS INFO 🤭 "KETULUSAN CINTA SEORANG ISTRI" Yg othor hapus karena ada saran revisi, sudah othor publish ulang dgn judul baru 👇👇👇

__ADS_1



__ADS_2