
kembali ke kampus
setelah menempuh perjalanan kurang lebih 9 jam akhirnya bus pun kembali ke kampus
pukul 03:00 wib.
kami semua keluar dari bus yang di sana ada beberapa orang tua yang menjemput anaknya semua terlihat begitu indah
aku dan mas Adit juga langsung memutuskan tuk pulang ke apartemen kami.
di apartemen.
" kamu tidur aja dulu pasti capek kan, beresin barang barangnya besok aja" seru mas Adit .
" ya mas juga tidur lah istirahat" balas ku.
kami pun tidur bersama tanpa rasa canggung lagi. tanpa terasa 1 setengah jam kami terlelap dan ketika menyadari hari mulai pagi kami pun bergegas mengambil air wudhu dan menjalankan kewajiban bersama.
" kamu masih capek gak? kalo masih capek tidur lagi aja lagian kan lagi libur" seru mas Adit.
" masih capek tapi kan belum masak belum beberes" ucap ku.
" mas bantuin ya" ucap mas Adit.
kami mengerjakan pekerjaan rumah bersama membuat pekerjaan yang begitu banyak cepat sekali selesai.
2 bulan kemudian.
" mas hari ini aku gak berangkat kuliah ya" ucap ku pada mas Adit yang sibuk menyisir rambut.
" kenapa? sakit?" tanya mas Adit.
" pusing juga meriang" jawabku sambil mengambil jaket abu abu.
" mas anter ke dokter ya?" tawaran mas Adit.
" gak usah ntar juga sembuh" jawabku .
__ADS_1
" ya udah nanti mas pulang siang kita ke dokter muka kamu pucet banget" ucap mas Adit yang memegang kepala ku.
" mas ati ati di jalan yah" seruku sambil mencium tangannya mas Adit pun membalas ku dengan mencium kening ku.
" iya nanti mas omongin ke Indri kamu gak bisa berangkat sakit" ucap mas Adit.
" gak usah aku dah wa Indri kok" jawabku.
" ya udah kamu tidur lagi aja sana" ucap mas Adit sebelum keluar apartemen.
aku pun masuk kembali ke dalam kamar dan memejamkan mata.
jam terus berputar tanpa terasa hingga mas Adit telah kembali dari kampus
pukul 14:00 wib
" sa, pusing banget apa? kita ke dokter aja yuk" mas Adit yang mencium kening ku.
" mas baru pulang istirahat dulu biar ku ambilkan makan ya" ucap ku bangkit namun tangan ku di pegang mas Adit.
" udah kamu tiduran lagi aja" ucap mas Adit yang penuh kelembutan.
" boleh emang mau ngomong apa?" tanya mas Adit.
" kayaknya aku gak sakit deh" ucap ku.
" maksudnya? kalo gak sakit kamu gak mungkin pucet gitu lah" ucap mas Adit sambil membelai rambut ku.
" maksud aku, mungkin aku isi, soalnya sejak awal kita berhubungan ya itu terakhir haid mas" ucap ku sambil memegang tangannya.
" apa? kamu hamil? serius? ya udah kita langsung ke dokter" seru mas Adit yang nampak begitu bahagia.
" belum tentu sih tapi kayaknya iya deh" jawabku.
" ya udah mas anterin kamu ke dokter sekarang, gak boleh nolak" ucap mas Adit yang memeluk kepala ku dia nampak begitu bahagia.
di klinik
__ADS_1
"mba bisa nampung air seni ke wadah ini gak? nanti biar di cek dulu" kata dokter sambil memberikan seperti cup tapi kecil mirip cup untuk agar.
" iya Bu bisa" aku pun mengambil cup tersebut.
" Sa mau di temenin?" tanya mas Adit.
" gak usah lah lagian aku dah gede" jawabku sambil menuju toilet.
selang beberapa menit
" ini Bu" ucap ku sambil menaruh air seni di sebuah wastafel.
" sebentar ya bisa duduk dulu mba" ucap dokter tersebut sambil mengeluarkan sebuah testpack .
" iya mas betul istrinya lagi hamil" ucap dokter.
mas Adit yang begitu bahagia memelukku begitu erat dan tak lupa mengucapkan syukur kepada Allah SWT.
" mba boleh tanya terakhir haid kapan yah?" tanya Bu dokter.
" 11 April Bu" jawabku.
" oh iya mba ini untuk menghitung hpl nya mba, ya udah mba boleh tiduran dulu biar di periksa sebentar" perintah dokter.
dokter tersebut pun menekan sedikit perut ku dan seperti mengukur sesuatu.
" iya mba hasilnya baik, mba bisa datang ke sini 1 bulan sekali atau kalo ada keluhan bisa datang langsung kemari mba" ucap Bu dokter.
" iya Bu terimakasih." ucap ku.
" ini resep bisa di ambil di bagian apotek ada obat untuk mengurangi mual kalo saja terjadi mual dan obat tambah darah mba" ucap dokter.
kami pun menuju bagian apotek.
" udah kamu duduk aja biar mas yang ambil obatnya" kata mas Adit yang begitu perhatian.
setelah mengambil obat kami pun pulang ke apartemen dan aku pun di suruhnya rebahan di ranjang karena ya emang kaki ku terasa lemas sih.
__ADS_1
ibu yang baru di kabari bahwa kini ku telah hamil pun begitu bahagia.
bersambung....