Pelukan terakhir

Pelukan terakhir
Hp baru


__ADS_3

"woy sini woy gua di sini" seorang wanita memanggil ku dari kejauhan tapi karena sejak akhir akhir ini mataku terasa buram jadi tak begitu jelas saat ku dekat i ternyata dia adalah sahabatku indri. "udah lama ya lu di sini?" tanyaku pada indri. "iya lah udah lama malah mau jamuran tau" sambil cemberut. "sory sorry" senyum lebar. "em gimana jadikan kita beli hp second nya?" tanyaku dengan mulut sedikit nyengir. "kalo gak jadi gua gak bakal ke sini lah" ujar indri cemberut. "ya udah ayok" indri mengisyaratkan diriku untuk naik ke motornya.

__ADS_1


Kami pun berjalan muter muter cari conter yang jual hp second. Pilihan itu tertuju pada sebuah conter bernama graha cell kami pun bertanya "mas ada hp second gak?" tanya nya indri. Mas conter pun menjawab " ada mba mau harga berapa satu juta naik atau satu juta turun?" "harga satu juta turun aja mas!" mas tersebut memberikan beberapa hp second dan pilihan ku jatuh pada hp warna gold. "ini aja berapa mas?" tanya ku padanya. "yang itu 800 mba" jawab mas conter nya. "emm gak boleh kurang mas?" tanyaku kembali berharap harganya bisa lebih murah gitu. "maaf mba harganya sudah pas, tapi tenang aja mba ini ada bonus ya kok carger baru" menjelaskan. Ku senggol indri yang dari tadi di samping ku. " menurutmu gimana ind ini mahal atau murah?" indri belum juga menjawab eh mas conter nya membawakan carger merek gold yang ada harganya 55.000. Indri akhirnya menjawab dia setuju aja termasuk ya murah katanya. Akhir ya aku pun setuju dan mengambil hp tersebut sambil memberikan uang senilai 800 ribu tadi pada mas conter. " ini mas uangnya bisa di hitung dulu" mas conter pun mulai menghitung dan pas "ok mba terimakasih mba" ucap mas conter sambil tersenyum. Aku dan indri pun pulang namun di tengah perjalanan kami berhenti dan mampir ke sebuah warung mie ayam pinggir jalan em warung ya sih kecil tapi ini mie ayam favorit ku rasanya gak ada duanya deh. " ind makan yok kebetulan tadi aku gajian sekali kali ntraktir loe jangan loe aja yg traktir gua" omongku pada indri. "ya udah ayo kebetulan gua laper banget sa" indri pu setuju. Akhir ya kami pun masuk ke warung mie ayam tersebut lalu pak agus penjual mie ayam tersebut bertanya " makan di sini mbak?" tanya nya padaku dan aku pun menjawab "iya pak saya pesen dua makan di sini" lalu ku tarik indri untuk masuk dan duduk di pojok. "eh lu pasti gak pernah ya makan di tempat giniin?" tanya ku. Indri pun tak menjawab ia hanya menggelengkan kepalanya yg berarti tidak. " kamu harus cobain deh mie ayam pak agus ini enak banget" meyakinkan indri. "masa sih? Tanya indri. Tak berselang lama dua mangkuk mie ayam pun datang " minum ya apa mba? " tanya seseorang yang mengantarkan mie ayam" es teh manis dua ya mas" ujar ku. Kelihatannya indri baru deh makan di tempat kaya gini soalnya sejak aku smk pun dia gak pernah makan di tempat kek gini minimal ya di Cafe gitu.

__ADS_1


Acara makan pun selesai indri membuka hpnya eh ternyata udah malem juga udah jam 20:00 jadi kami putuskan tuk pulang

__ADS_1


__ADS_2