Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem

Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem
Melihat hal baru, dan asal usul


__ADS_3

Alex dan Aisyah selesai berbelanja, menaruh semua barang nya dibagasi mobil Alex, namun sepatu yang ia baru beli langsung dia pakai untuk bergaya, sepatu dan jaz yang ia pakai sangat serasi, jaz berwarna hitam putih dan sepatu berwarna putih terang, mereka memasuki mobil, Alex mengganti sepatunya didalam mobil, "Bagaimana cocok tidak?" tanya Alex, "Sangat cocok semuanya dari mulai tampang, pakaian, dan sepatunya." ucap Aisyah tak sadar.


Aisyah yang tak sengaja mengucapkan mukanya mulai memerah, Alex yang melihat raut wajah Aisyah hanya bertanya, "Apakah dirimu sakit?".


Aisyah yang ditanya hanya menggelengkan kepalanya lalu menyuruh Alex menjalankan mobilnya, tidak lupa ia menelpon Bernard untuk menanyakan alamat gedung, Alex juga mengirimi pesan kepada 2 sahabatnya untuk mengirim uang.


Bernard yang sudah memberitahu alamat kepada Alex, ia langsung menuju ke lokasi, karena tak ingin berlama lama ia sedikit mengebut agar tak sungkan, jika telat seperti pertemuan pertama dia akan malu, untung saja jalanan hari ini tidak macet.


30 Menit kemudian.


Alex dan Aisyah sampai didepan gedung, mereka mulai turun sambil melihati pemandangan dikisaran gedung, sangat cocok dengan harga nya.


Alex menelpon Bernard untuk bertanya.


*Kring....


*Kringg...


"Halo..." sahut Bernard.


"Dimana dirimu aku sudah didepan gedung." ucap Alex.


"Aku akan kedepan tunggu disana." jawab Bernard.


Alex menunggu Bernard keluar dari gedung sambil berjalan perlahan menuju pintu masuk gedung, Aisyah yang tidak tahu apa apa hanya mengikuti dsri belakang.


5 Menit kemudian, Bernard menyapa Alex, "Selamat pagi, sudah siap untuk mengunjungi?, tapi dia siapa?" ucap Bernard sambil bertanya karena penasaran dengan perempuan yang dibawa Alex.


"Ohh hanya wanita yang kebetulan telah kuselamatkan." jawab Alex santai sambil celingak celinguk tanpa melihat Bernard.


Bernard yang mendapatkan respon seperti itu hanya biasa saja, karena jika tak terima ia tak mampu melawan Alex karena adanya Chris dan Morgan.


Morgan adalah pria dari keluarga no 4 dinegaranya, keluarga konglomerat dari indonesia, perusahannya berjalan dibidang eskpor dan impor barang, dengan pendapatan 500Milliar/tahun.


Chris juga dari keluar no 3 dinegaranya, perusahaan keluarganya berjalan di bidang penyewaan alat berat, dengan pendapatan yang sedikit besar yaitu 800M/tahun.


Karena negara indonesia di tahun 2030 ini mulai maju, gedung gedung tinggi selalu dibangun di setiap daerah, presiden yang kini menjabat sangat rakus akan kekuasaan, jika ada yang melawan orang orang itu akan menghilang seperti ditelan bumi, kasus nya pun tidak akan lama menghilang.


Selesai berbincang, mereka melanjutkan untuk menjelajahi setiap ruangan, 1 Jam Menit sudah terlewati, Alex puas dengan interior karyawan, dan lain sebagainya, namun ruangat CEO akan ia rubah seperti seleranya sendiri, dari mulai interior dan warna.

__ADS_1


Alex yang mendengar suara notifikasi dari ponselnya ia membukanya, tentu saja sudah izin kepada Bernard, ternyata uang dari Chris dan Morgan sudah terkirim, masing masing mengirim Alex 10 Milliar.


Chris dan Morgan memberi pesan kepada Alex, secara kebetulan pesan mereka berdua sama.


"Sisanya terserah dirimu, semangat berjuang, aku akan selalu mendukungmu, dan akan selalu siap dibelakang mu, jangan sungkan!!" isi pesan tersebut.


Alex melihat pesan dari mereka berdua hanya tersenyum tipis, sebenarnya ia tak enak hati, namun demi masa depannya tentu tak masalah.


Selesai mengecek ponselnya ia mengirim uang sisanya kepada Bernard, "Cek sudah masuk?" tanya Alex, Bernard mulai mengecek ponselnya, "Ohh sudah masuk, tapi bukan kah ini kelebihan." ucap Bernard, Alex sengaja mengirim 2 Milliar kepada Bernard, "Anggap saja tips." sahut Alex, Bernard hanya bisa berterimakasih kepada Alex karena tips 500 Juta sangat banyak untuknya, karena gajinya perbulan hanyalah 150 Juta, mungkin menurut sebagian orang sangat banyak, tapi bagi orang kaya segitu saja kurang.


Aisyah yang sedari tadi hanya mengikuti dan mendengarkan saja hanya plonga plongo, karena ia tak tahu soal soal seperti itu, Alex yang memperhatikan Aisyah hanya menggelengkan kepala.


Karena Alex yang pengertian akhirnya mengajak Aisyah pergi, dan pamit kepada Bernard, "Ayoo pergi..." ucap Alex sambil menggandeng tangan Aisyah dengan lembut.


Aisyah yang tiba tiba dipegang oleh tangan Alex sedikit terkejut namun nyaman, tangan Alex sangat lembut seperti tangan wanita, tidak kasar seperti pada umumnya.


Alex berjalan menuju mobilnya, membukakan pintu untuk Aisyah, lalu ia juga ikut masuk, dan bertanya "Apakah dirimu lapar?", Aisyah hanya mengangguk sebagai respon.


Waktu sudah menunjukkan hampir siang hari, udara mulai panas, tiba tiba.


(Misi sampingan terpicu)


Reward :


10.000 point sistem


Kotak kecil misterius


Hukuman : mati


Misi sedang berjalan


Jangka waktu : 1 Jam


Alex yang menyetir tiba tiba mendengar suara Mona, ia terkaget dan meminggirkan mobilnya, Aisyah tiba tiba bertanya, "Ada apa?, mengapa tiba tiba berhenti?", Alex menghiraukannya lalu keluar dari mobilnya, dan berlari mencari anak kecil tersebut.


5 Menit kemudian.


"Mona dimana anak kecil itu?" tanya Alex.

__ADS_1


"Anak kecil itu 100 meter dari posisi tuan." jawab Mona.


Alex lanjut berlari, akhirnya ia melihat anak kecil itu berlari menuju lampu yang sedang menunjukkan warna hijau berarti kendaraan akan berjalan, tiba tiba ada truk yang melaju sangat cepat dari arah berlawanan pelarian Alex.


Alex yang mulai panik, secara tidak sadar tiba tiba ia mengaktifkan passive kecepatannya, dia berlari sangat cepat, anak kecil tersebut berlari ingin mengambil bola yang ia tendang, namun berada di tengah jalan, tanpa pikir panjang ia mengejar, dan tidak sadar jika akan ada truk tronton melaju cepat.


"Kyaaaaa!!!!". orang berteriak.


"Hey selamatkan anak itu, ada truk yang akan lewat." ucap seseorang pejalan kaki


"ANAKKU KENAPA DIRIMU DISANA!!" teriak khawatir orang tua anak kecil tersebut.


Alex tanpa pikir panjang tetap berlari sambil membuka kedua tangannya untuk siap menggendong anak kecil itu, sekelabat bayangan tiba tiba muncul, anak kecil itu sudah berada dipinggir jalan, Alex yang tak mau wajahnya terekspos kembali kedalam mobilnya, Aisyah yang melihat aksi Alex hanya diam terbeku, "WAHHH, BISAKAH DIRIMU TAK MENGAGETKAN KU." teriak Aisyah.


Alex yang mendengar teriakan Aisyah hanya nyengir merasa tak bersalah.


(Misi sampingan berhasil)


Reward :


10.000 point sistem


Kotak kecil misterius


"Kotak kecil misterius sudah tersimpan didalam inventory." ucap Mona.


Alex yang selesai mengerjakan misinya lanjut untuk mencari restoran yang akan ia kunjungi, karena Aisyah sudah lapar sedari tadi.


10 Menit kemudian, ia menemukan restoran seafood karena ia ingin memakan makanan yang berlemak, "Dirimu tidak alergi seafood kan?" tanya Alex tiba tiba, "Tentu saja tidak bodoh." jawab Aisyah ketus, memang pertanyaan Alex yang tiba tiba itu akan dianggap konyol, tapi memang kebanyakan orang alergi makanan seafood.


Sampai direstoran ia memarkirkan mobilnya, lalu berjalan menuju pintu masuk, "Selamat datang tuan, ingin meja berapa orang?" tanya resepsionis kepada Alex sambil tersenyum ramah, "2 orang tolong ya mbak." jawab Alex, resepsionis itu memanggil temannya untuk mengantarkan mereka berdua ke meja.


Sesudah mengantarkan, Alex dan Aisyah duduk lalu, "Mau pesan apa tuan dan nona?" tanya pelayan, "Menu best seller disini apa ya?" sahut Alex, pelayan tersebut menjawab "Menu bestseller disini adalah semua jenis seafood dijadikan satu lalu dibumbuhi pedas manis tuan.", Alex yang tertarik memesan 2 porsi dengan minum nya tentu saja 2 es teh.


"Baiklah tuan pesanan anda akan datang 15 Menit lagi mohon ditunggu." ucap pelayan tersebut sambil tersenyum kepada Alex karena ketampanannya, namun Alex tak menyahut senyuman pelayan itu.


Aisyah yang melihat itu hanya cemberut, dan memasang ekspresi manyun, memang ketampanan Alex diatas rata rata, pagi tadi saja ia bertemu Morgan juga ketampanan mereka sama.


15 Menit kemudian, makanan mereka datang, Alex mulai melahap nya dengan cepat karena ia sudah menginginkannya sejak ia miskin, baru pertama kali ini ia memakan makananan seafood.

__ADS_1


Aisyah makan secara perlahan, tahu sendiri bukan wanita jika memakan sesuatu bersama lelaki harus bersikap elegan, dan slayy, ia tak mau dianggap Alex rakus karena juga pertama kali memakan makanan seafood meskipun ia mampu, karena dia hanya orang rumahan (no life xixi).


__ADS_2