
Alex, dan Theo sudah berada didalam dipesawat selama beberapa jam perjalanan tanpa melakukan apapun, akhirnya mereka berdua sampai di negara orang.
Setelah menuruni tangga pesawat Alex, dan Theo menaiki bus menuju bandara, tanpa disadari ada banyak ter*rris sedang membajak bandara karena ingin melakukan pelarian.
[Misi darurat]
*Kalahkan semua Terr*ris
Jumlah : 0/150
Batas waktu : -
Reward : 1.000.000 PS, 40% Nike, 1 kartu panggilan bawahan emas, 1 skill.
Para terr*ris tersebut baru menyelesaikan tugasnya untuk mencuri uang dari bank terbesar nomor 1 di italia, tak tahu bagaimana caranya menembus pertahanan disana, namun mereka sekarang sudah berada didalam bandara, menyandera orang orang disana.
Alex, dan Theo yang baru turun dari bus melihat banyak polisi yang sedang menghadang didepan pintu masuk menuju bandara, "Yang benar sajaa..., kita baru sampai namun sudah ada masalah." gerutu Alex, Theo pun memikirkan hal yang sama.
"Permisi pak, ada apa didalam sana?" tanya Alex kepada salah satu polisi disana, "Maaf mengganggu kenyamanan, dan perjalanan tuan, didalam ada terr*ris yang sedang membajak bandara." jawab polisi tersebut.
Alex langsung menerobos karena tak mau menunggu terlalu lama, Theo yang melihat kecerobohan bossnya hanya menepuk jidatnya, "Maaf pak, saya akan membawa boss saya kembali." ucap Theo ikut menerobos.
Beberapa polisi disana yang melihat ada dua orang menerobos meneriakinya, "HEYYY, JANGAN MEMBAHAYAKAN DIRI SENDIRI, DISANA ADA RATUSAN NYAWA YANG SEDANG DI SANDERA."
__ADS_1
Alex tak menggubris teriakan polisi itu, ternyata para terr*ris tersebut berada ditempat memesan ticket, mereka sedang mengancam para karyawan disana untuk menyiapkan pesawat pribadi.
Alex sedang mengendap endap, karena tak ingin keberadaanya tak diketahui para terr*ris tersebut, ternyata ada 2 orang sedang berjaga disana, Alex langsung melumpuhkan mereka berdua, setelah melumpuhkan 2 terr*ris tersebut, Alex langsung mengambil senjata mereka, dan juga pisau kecil untuk berjaga jaga.
Tiba tiba, Theo berada dibelakang Alex, ia memberikan sisa senjata yang tergeletak, "Pakai ini untuk jaga jaga, cari tali ikat mereka." perintah Alex, Theo mengangguk sebagai respon.
Setelah mengikat kedua terr*ris tersebut di tempat sepi tak ada orang, mereka berdua melanjutkan untuk mengendap endap, karena jika terlihat sedikit saja, nyawa orang lain bisa terbunuh.
Alex berjalan secara perlahan, didampingi Theo, Mereka berdua secara kebetulan melihat beberapa terr*ris sedang bersantai didalam ruangan, setelah membuka pintu ruangan, Alex, dan Theo langsung mengeksekusi para terr*ris tersebu, dan membuat mereka pingsan, soal waktu?, tak ada yang tau.
"Ambil amunisi mereka, kebetulan mereka juga membawa silencer, ambil juga itu." ucap Alex, Theo mengangguk segera mengambil silencer yang terpasang di senjata beberapa terro*ris tersebut.
"Nahh, sekarang tak perlu khawatir untuk membunuh, baiklah Theo kita berpencar untuk menghabisi sisanya, kita akan bertemu setelah semua selesai." ucap Alex, "Baiklah boss." sahut Theo mengerti, mereka langsung berpencar mencari sisa sisa terr*ris.
Alex yang sedang melihat salah satu orang disandera meliriknya, mengisyaratkan untuk diam, jarinya telunjuknya ditempatkan dimulut, sebelum maju, Alex mengecek isi peluru didalam pistolnya, ternyata isi nya hanya 7 peluru, karena kurang ia menyiapkan 3 pisau untuk sisa musuh, setelah selesai bersiap siap Alex tiba tiba muncul, dan menembaki mereka.
*Dorrr...
*Dorr...
*Dorrr..
*Dorr...
__ADS_1
*Dorrr...
*Dorrr...
*Dorrr...
3 terr*ris yang melihat temannya terbunuh oleh sosok yang tak dikenalnya, tiba tiba merasakan hawa keberadaan dibelakangnya, padahal Alex baru saja menghadap didepan nya, namun dengan cepat Alex menusuk titik vital musuhnya.
*Crattt...
*Crattt...
*Crattt...
Dengan cepat 10 terr*ris tewas hanya beberapa detik saja.
Setelah menghabisi musuh, Alex membebaskan orang-orang yang sedang disekap, "Jangan kemana-mana, tunggu bantuan pasukan datang." perintah Alex agar mereka aman, dan tak keluyuran membahayakan nyawa.
Mereka yang sudah bebas mengangguk paham, lalu Alex berjalan berbalik, "Hati hati." tiba tiba salah satu orang tersebut berbicara, Alex menoleh, ternyata salah satu perempuan tersebut meng khawatirkan Alex.
Theo berjalan dengan perlahan, tak ada suara, mengecek setiap ruangan yang dilewatinya, dirasa tak ada satupun orang, Theo merasakan ingin buang air kecil, "Dimana toilet pria." gerutu Theo yang tergesa-gesa mencari toilet.
Beberapa menit setelah mencari, Theo melihat 5 terr*ris keluar dari toilet, karena sudah tak sabar, Theo menghabisi semuanya, karena tak sabar.
__ADS_1