Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem

Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem
Masa lalu


__ADS_3

Seusai mereka ber empat berjalan menuju keruangan awal, "Ohh sudah waktunya untuk makan, mari tuan saya antarkan anda keruangan makan." ucap Diablo, Alex menanggapi dengan mengangguk saja, sedangkan Theo, dan Xorn masih setia mengikuti tuannya kemanapun.


Setelah semuanya siap, sudah banyak makanan yang tersaji diatas meja dengan ukuran panjang, dan lebar, kebanyakan adalah makanan khas Italia, Theo terkagum kagum dengan masakan masakan yang sedang ia lihat sekarang, sangat rapi, elegan, dan sudah pasti mahal, Alex hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap Theo, "Dirimu adalah orang kaya namun, melihat makanan seperti ini saja seperti tidak pernah memakan nya." batin Alex.


"Mari silahkan tuan cicipi hidangannya, ini semua dimasak oleh koki dari hotel bintang lima, tentu saja sangat amat terkenal." ucap Diablo, Alex mulai mencicipinya, dibarengi oleh Theo, dan Xorn, Diablo juga mengikuti.


"Jangan ada suara dimeja makan!" ucap Alex lirih namun terdengar oleh ketiganya, mereka mengangguk sebagai respon, Alex tidak suka jika sedang makan, lalu masih berbicara, itu menurutnya mengurangi rasa syukur, dan seperti memudahkan suatu hal yang belum tentu orang lain bisa mencoba, Alex lebih suka diam, dan menikmati makanan nya dengan rasa bersyukur, karena itu sudah ajaran dari kedua orang tuanya.

__ADS_1


Ayah Alex dulu adalah pria tampan, tinggi, dan elegan, dengan muka bulenya yang menawan, sudah pasti banyak wanita wanita yang terpikat oleh ketampanan nya, namun malah Ayah Alex terpikat oleh Ibu Alex waktu masih mudah, banyak wanita yang menginginkannya, namun malah menginginkan Ibu Alex.


Banyak peraturan yang diajarkan kepada Alex salah satunya diam saat berada dimeja makan, seharusnya biasa, namun bagi Alex itu bukan hal biasa.


20 Menit kemudian, sesi makan sudah selesai, lalu Alex berkata, "Paman ikuti aku, Xorn, Theo akan menunggu diluar.", mereka berdua mengangguk mematuhi ucapan Alex.


Diablo memanggil pelayan mansion untuk membuatkan mereka berdua teh kualitas terbaik. Setelah menunggu 10 Menit, teh sudah jadi, akhirnya mereka berdua berbincang soal masa lalu.

__ADS_1


"Jadi apa yang ingin anda ketahui tentang pemimpin tuan muda?" tanya Diablo, lalu Alex tersenyum sebentar, "Apa saja soal ayah paman." jawab Alex.


"Pemimpin terdahulu adalah pria dingin, kejam, dan serta kelicikannya tak sebanding dengan musuh musuhnya, walaupun terkesan seperti itu, ada sifat yang tersembunyi yaitu, kelembutan, murah senyum, dan baik hati, namun semua itu diberikan kepada semua anggota nya, jika itu musuh semua itu hanyalah sebuah mimpi, kelembutan?, murah senyum?, baik hati?, itu hanyalah sebuah mimpi, siapa yang melawannya hanya 1 yang didapatkan, yaitu mati, tidak ada belas kasihan, perintahnya adalah mutlak, diatas raja masih ada pemimpin terdahulu, namun tiba tiba Ia hilang, seperti ditelan bumi, tanpa mengasih kabar, bahkan jejaknya pun sulit ditemukan, sudah puluhan tahun para anggotanya mencari, namun tak ada satupun yang mengetahui, tiba tiba datanglah anda tuan muda, penerus pemimpin terdahulu."


Alex mengangguk mengerti, ternyata ayahnya pria yang kejam, namun lembut, "Baiklah terimakasih paman." ucap Alex, "Semua untuk anda tuanku." jawab Diablo.


Setelah selesai berbincang Alex keluar dari ruangan diikuti Diablo dibelakang, "Waktunya kembali Theo, biarkan semua ini diurus oleh paman Diablo, aku takut jika di negara asalkan terjadi gesekan antara anggotaku, dan anggota yang telah kukalahkan." ucap Alex, Theo mengangguk mengerti, Diablo pun sama.

__ADS_1


__ADS_2