
...2 Bulan Kemudian...
...****************...
World Dimension sekarang sudah memiliki 500 juta lebih pemain online, Game tersebut sekarang sudah mencapai diberbagai negara, popularitasnya sangat tinggi, peminatnya pun sangat banyak.
Kini perusahaan Alex sudah menjadi nomor 1 sebagai pencipta game yang sangat laris, misi utama Alex pun sudah selesai, Mona di upgrade ke level 2, sekarang Alex berada di markas kelompoknya.
Markas yang sebelumnya sudah megah, menjadi sangat megah sekarang, karena mereka melakukan pemindahan semenjak banyak nya uang mengalir kedalam rekening Alex.
"Misi utama dari Mona sudah kuselesaikan dengan bantuan para bawahanku, dan juga teman-temanku, dunia baru itu aku ingin mencobanya suatu saat nanti." Alex bergumam lirih sambil melihat ribuan anak anak berlatih bela diri, suara menggema tak karuan karena teriakan semangat para pemuda yang memiliki tekad kuat yang tak tergoyahkan.
Alex tetap melakukan perekrutan kepada anak anak yang sudah tak memiliki siapapun, Ia merawat mereka seperti anggota keluarganya sendiri, kini 1 juta orang berada dimansion tersebut, kekuatan yang sangat mencengangkan bukan?, tentu saja.
Sesekali ia menjenguk ibu panti, dan juga adik adiknya sekarang yang mulai tumbuh menjadi anak-anak remaja, dan juga Aisyah selama 1 tahun ini Ia sudah menjadi dokter yang hebat karena kerja keras.
Sudah banyak pengorbanan Alex selama 1 tahun, waktu, uang, penelitian, selama itu Alex membantu para bawahannya untuk meneliti game yang Ia buat, karena Alex bisa membeli skill dari Mona, jadi tahu sendiri kan?, tak usah meragukan kemampuan yang dijual oleh Mona, "Baiklah, hari yang indah." batin Alex sambil tersenyum.
Theo, dan Neon sekarang memiliki tubuh yang semakin kekar, dan tinggi, dengan perawakan yang sangar, garang, dan juga memiliki senyum iblis membuat aura dari keduanya sangat negative, namun para bawahannya yang lain salah sangka, ternyata keduanya baik jika bersama keluarga, namun ganas jika bersama musuh.
Alex melakukan penaklukkan dari berbagai negara selama 2 bulan, kini ada 2 negara yang sedang Ia pegang, Africa, dan juga Mexico, Presiden dari kedua negara tersebut adalah boneka Alex, aksinya menuai pujian dari Paman nya Diablo, karena Alex menguasai tanpa bantuan nya, Diablo selalu terkagum dengan setiap aksi yang Alex lakukan.
__ADS_1
"Apakah proses Mona akan sangat lama?" batin Alex bertanya-tanya, Mona tak memberitahu berapa lama dirinya memproses upgrade nya, Alex sekarang hanya bisa membuka fasilitas shop, dan juga status saja.
Alex yang ingin melakukan sesuatu pun akhirnya Ia kembali bertanya soal 'benda misterius' tersebut, Brook yang sekarang berada dirumah Alex pertama kali, Ia menyuruh untuk tinggal disana agar ada orang yang menempati, langsung saja Alex berteleportasi kerumah lamanya, dan mencari Brook yang ternyata lagi asik menyirami tanaman didepan halaman rumah sambil bernyanyi.
"Begadang jangan begadang, kalo tiada artiny-" sebelum Brook menyelesaikan nyanyian nya, Ia dikejutkan dengan suara Alex dari belakang.
"Salam Paman." ucap Alex.
"Woaahhh...., tuan anda mengagetiku saja, sejak kapan anda berada disini?" tanya Brook.
"Baru saja, aku ingin tahu dimana saja tata letak benda misterius tersebut, aku ingin mencari sisanya paman." sahut Alex sekaligus menjawab pertanyaan Brook.
"Ohh..., kebetulan sekali aku sudah menyiapkan petanya, tunggu sebentar tuan." Brook pun melangkah menuju kedalam rumah, sedangkan Alex menunggunya dihalaman rumah lamanya tersebut.
Brook keluar dengan beberapa kertas yang sudah berisi warna-warna, jumlahnya ada 3 peta yang Ia gambar, "Silahkan tuan." Brook menyerahkan 3 peta tersebut ke genggaman Alex.
Setelah puas memeriksa Alex kembali bertanya, "Apakah benar ini petanya?, dan negara apa saja?", Brook pun menjelaskan bahwa 3 peta tersebut berada di negara yang berbeda, mulai dari Dubai, Korea, dan juga China.
Alex pun mengangguk mengerti setelah Brook menjelaskan, "Baiklah, terimakasih paman, jangan lupa jika ingin membutuhkan sesuatu kabari Lisa, okay?" ucap Alex yang tak mau jika ada salah satu anggotanya merasa kekurangan.
"Tentu saja tuan, tak usah khawatir hidupku disini sudah sangat nyaman, terimakasih sudah memberi kehidupan yang layak." sahut Brook.
__ADS_1
Alex pun langsung menghilang dari hadapan Brook, Ia tak kaget sama sekali dengan kemampuan Alex, dan tak pernah mempertanyakan hal tersebut, Ia bersyukur dulu sempat menuruti perkataan Alex, jika tidak sekarang pun Ia tak merasakan nikmatnya hidup dengan tenang.
Alex yang kembali kemarkas disambut oleh Theo "Selamat datang kembali tuan.", Alex pun menaruh 3 peta nya diatas meja kerjanya, "Theo aku memiliki tugas untukmu." ucap nya, Theo pun senang mendengarkan bahwa jika ada misi baru.
"Misi seperti apa itu tuan?" Theo penasaran mengapa Alex membawa kertas-kertas yang tak diketahui, "ketiga kertas ini adalah peta rahasia, jangan sampai rahasia ini terbongkar, meskipun didalam ruangan ini hanya ada aku, dan kamu, jaga peta ini seperti dirimu menjaga nyawamu, mengerti?, setelah itu aku akan menjelaskan nya." ucap Alex panjang lebar.
Alex pun menjelaskan tujuan nya memberi misi untuk Theo, "Jadi 3 peta ini ada suatu benda misterius, mulai dari Dubai, Korea, dan China aku ingin dirimu, Neon, dan juga Rachel membawakan benda tersebut, bawa beberapa pasukan elite, 300 orang 3 pimpinan cukup?" tanya Alex, dengan cepat Theo merespon "Cukup tuan, aku akan menyelesaikannya dengan cepat."
Sedangkan didepan pintu terlihat sosok 2 orang bediri ingin mengetuk pintu, sebelum ketukan berbunyi pintu sudah terbuka, 2 orang tersebut yaitu Michael, dan Yin, "Guru" sapa Theo, keduanya pun mengangguk, "Tuan, ada Guru Michael, dan Guru Yin didepan." ucap Theo, "Suruh mereka masuk, buatkan 1 black tea, dan juga 1 beer." suruh Alex.
Theo pun mempersilahkan mereka masuk, sedangkan Ia menyiapkan minuman, keduanya pun dipersilahkan Alex untuk duduk, "Duduklah paman.", keduanya pun langsunh menurut, "Ada perlu apa?" tanya Alex.
"Kita berdua hanya ingin melihat Tuan Muda, bagaimana kabar anda?, sudah lama sekali kita tak melihat." tanya Yin, Michael pun mengangguk, "Hahaha, kukira ada apa, tentu saja seperti yang kalian lihat paman." jawab Alex sambil tertawa.
"Apakah Tuan Muda tak ingin menjenguk Ketua Diablo?" tanya Michael tiba tiba, Alex pun langsung merubah ekspresinya menjadi serius, "Ada apa dengan Paman Diablo?" Alex pun penasaran, Michael pun menjelaskan bahwa Diablo sering batuk-batuk berdarah akhir-akhir ini, namun salah satu petinggi disana menyuruh untuk memeriksa tapi langsung ditolak oleh Diablo.
Theo pun mengetuk pintu, langsung memasuki ruangan, "Silahkan teh, dan juga beernya guru." Theo mempersilahkan keduanya untuk meminum, Theo adalah murid Michael, dan Yin, Ia belajar banyak dari kedua gurunya, mulai dari dasar sampai tingkat ekstrim, banyak sudah yang Ia pelajari, sampai sekarang pun Theo masih ingin mempelajari sisa-sisanya.
"Theo, siapkan jet pribadiku, aku akan ke Italia malam ini." perintah Alex, Theo pun langsung menelpon pihak bandara pribadi Alex untuk menyiapkan 1 jet pribadi milik Alex.
1 tahun ini, Alex mendapatkan banyak hadiah dari Mona, mulai dari Bandara pribadi, 2 Jet pribadi, bahkan rumah, mansion, hotel, bahkan apartement dan perusahaan nya pun sudah berada dikota kota indonesia, kekayaan nya pun menggeser orang terkaya nomor 3 didunia.
__ADS_1
Tak terasa mereka ber empat mengobrol bersama sampai larut malam, Besok pagi Theo memulai untuk menjalankan misi, sedangkan Michael, dan Yin ikut Alex ke Italia.
Lalu siapa yang memegang markas saat ini? tentu saja Lisa, Alex sebenarnya memiliki 5 kartu bawahan tingkat platinum, 10 tingkat gold, dan juga 1000 tingkat silver, namun Ia masih tak membutuhkannya, jika bisa Ia akan menggunakannya disaat genting.