Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem

Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem
Salah paham


__ADS_3

Senin, pukul 06.00 pagi.


Jam 04.30 Alex sudah bangun, dan menyelesaikan misi hariannya, karena tak mau mengulur waktu, jam 05.30 ia baru menyelesaikan semua, bersiap siap untuk memasak didapur 30 menit kemudian masakannya sudah matang, dan siap menyantapnya, lalu ia berjalan menuju kamarnya membangunkan wanita tak dikenalnya itu


"Ugghhh...., dimana aku sekarang." ucap wanita yang semalam diselamatkan Alex, ia kebingungan berada dimana sekarang, dan tidak ingat sama sekali kejadian semalam.


*Cklekkkk...


"Ohh rupanya dirimu sudah bangun, turunlah aku sudah membuatkan sarapan untukmu." ucap Alex menyuruh wanita itu sarapan, ia hari ini memasak bubur ayam special.


"Ahhhh!!!" teriak wanita itu yang melihat Alex sudah berada di pintu, sambil melemparkan bantal yang berada disekitarnya.


"Hey hey berhenti melempariku, aku tidak melecehkan dirimu." teriak Alex meyakinkan wanita itu, ia tak mau dicap lelaki berhidung belang.


"Dimana aku sekarang, dan kau bukan kah dirimu orang kemarin?" tanya Wanita itu, Alex yang tidak mengetahui namanya bingung mau memanggilnya seperti apa.


Wanita itu kebingungan karena pertanyaan nya tak dijawab oleh Alex, saling bertatapan selama 5 menit, wanita itu tak tahu harus mengatakan apa.


"Apakah dirimu tak mengerti sopan santun?, perkenalkan dirimu aku tidak tahu harus memanggil mu seperti apa." gerutu Alex yang ditatap oleh wanita asing.


"Ahh maafkan aku, namaku Aisyah bukan kah semalam aku berada diluar?" tanya Aisyah kepada Alex.


"Benar semalam dirimu diluar, namun aku menemukan mu terbaring dijalan dengan busana terbuka, ada juga luka lebam dileher, dan dipahamu seperti bekas cekikan, lalu ada juga bekas 5 jari di sekitaran pahamu." jawab Alex.


Aisyah mengerti apa yang diucapkan oleh Alex, raut nya hanya menunjukkan bahwa ia malu, ia ingat kejadian semalam hampir diperk*sa oleh 3 pria, namun ia berhasil kabur lalu kehabisan nafas, dan berakhir pingsan.


Sesudah debat, Alex mengambil bubur di ruang makannya untuk Aisyah karena ia tak mau Aisyah berlama lama dirumahnya karena baru saja kenal, ia tak mau dicap sebagai lelaki yang selalu gonta ganti wanita untuk ditiduri, padahal ia tak pernah melakukan 1 kalipun.


"Baiklah ini sarapan mu, selesai sarapan kebawah lah, aku akan mengobati lukamu." ucap Alex singkat


Aisyah hanya mengangguk merespon ucapan Alex, ia mengangkat sendok dan mulai menyantap bubur ayam buatan Alex, dengan senyum ia menikmati makanan nya karena rasa yang dimiliki bubur itu.


Alex yang sudah mengatakan keperluannya itu lalu menuruni tangga untuk bersantai sambil menghidupkan mobil dan motornya digarasi, suara garang dari motor dan mobil nya terdengar sampai seisi rumah.

__ADS_1


Alex yang sibuk dengan motor dan mobilnya tak menyadari Aisyah sudah berada disamping nya, ia menoleh kesamping dan terkaget, "Wahhh....!!!, kau mengagetkan ku.", Aisyah yang mendengar ucapan Alex hanya tertawa sambil menutup mulutnya, ia merasakan sikap yang berbeda dari Alex, padahal pertama kali bertemu dia sangat cuek, menjawab pun dengan muka datar.


"Sikapmu berbeda dari sebelumnya, apakah dirimu baru pertama kali membawa wanita kerumah?" tanya Aisyah penasaran.


"Ya seperti itulah, aku tak pernah dekat dengan wanita sampai sekarang." balas Alex bermuka datar sambil mengelap kaca mobilnya.


"Ohh iyaaa..., terimakasih sudah membawa ku kerumah mu." ucap Aisyah berterimakasih kepada Alex, "Namun benarkah dirimu tak menodaiku?, padahal itu kesempatan bagus." ucap Aisyah bercanda, Alex mendengar itu mengerinyitkan mukanya, "Heyy aku bukan lelaki murahan jadi maaf saja." jawab Alex tak peduli, "Ayolah itu hanya sebuah candaan." sahut Aisyah sambil tertawa.


Sesudah ia mengelap kaca mobilnya, mereka berjalan ke ruang tamu, lalu Alex menyuruh Aisyah duduk, dan Alex mengambil kotak P3K untuk mengobati luka Aisyah.


10 menit kemudian, Alex selesai mengobati semua luka Aisyah, lalu menyuruhnya untuk mandi, "Selesai mandi ikutlah dengan ku, sekalian aku ingin berbelanja sesuatu dan juga aku akan menuju ke suatu tempat." ucap Alex, Aisyah hanya meng iyakan saja tanpa bertanya akan kemana, karena ia yakin Alex bukan lah lelaki brengsek.


Aisyah memiliki paras yang cantik, body seperti gitar spanyol, tentu saja besar. (Author bisa saja xixixi)


Sesudah Aisyah mandi ia lupa tak bertanya bahwa ia tak membawa baju ganti, dia kebingungan ingin memakai pakaian apa, karena pakaian sebelumnya ia pakai kotor, "Heyy lelaki dingin, aku akan berganti baju namun aku tak membawanya, bagaimana?" tanya Aisyah, "Pakai saja pakaian seadanya jangan manja, semuanya pakaian siap pakai dikamar sebelumnya dirimu buat tidur." jawab Alex yang sedang sibuk dengan handphone nya.


Aisyah menuju ke lantai atas untuk berganti pakaian, sesampainya ia melihat lemari berukuran Big Size itu lalu membukanya, melihat baju yang tertata rapi ia hanya bisa terkagum, karena baju yang dimiliki Alex semuanya barang branded (asli produk), ia mengambil kaos dan celana yang menurutnya muat.


Sesudah berganti baju, Aisyah turun menuju ruang tamu, Alex yang sudah siap dengan baju formalnya Aisyah terpukau oleh penampilan Alex yang tampan itu, karna terbengong Alex menyadarkan Aisyah dari lamunannya, "Hey...!, berhenti melamun ayo." ucap Alex.


"Wanita siapa yang kau bawa ini hah?!" tanya Morgan sambil memicingkan matanya kepada Alex.


Alex yang ditatap Morgan berbicara, "Dia....., hanya wanita yang kutemukan terbaring dipinggir jalan." jawab Alex santai.


"Tidak mungkin, dirimu pulang dalam keadaan setengah mabuk, pasti kamu sudah melakukan "itu" dengan nya, jujur saya." ucap Morgan menyelidiki.


"Hey cowo periang, berhenti menuduh ku dengan tuduhan palsu, setidaknya biarkan dia yang bercerita, dan membuktikannya apakah aku melakukan Itu." sahut Alex ketus.


Aisyah yang tak mau menjadi kesalah pahaman akhirnya menceritakan semuanya, Morgan yang mendengar cerita Aisyah hanya manggut manggut mengerti, "Baiklah, mau kemana dirimu hari ini?, bukannya nanti dirimu mengunjungi gedung yang sudah kau beli?" tanya Morgan.


Aisyah yang mendengar ucapan Morgan hanya melongo, karena menurutnya Alex memiliki umur yang masih muda namun memiliki sebuah gedung, dan juga baru saja membelinya.


Alex yang tak melihat ekspresi Aisyah menjawab pertanyaan Morgan, "Memang, namun aku ingin berbelanja sesuatu bersamanya, lalu mengapa dirimu ada disini?" ucap Alex bertanya.

__ADS_1


"Tentu saja mengunjungi mu apakah dirimu baik baik saja." ucap Morgan bercanda sambil tertawa.


Setelah percakapan selesai Morgan pergi, Alex dan Aisyah pun sama namun jalur mereka berbeda, Morgan menuju kantornya, Alex dan Aisyah menuju mall.


Alex menyetir mobil nya sambil mengecek sistem nya.


"Mona tampilkan statusku" ucap Alex dalam hati.


Nama : Alex


Umur : 20tahun


Pekerjaan : -


Kekayaan : Mobil sport, Motor sport, Rumah minimalis,


1,5 Milliar Rupiah.


Kekuatan : 8


Kecepatan : 7


Kepintaran : 10


Kharisma : 20


Keberuntungan : 2


Point sistem : 1000


Inventory : Black Card, Kotak misterius


Shop :

__ADS_1


Seperti biasa kekuatan, kecepatan, dan kharisma Alex meningkat karena misi harian sistem, ia ingin membuka kotak misterius nya namun ia tunda karena mereka sudah sampai Mall tujuannya.


__ADS_2