Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem

Pemuda Miskin Yang Memiliki Sistem
Berita besar!


__ADS_3

Alex yang kini berada diruang utama mansion, bersama para eksekutif membahas penyakit yang sedang menyerang Diablo, kata dokter pribadi yang merawat Diablo, Ia terkena penyakit kanker pankreas.


"Bagaimana menurut kalian?" Alex tiba tiba bertanya kepada kelima eksekutif, mereka tak langsung menjawab pertanyaan Alex, dan sibuk mencari jalan keluar, Alex bukan berarti tak bisa, namun Ia ingin kelimanya ikut memberi masukan tentang penyakit yang Diablo alami.


10 Menit kemudian, ruangan utama masih hening tak ada suara apapun, lalu tak lama eksekutif paling muda yaitu nomor 5 yang bernama Zee tiba tiba membagikan pikirannya, "Tuan, perihal penyakit yang dialami tuan Diablo terlihat sangat parah, namun aku memiliki kenalan dokter ahli dalam pembedahan, dan skillnya sudah diakui oleh dunia.", Alex pun akhirnya berpikir, "Apa yang dikatan dokter pribadi tadi?" tanya Alex sekali lagi, eksekutif nomor 1 yang berna Vonzi pun menjawab, "Tuan Diablo terkena penyakit kanker pankreas stadium awal, Tuan Muda.", Alex pun langsung menyuruh untuk Zee memanggil temannya tersebut, dan tak perlu mengkhawatirkan tentang biaya, tentu saja kekayaan Alex sudah tak terhingga.


"Baiklah, kalian boleh pergi, dan untuk dirimu Zee aku percaya kepadamu, jangan kecewakan diriku, paman Diablo adalah keluarga ku yang setia kepada ayahku sampai saat ini, kesembuhannya sangat berarti bagi kelompok ini." jelas Alex, "Dengan senang hati Tuan Muda, aku akan melakukan yang terbaik." sahut Zee.


Kelimanya pun pergi keluar dari ruangan utama, sedangkan Alex masih memikirkan keadaan Diablo, mengapa Diablo tak mengatakan jika memiliki kanker pankreas kepada dirinya?, karena Diablo tak mau mengganggu Alex, apalagi soal tujuan Alex yang ingin dunia ini damai.


Namun 1 kelompok tersembunyi sedang terbentuk untuk mengguncang dunia yang tenang ini, tak tahu mengapa, namun tujuannya sangat buruk, berbanding terbalik dengan tujuan Alex yang ingin kedamaian.


Dering ponsel terdengar di saku celana Alex, ternyata yang sedang menelfon nya adalah Theo.


"Halo tuann..." ucap Theo.


"Ada apa?" tanya Alex.


"Ternyata barang yang ingin anda dapatkan sudah dipindahkan semenjak benda pertama berhasil anda ambil, dan saat ini aku masih mencari informasi tentang tempat yang menyimpan benda tersebut." jelas Theo.

__ADS_1


"Dirimu di Dubai bukan?, lalu Rachel, dan Neon?" tanya Alex.


"Rachel berada di China, dan Neon berada di Korea." jawab Theo.


"Baiklah, lakukan semuanya dengan hasil yang terbaik, jangan dipaksakan jika tidak ketemu kembali kemansion, kita akan mengatur ulang rencana." sahut Alex.


"Baiklah Tuan, apa perlu diriku mengabari Rachel, dan Neon?" tanya Theo.


"Tak usah, biarkan saja." ucap Alex, langsung saja Ia mematikan telepon nya, "Berapa lama dirimu akan aktif Mona?" batin Alex, "Tidak harus Mona, aku akan melakukannya sendiri, aku tak mau bergantung kepada Mona." batin Alex sekali lagi.


Alex berjalan keluar dari ruangan utama menuju kekamar Diablo dirawat, terlihat Diablo terbaring lemas, dengan selang selang yang berada di tangannya, "Usiamu sudah tua bukannya menjaga diri malah menyiksa diri Paman." gumam Alex sambil memegang tangan Diablo.


Diablo yang perlahan membuka matanya mengucapkan beberapa kata, "Ada ruangan rahasia diruangan ayah anda Tuan Muda, kunci rahasianya berada dibalik lukisan Leonardo Da Vinci, ada tangga menuju kebawah." setelah sempat mengucapkan rahasia tersebut, tiba-tiba tanda dimesin EKG menunjukkan kehidupan Diablo menurun, dan akhirnya hasil terakhir yaitu Flat.


*Brakkk...


"Maaf Tuan aku tak mengerti jik-" perkataan kepala pelayan langsung dihentikan dengan teriakan Alex, "PANGGILKAN DOKTER PRIBADI YANG MERAWAT PAMAN DIABLO WAKTU ITU, SEKARANG JUGA!!!", langsung saja kepala pelayan keluar berlari, dan berteriak kesana kemari membuat kepanikan didalam Mansion.


Kelima eksekutif menghampiri kamar Diablo, Yin, Michael, dan beberapa komandan Elite juga sama menghampiri, melihat tangisan Alex yang sangat pilu membuat mereka ikut bersedih, kehilangan satu satunya keluarga.

__ADS_1


"BAJING*N, CARI DOKTER YANG MERAWAT PAMAN, BUNUH SEMUA KELUARGANYA CARI DIMANAPUN DIA BERADA, JUGA CARI INFORMASI SIAPA YANG MENYURUHNYA BERANI UNTUK MEMBUNUH PAMAN INI PERINTAH SIAL*N, JIKA KALIAN TAK MENYELESAIKAN NYA DALAM 1 HARI, AKU YANG AKAN MEMBUNUH KALIAN!!!" ucap Alex dengan emosi memuncak tak karuan.


Langsung saja mereka bergegas karena waktu yang diberikan Alex sangat lah pendek, 1 hari yaitu 24 Jam.


"Sial*n, maafkan aku paman, jik-jika saja aku tak menyuruhmu untuk dirawat, maafkan aku, maafkan aku" gumam Alex lirih sambil menangis tak karuan, dengan genggaman kuat Alex melihat Diablo mati didepannya membuat hatinya tersayat.


Berita langsung tersebar, jika pemimpin Shadow Knight meninggal karena penyakit kanker pankreas stadium akhir, sang dokter pribadi yang merawat Diablo sekarang sudah berada di Dubai, setelah memberikan racun kedalam suntikkan bius, dengan cepat Ia menyuntikkan kedalam Tangan Diablo yang sedang beristirahat waktu itu.


Theo yang waktu itu sedang beristirahat dengan para bawahannya didalam mansion mewah, salah satu bawahannya menyalakan televisi karena bosan, langsung saja Ia disuguhi dengan berita kematian Diablo.


Theo yang mendengarkan hal tersebut kaget, Diablo juga sudah banyak mengajarkan hal-hal baru kepada Theo, dan Neon, Ia tak menyangka bahwa kematian Diablo dikarenakan penyakit keras, sedangkan Neon menangis melihat gurunya meninggal dunia, Neon hanya berguru kepada Diablo, meskipun hanya setengah tahun berguru banyak hal yang sudah Ia dapat.


"Pakai semua kartu bawahan, SEMUANYAAA....." teriak Alex frustasi.


Muncullah lingkaran teleportasi besar didepan Alex yang sedang berada dihalaman Mansion, 1015 bawahannya menunduk hormat kepada Alex, "Kami yang rendah ini siap melayani anda Tuan." teriak mereka.


"Kalian, bagi 3 kelompok cari lelaki ini." Alex menunjukkan foto dokter pribadi tersebut, pelayan yang waktu itu memanggil dokter tersebut sedang disiksa, dan di intropeksi.


"Dengan senang hati Tuan." langsung saja mereka menghilang seperti ditelan bumi, Alex memberikan pesan kepada 3 rekannya, Theo, Neon, dan Rachel untuk membatalkan Misi, dan menyuruh mereka mencari dokter yang membunuh Diablo.

__ADS_1


"Aku tak akan mengampuni mu sialan, sungguh demi tuhan, orang tuamu, istrimu, dan anak-anakmu akan kubunuh semuanya." gumam Alex dengan tubuh yang gemetar.


Mata merah Alex terlihat sedikit percikan Api kebencian, dendam.


__ADS_2