
"Bisa saja kebetulan aku berada dirumah sakit untuk menjenguk ayahmu, dan juga didepan ku ada ibumu." ucap Alex menerima permintaan Aisyah.
Aisyah yang mendengar jawaban Alex tersenyum sendiri dikelas nya, "Baiklah nanti jam 11.00 kamu sudah harus berada didepan pagar kampusku, akan ku sharelock sekarang." sahut Aisyah, Alex menjawb dengan cepat, "Baiklah.", setelah itu Aisyah mematikan teleponnya terlebih dahulu karena kelasnya sudah dimulai.
Alex melihat ponselnya ternyata telepon sudah dimatikan, "Dari siapa nak?" tanya ibu Santi penasaran karena tak mendengar suara Alex saat sedang menelepon, "Tentu saja dari anak ibu yang paling cantik itu." jawab Alex sambil tertawa.
Alex yang sedang bercanda bersama ibu Santi, tiba tiba ada dokter masuk kedalam ruangan untuk mengecek kesehatan paman Greg, dan meminta izin kepada ibu Santi, dokter tersebut tak merasakan kehadiran Alex, setelah itu ia menoleh kepada Alex, ia memasang raut wajah ketakutan, sedangkan Alex hanya memasang senyuman biasa.
Setelah itu Alex izin kepada ibu Santi untuk pergi ke kantin untuk sarapan, namun, "Mengapa tak mencoba kencan bersama nya nanti, makan sedikit saja." batin Alex, Alex berjalan untuk mencoba merokok membeli 1 saja.
Sesampainya dikantin Alex mencari toko yang menyediakan rokok, namun tak ada satupun yang menjualnya karena tempat yang ia injak sekarang adalah rumah sakit, dia lupa jika sedang berada di rumah sakit, ia menepuk jidatnya pelan.
*Plak..
"Aku lupa dimana aku sekarang." batin Alex.
Setelah itu, ia keluar dari rumah sakit, dan ingin mencari toko pinggir jalan, namun kebetulan satpam tersebut memiliki sebungkus rokok, niatnya Alex meminta karena ingin mencoba.
Lalu Alex menghampiri, dan berkata, "Pak bolehkah saya mencoba 1 batang saja, akan saya tukar dengan uang jika anda mau.", pak satpam tersebut berhenti menghisap rokoknya, dan memberikan 1 bungkus rokoknya kepada Alex, "Ini tuan silahkan, tak usah membayar." kata satpam itu.
Alex menerima nya dengan sopan, mengambil 1 batang rokok, lalu menyalakannya, sebenar nya Alex tak pernah merokok sama sekali, hanya saja hari ini ia ingin mencoba, setelah menyalakannya, ia mengembalikan bungkusan rokok kepada satpam tersebut, dan mulai menghisapnya.
"Uhukkk..."
"uhukk..."
__ADS_1
Alex yang terbatuk karena pertama kali mencoba, langsung membuangnya, "Tak cocok lebih baik tak usah." batin nya, lalu Alex meminta nomor rekening satpam tersebut, dengan santainya satpam itu memberikannya, Alex menstranferkan uang sebesar 5 juta hanya karena 1 batang rokok saja.
Lalu Alex beranjak pergi, kembali keruang VVIP untuk berpamitan pulang berganti pakaian, ia harus mengenakan baju rapi karena ingin menjemput wanita cantik pulang dari kampusnya, dan ingin sekalian berkencan.
Sesampainya diruangan, Alex pamit, "Ibu aku pulang dahulu nanti sore aku akan kesini lagi bersama Aisyah, jika ibu ingin titip kabari saja ya.", Ibu Santi hanya mengucapkan sedikit kata, "Jangan terlalu malam.", Alex mengangguk mengerti, dan segera beranjak dari ruangan menuju tempat parkiran.
Setelah berada diparkiran, Alex langsung memasang, helm, dan menyalakan motornya, tak lama ia melajukannya dengan cepat, karena jalanan pagi itu agak sepi.
25 Menit kemudian, Ia sudah berada dirumah, berganti pakaian, dan bersantai menunggu waktu siang, sambil menonton televisi, melihat film, karena ia sudah tak lama melihatnya.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11.00, Alex beranjak, tak lupa ia mematikan televisinya, mengambil kunci, dan masuk kedalam mobil, dengan cepat ia pergi dari rumah.
Alex tak tahu jalan menuju kampus Aisyah, namun ia segera mengecek ponsel nya, dan membuka sharelock an dari Aisyah, karena tak ingin menyasar, dan buang buang waktu, ia langsung menamcapkan gas.
Tak terasa jam sudah menunjukkan angka 12.00, Aisyah menelpon Alex bertanya apakah ia sudah didepan, Aisyah tak tahu jika ia berada diparkiran, dan sekarang ia sedang dikerumuni oleh wanita wanita ayam kampus.
Aisyah yang penasaran ikut menghampiri, ternyata ia melihat Alex yang sedang dikerumuni, Aisyah langsung menyerobot masuk untuk menuju ketempat Alex, ternyata ketampanan Alex diatas rata rata, ia tak sadar, sebelumnya Alex hanya mengecek badannya, bukan wajahnya.
"ALEXXX!!!!, MASUK MOBIL SEKARANG!!." teriak Aisyah, Alex yang mendengar suara tak asing akhirnya menoleh kekiri, ternyata Aisyah berteriak memasang wajah garangnya, Alex langsung saja menuruti perkataan Aisyah, Aisyah langsung membuka pintu kursi penumpang disebelah Alex.
"Baiklah kita kencan." ucap Alex cepat, dan gugup.
"Apaa?, aku tak mendengar." timpal Aisyah sambil tersenyum.
"K I T A, akan berkencan." ucap Alex sekali lagi, dan menyingkatnya.
__ADS_1
"Baiklah." jawab Aisyah santai.
Alex langsung menancapkan gas mobilnya, sambil mengebel kerumunan anak-anak kampus yang sedang berjalan, banyak yang terkagum oleh mobil Alex, banyak juga yang mengutuk Alex karena seenak jidat menyetir.
Alex ingin menuju ke taman bermain, ditengah kota karena disana memiliki pemandangan yang indah jika waktu sore hari, matahari akan terlihat jelas saat tenggelam, wahana yang banyak, seru, suasana yang ramai, dan juga bagus untuk berkencan disana.
30 Menit kemudian, mereka sampai di taman bermain, Alex memarkirkan mobilnya, "Wahana apa yang akan dirimu coba?" tanya Alex kepada Aisyah yang antusias, dan senang.
"Tentu saja rumah hantu, aku ingin yang seram-seram." jawab Aisyah bahagia.
Alex langsung menuju wahana rumah hantu, 1 tiket dihargai 50ribu, Alex memesan 2 tiket, Aisyah yang tak sabar masuk terlebih dahulu, dan Alex menyusul, baru saja masuk teriakan Aisyah sudah terdengar, karena Alex khawatir, ia menghampiri nya, ternyata ia sudah tak ada, berjalan perlahan, disetiap adegan jump scare Alex biasa saja, seperti tak ada yang terjadi.
Teriakan Aisyah kembali didengar Alex, namun ia tak menemukannya lagi, karena tak melihat keberadaan Aisyah, pola rumah hantu ini seperti Maze teka teki, jika tak menemukan jalan keluar, mereka akan terjebak disana.
"Mona beritahu aku keberadaan Aisyah, dan juga jalan keluarnya, aku tak mau berada disini terlalu lama." suruh Alex kepada Mona, karena ia ingin mencoba wahana Roller Coaster.
"Sesuai perintah tuan, nyonya Aisyah berada di 50 meter dari anda, akan saya pandu." jawab Mona.
Alex berjalan mengikuti arah panduan yang diberikan oleh Mona, ternyata Aisyah sedang berjongkok ingin mengagetkan Alex, namun tiba tiba, "WAHHHHH!!!" teriak Aisyah, respon Alex hanya biasa saja, tak lama berpandangan, Aisyah menutup matanya, ternyata Alex menyosor bibir Aisyah, tidak ada penerangan, hanya ruangan gelap yang diisi oleh boneka hantu.
Alex yang masih mencium Aisyah, hampir saja ia kelepasan, akhirnya Aisyah yang tak mau melanjutkannya mendorong Alex, sedangkan Alex menggandeng tangan nya, untuk keluar dari dalam rumah hantu ini.
Setelah keluar dari rumah hantu tersebut, Alex mengatakan, "Aku ingin menaiki itu." sambil menunjuk nya, "Okay, siapa takut." tantang Aisyah, Alex langsung memesan tiket untuk 2 orang, Alex dahulu yang masuk menduduki kursi nomer 1 depan sendiri, Aisyah langsung duduk disebelah Alex.
Ternyata Roller Coaster tak seburuk itu bagi Alex, padahal ia tak pernah menaikinya, ternyata tak ada adrenalline sama sekali.
__ADS_1