
Theo dan Neon sedang dalam perjanan menuju pasukan yang dibawa oleh pemimpinnya Alex, meskipun terkesan nekat langsung menyerang kelompok Gangster nomor 1 dikota, Alex memiliki keyakinan tersendiri, hanya 1.000 apakah cukup?.
Alex menyetir sambil merenung, mengapa kehidupannya menjadi seperti ini, padahal ia tak suka keramaian, namun tetap saja jika melihat orang bahagia tersenyum karna diri sendiri, ia akan ikut tersenyum.
Karena markas kelompok nomor 1 berada di pinggiran kota, perjalanan yang ditempuh Alex cukup jauh, lebih dari waktu perjalanan Theo, dan Neon.
Alex melajukan mobil nya dengan santai, dan menunggu para pengikutnya yang lain berkumpul, ia sengaja agar tidak 1.000 orang saja yang menyerang.
[Tuan, kelompok yang akan anda serang memiliki 7.000 pasukan, dan semuanya ahli bela diri.] Mona memberi tahu Alex sesudah berangkat, meskipun 1.000 orang milik Alex sama, namun tak tahu seperti apa batas nya.
6 Jam kemudian, mereka sudah sampai ditempat tujuan, Alex yang memang sudah siap langsung saja maju tanpa memerintahkan bawahannya, banyak yang bingung soal pimpinannya yang tiba tiba maju tanpa mengasih aba aba.
Alex menerjang masuk sambil membawa pisau digenggaman nya, tangannya meliuk meliuk bagaikan ular yang siap memburu mangsanya, 1.000 pasukan Alex tetap terpaku melihat keahlian Alex.
Alex yang tetap fokus membabat musuh, akhirnya ia dikepung oleh musuh musuh, melihat pemimpin nya dikepung, salah satu bawahan Alex memerintah untuk maju.
"MAJUUUUUUU!!!, JANGAN BIARKAN PEMIMPIN KITA TUMBANG." teriak salah satu bawahan Alex.
"AYOOOO..."
"PEMIMPIN MASIH ADA KITA DISINI"
"BENAR SEKALI AYO MAJUU, JANGAN MENGECEWAKAN BOSS KITA." sahut satu persatu bawahan Alex.
"Hahahaha, bawahan yang lucu, tapi aku suka." batin Alex tersenyum, dan melihat sekelilingnya yang sedang terkepung.
Setelah perang dimulai, tempat yang awalnya kotor, menjadi sangat kotor lagi, peperangan sudah berjalan selama 2 Jam, pasukan musuh sudah tumbang 1.500 lebih, namun 1.000 pasukan Alex tetap berdiri kokoh, meskipun ada beberapa luka dibagian tangan, kaki, kepala, maupun dada yang terkena sayatan golok.
Markas gang nomor 1 berada didalam Kebun binatang/Zoo, memang benar 7.000 pasukan, dan ditempatkan didalam Kebun binatang sangat cocok.
Alex, dan 1.000 pasukannya menerobos kepintu selanjutnya, ternyata disitu sudah dijaga oleh musuh musuhnya yang sudah siap perang sambil menggenggam senjata, sisa musuh Alex masih banyak, namun bala bantuan sudah datang, Neon, dan Theo sudah berada didepan Zoo, mereka merangsek masuk tanpa peduli bagaimana tempatnya.
2.000 pasukan masuk kedalam Zoo, melihat Alex yang berdiri diam, sambil menoleh kearah musuhnya, Neon, dan Theo memimpin maju pasukannya, akhirnya 3.000 pasukan menjadi satu.
Alex yang masih diam mengumpulkan niat awalnya, ia lakukan karena misi dari Mona, karena demi kebaikan, dia juga tak lupa niatnya.
Alex maju mencari musuh yang akan dia habisi, meskipun memegang pisau, Alex tak membunuh, ia hanya menyayat bagian bagian penting tubuh musuhnya, namun tak dalam, sisanya akan dibereskan para bawahannya.
Neon, dan Theo brutal membabat habis musuhnya tanpa ampun, Alex yang melihat itu juga tak mau kalah, walaupun ini pertama kali baginya, ia juga ingin seperti bawahannya yang brutal kepada musuh, namun baik kepada temannya.
Sekian lama berperang, sang pimpinan kelompok musuh muncul sambil mengacungkan pistol kearah atas.
__ADS_1
*DORRR!!
Semua orang langaung terdiam, kecuali Alex, Neon, dan Theo mereka masih melakukan penyerangan, bawahan Alex mereka melihat pimpinan musuh dengan pandangan remeh, walaupun memiliki badan besar, ber otot, muka garang, bagi Alex musuhnya seperti gorilla.
Alex yang tak mau berlama lama ditempat menjijik kan ini, meluncur kehadapan pemimpin musuh, meskipun menghabisi musuhnya, jika pemimpin nya belakangan, sudah dipastikan kekalahan yang akan diterimanya, namun jika banyaknya musuh, namun sang pemimpin sudah muncul, habisi pemimpin musuh sudah pasti kemenangan yang akan didapatkan.
Alex melempar pisaunya yang berada ditangan kanan nya menuju kaki kiri pimpinan musuh, namun ia menangkis nya dengan menggeser kedua kakinya saja sedikit.
"Tuan hati-hati, Grock memilki kekuatan diluar nalar." Teriak Theo memberitahu.
Ternyata pimpinan musuh bernama Grock pantas saja badan besar, tinggi berotot, dan juga garang.
"Hoho menarik ikan kecil, berani menyerang markas ku hanya dengan beberapa kroco kroco itu." ucap Grock menghina sambil menunjuk pasukan Alex.
"Berisik kau gorilla, yang katanya ahli beladiri namun 1.500 pasukan mu tergeletak diluar hanya dengan 1.000 pasukan ku." sahut Alex tak terima.
Grock yang mendengar ucapan Alex marah, dan berlari kearahnya, Alex yang sudah siap sebaliknya ia lakukan, keduanya berlari, sambil bersama melayangkan tinjuan.
Tinjuan Grock meleset, namun pukulan Alex terkena telak dibagian dada, meskipun sudah sekuat tenaga, Grock tak merasakan apa apa.
Grock yang terkena serangan mundur beberapa langkah, lalu mengambil ancang ancang, Alex terus maju, memberikan pukulan berkali kali, Grock yang berancang ancang kembali mengambil posisi bertahan, Alex tak mau menyerah sebelum Grock tumbang, semua serangan ia lancarkan.
Sore menjelang malam, namun peperangan belom usai, Theo, dan Neon masih bersikeras menumbangkan banyak musuh, para pasukannya sudah mulai berkurang dari 3.000 menjadi 2.000, pasukan musuh juga sama, dari 6.000 menjadi 1.000 saja, karena keganasan pasukan Theo, dan Neon.
"WOAHHHHHHHH." teriak Alex.
"HORAAAAAAAA." teriak Grock.
Alex melakukan tendangan, namun tipuan badannya dia bawa menuju bawah pasir, dan Grock memukul angin, akhirnya Alex yang mendapatkan kesempatan, memukul tulang kering Grock, dan Grock mulai tumbang sambil menahan rasa sakit.
"Menyerah atau mati?" tanya Alex, Grock yang masih meringis tak menjawab pertanyaan Alex, Alex mengulangi perkataan nya, namun Grock masih tak menjawab, Alex yang sudah habis kesabaran, dan mulai lelah, ia mengeluarkan pistolnya dari dalam celana.
*Dorrr!!
Alex mengancam Grock dengan menembakan peluru di tanah, Grock akhirnya meludah, darah keluar dari mulutnya, namun tetap saja Grock tak menjawab.
*Dorrr!!
*Dorrr!!
Alex tak ingin berlama lama akhirnya membunuh Grock dengan 2 peluru saja, tak tahu kenapa Alex melakukannya, namun ia hanya ingin beristirahat, pertama kali Alex membunuh manusia, tak ada rasa takut, dan gemetar.
__ADS_1
Theo, dan Neon yang mendengar suara tembakan menoleh kearah Alex, ternyata Alex membunuh sang pimpinan nomor 1 tersebut.
Alex yang melihat musuhnya tewas berjalan pincang pincang, melihat pemimpin nya akan pergi, Theo menghampiri Alex, dan memapahnya, Neon yang selesai menghajar musuhnya langsung menyuruh semua pasukan yang tersisa untuk pulang.
"PEMENANGNYA SUDAH TERLIHAT MUNDUR!!, BERSIAP SIAP UNTUK PESTA." teriak Neon.
"WAHHHHH."
"YAAAA KITA MENANG."
"HIDUP BOSS!!"
"HIDUP PEMIMPIN!!!"
"WOAHHHHHH!!!"
Pasukan Alex berteriak bangga kepadanya, Theo yang melihat Alex membatin, "Ternyata aku tak salah." sambil tersenyum, "Tujuan kita akhirnya tercapai." Neon juga membatin memasang senyuman menoleh kearah Theo.
Tiba tiba muncul notifikasi dari Mona.
[ Misi dadakan selesai ]
Kuasai semua gank dibawah naungan anda.
Reward :
5 Mobil Rolly Royce
Gedung 30 lantai seharga 150 Triliun
Villa seharga 300 Triliun
50 Bawahan setia
[ Dikarenakan tuan menyelesaikannya dengan cepat, sistem memberikan bonus ]
[ 3 kotak besar special, sudah berada didalam inventory ]
Alex yang sedang berjalan tersenyum, karena mendengarkan notifikasi, Alex berkata kepada Theo, "Serang semua kelompok yang tersisa, jika tak mau menyerah bunuh, beli beberapa senjata bertimah panas agar cepat selesai, jangan khawatir untuk dihukum.", Theo mengangguk setelah mendengar ucapan Alex.
Alex memberikan kunci mobilnya kepada Theo, dan Theo menerimanya lalu memanggil salah satu bawahannya, "Bawa mobil boss menuju markas, aku akan kerumah sakit bersama Neon, dan pasukan kita yang terluka bawa juga, kita tak boleh meinggalkannya, berangkat bersama, kembali bersama, pisahkan truk yang mengangkut yang sakit, dan yang masih bisa berjalan." jelas Theo, bawahannya langsung memerintahkan semuanya untuk mengangkut teman temannya yang terluka, setelah menunggu 1 jam, akhirnya semua nya selesai.
__ADS_1
Theo, Alex, dan Neon berangkat menuju rumah sakit untuk mengobati beberapa luka yang sedang mereka alami, walaupun sulit untuk digapai usaha tak akan mengkhianati hasil, meskipun hanya bermodalkan tekad yang kuat, usaha dahulu.