
Selesai makan, mereka bersantai sejenak sambil mengobrol santai, karena Alex mulai terbuka kepada Aisyah, namun sedikit.
Seharian ini mereka keluar berdua, karena Alex sebelumnya tak pernah dekat dengan wanita, kenalan pun ia enggan, karena beberapa alasan, namun bagi Alex wanita seperti Aisyah sangat jarang ditemui karena sifat yang berbeda.
Sebenarnya Alex ingin bercerita banyak, namun ia tidak bis dengan mudah membuka hatinya, karena tidak semua orang bisa dipercaya, sekarang ia memiliki Mona dan kedua sahabatnya yang selalu mendukung setiap keputusan Alex.
Tiba tiba.
(Misi sampingan terpicu kembali)
Misi : habisi semua preman, dan jadikan mereka keluarga.
Reward :
20.000 Point sistem
Kotak kecil misterius
Hukuman : semua skill hilang
Jangka waktu : 3 Jam
Alex melihat layar hologram yang tiba tiba muncul didepan matanya segera beranjak dari restoran, selesai bersantai mereka keluar, karena ia tak mau Aisyah ikut dalam bahaya, Alex menyuruh pulang terlebih dahulu, meskipun terkesan seperti mengusir tapi keselamatan Aisyah lebih utama.
"Pergilah terlebih dahulu, bawa kartu ku untuk membayar biaya taksi, aku memiliki hal yang tidak bisa dirimu ikuti." ucap Alex sambil menyerahkan kartunya.
Aisyah hanya mengangguk mengerti, dan menerima kartu Alex lalu memesan taxi didalam aplikasi ponselnya, 10 menit kemudian taxi yang dipesan oleh Aisyah.
Alex yang melihat kepergian Aisyah lalu berjalan perlahan kearah mobilnya, "Mona, dimana lokasi misinya?" tanya Alex yang sudah berada didalam mobil, "Lokasi berada di gedung kosong arah utara, 500 meter dari sini tuan." jawab Mona.
Alex akhirnya mengemudikan mobil nya sesuai arahan Mona, 5 menit kemudian ia melihat gedung kosong tak terpakai, lalu Alex memasuki gedung kosong tersebut.
Sambil celingak celinguk, nampak 10 preman yang sedang menyiksa seseorang, seorang lelaki muda yang sudah berlumuran darah, karena dikeroyok.
Alex yang tak tega akhirnya berjalan kearah 10 preman tersebut, lalu berteriak menegur "Heyy! Berhenti mengeroyok seorang pemuda yang sedang sekarat."
Preman preman tersebut berhenti memukuli pemuda tersebut, lalu menoleh kearah teriakan tersebut, karena mereka banyak, tak ada rasa takut diwajah mereka karena Alex sendiri.
"Siapa dirimu, mau menjadi pahlawan kesiangan kah?" tanya preman 1.
"Nanti juga kalian akan tau, karena aku akan menjadi majikan kalian, jadi mohon kerja sama nya ya HAHAHAHAHA." ucap Alex tertawa dengan ekspresi senyuman iblis, karena ia sudah merasa mampu.
Preman 1 menyuruh 9 preman lainnya maju mengeroyok Alex, "Maju." akhirnya mereka berlari kearah Alex ada yang melompat, ada yang mengincar kaki, titik buta, namun Alex yang sudah siap menghindari keroyokan mereka, karena ia tak mau meladeni mereka sekaligus.
Alex yang dilingkari oleh 9 orang, namun ia tak panik sambil melirik mereka, ia mulai maju sambil mengarahkan tendangan kepada preman 8 yang tiba tiba maju sambil melayangkan tangannya, terkena tendangan Alex preman 8 tersebut terpental sampai menumbang kan preman 9 yang tak siap menerima tubuh preman 8.
__ADS_1
Mereka berdua tumbang tak sadarkan diri padahal itu hanya tendangan namun tenaga Alex lebih besar dari mereka karena sudah diperkuat oleh Mona.
Sisanya yang melihat temannya terbang lalu tak sadarkan diri, terkejut dengan tenaga Alex padahal dari segi penglihatan mereka tubuh Alex biasa biasa saja, tapi mereka tidak tahu, didalam tubuh Alex ada sistem.
7 preman tersebut akhirnya maju bersamaan, namun Alex dengan mudah menumbangkan mereka secara perlahan namun pasti, pemimpin yang sedang melihat tidak jauh dari sana, sedang menyekap pemuda tersebut karena anak buahnya sedang pingsan, padahal Alex hanyalah sendirian namun tak ada yang bisa menumbangkannya, "Mundur jika tidak aku akan membunuhnya." ucap preman 1 yang sedang mengarahkan pisaunya dileher pemuda tersebut.
Alex yang melihat pemuda tersebut mulai kehilangan kesadaran, tak pakai lama Alex mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke tangan preman 1, karena terlihat pemuda itu akan mati jika terlambat diobati.
"ARGHHHH...., tangankuuu." preman 1 teriak, karena tangan yang sedang memegang pisau terkena lemparan batu Alex lalu mengendor, pemuda tersebut jatuh, lalu Alex memberi sebuah hadiah yaitu bogeman mentah.
*Krekkkkk
"ARGHHHH!!!" teriak preman 1 kesakitan karena salah satu tulang nya patah karena bogeman Alex.
"Jika dirimu tak mau lebih parah tunduk kepadaku, bangunlah organisasi untukku, dan carilah orang berbakat untuk memasuki organisasiku!." ucap Alex tegas sambil melemparkan kartu namanya, preman 1 yang mendengar ucapan Alex hanya mengangguk menerima kartu nama Alex lalu pergi meninggalkan kawan kawan nyaa.
Alex menghampiri pemuda tersebut lalu memasukkannya kedalam mobilnya, ia mengantarkan pemuda itu kerumah sakit terdekat karena jika terlambat sedikit itu akan berakibat fatal yaitu kematian.
15 menit kemudian, Alex menurunkan pemuda tersebut dari mobilnya, lalu memasuki rumah sakit ia memanggil dokter karena keadaan pemuda tersebut kritis, "Dokter.., disini ada pasien kritis, rawat dia!.", merasa dipanggil dokter tersebut mendekati Alex sambil membawa pemuda tersebut untuk diperiksa.
Alex yang sedang menunggu kabar dari dokter yang merawatnya hanya duduk terdiam sambil melihat status sistem nya.
"Status." ucap Alex.
Umur : 20tahun
Pekerjaan : -
Kekayaan : Mobil sport, Motor sport, Rumah minimalis,
800 Juta Rupiah.
Kekuatan : 9
Kecepatan : 8
Kepintaran : 10
Kharisma : 20
Keberuntungan : 2
Point sistem : 11000
Inventory : Black Card, Kotak misterius, kotak kecil misterius
__ADS_1
Shop :
"Mona......!" ucap Alex memperingati.
(Misi sampingan berhasil)
Misi : habisi semua preman, dan jadikan mereka keluarga.
Reward :
20.000 Point sistem
Kotak kecil misterius
"Hadiah sudah saya masukkan kedalam inventory sistem tuan." ucap Mona.
"Baiklah terimakasih Mona." jawab Alex.
"Tak masalah tuan." sahut Mona.
"Tolong buka semua kotak misterius ku." perintah Alex.
"Membuka 1 kotak misterius, dan 2 kotak kecil misterius."
Selamat mendapatkan :
500 Miliiar
Rumah mansion
100 bawahan setia
40% saham Nasa
30% saham Iphone
Alex tak menyangka jika mendapatkan itu semua saldonya menambah, dan mendapatkan 2 saham dari 2 perusahaan yang berbeda, dia tau jika 2 saham yang ia miliki adalah perusahaan terkenal, mungkin 1 tahunnya mendapatkan 500 - 900 triliunan.
Akhirnya yang ditunggu selesai, "Apakah tuan adalah walinya?" tanya dokter kepada Alex, "Benar saya walinya." jawab Alex singkat, "Dia hanya kehabisan darah tuan, mengapa terjadi seperti itu, lukanya sangat banyak, seperti bekas pukulan besi, tangan, dan tendangan?" tanya dokter tersebut, Alex yang ingin menjawab rasa penasaran sng dokter akhirnya menceritakan hal tersebut, dokter yang akhirnya tau diam lalu pergi.
"Jadikan dia manager didalam perusahaan anda tuan." tiba tiba Mona merekomendasikan pemuda tersebut, Alex yang mendengar itu hanya bertanya, "Mengapa?.", "Karena dia memiliki bakat dibidang pembuatan game." jawab Mona.
Tanpa pikir panjang Alex menunggu pemuda tersebut sampai sadar lalu menawarkan hal tersebut kepadanya, namun sampai malam hari ia tak nampak bahwa pemuda itu akan sadar, setelah menunggu terlalu lama ia bosan, lalu pulang besok Alex akan kembali lagi.
30 menit kemudian Alex sampai dikomplek nya, karena ia sudah lelah, ia tanpa makan langsung saja menuju kekamarnya, tanpa ia sadari Aisyah berada dikamarnya sedang tidur.
__ADS_1