
"Barbie,,, Are You Okey" tanya Leo panik setelah mendudukkan Alisa di Brankar UKs.
Alisa mendongak dengan meringis kecil menahan rasa sakit yang masih terasa di kepalanya. "It's Okey Baby" Balasnya Lirih.
"Maafkan aku ya Barbie, gara-gara aku telat datang....kamu jadi seperti ini" Leo menyesal sambil merapihkan rambut Alisa.
Alisa dengan cepat menggeleng tanda tak setuju, ia tak mungkin menyalahkan Leo atas segala yang terjadi padanya. "Lele, kamu tidak salah apa-apa, Kakak Sasha mungkin hanya emosi. Aku juga bingung dengan perubahan sikapnya yang berubah 180°" Jelas Alisa. Yang masih salah paham dengan tuturan Sasha tadi.
"Jadi...kenapa dia menjambakmu sayang!" Leo berbicara seolah olah Alisa adalah Pacarnya. Tetapi di fikiran Alisa, Leo tetaplah kakak kesayangan nya.
"Aku Pun tak tau Lele, Dia tiba-tiba menjambakku tanpa alasan yang jelas" Alisa berkata jujur, karena ia pun tak tahu sebab dari Sasha yang mengamuk.
'Apakah karena di Akun Medsosnya. Tetapi kenapa dia frustasi, kan dia sendiri yang Posting. Kalau di pikir, bisa jadi ada seseorang yang membajak akun Medsosnya. Karena sangat tidak memungkinkan Sasha menjelekkan namanya sendiri'Batin Leo.
'Sasha adalah orang yang haus akan pencitraan, jadi itu sangat tidak memungkinkan'Pikir Leo.
"Lele, Apakah ada Berita Viral tentang Barbie mu ini" Tanya Alisa.
Leo menggeleng tanda ia pun tak mendengar berita tentang Alisa. Yang selalu ia dengar hanya berita tentang kecantikan Alisa, yang sudah tidak aneh lagi.
"Masak tu ya...." Alisa menjelaskan semua dari pertemuan nya bersama Sasha dan Friska, sampai ia di jambak. Lengkap tanpa ada yang terlewat.
Leo menepuk jidatnya mendengar Kepolosan Alisa, yang lagi-lagi tak mengerti dengan Ucapan Sasha yang hanya ingin Mengajak perang. Bukan mengajak damai.
"Sudahlah, lebih baik kamu beristirahat saja dulu. Nanti Lelemu ini akan meminta izin pada Wali kelasmu Barbie" Ujar Leo menyelimuti Alisa.
Alisa pun menurut sembari mengangguk kecil. "Thanks Lele, Lele terbaik" Ucapnya Tersenyum manja.
__ADS_1
"Nanti istirahat, Lele akan ke sini lagi kok. Babay Barbie" Pamit Leo melambaikan tangannya. Di balas Alisa dengan melambaikan tangan juga.
.........
"Kau harus membalas perbuatan cewek itu, aku tak terima!!" Pekik Bima sedang berbicara dengan seseorang melalui sambungan telefon.
^^^"Tenanglah, Bukannya dia mantan terindahmu" Jawab orang di sebrang dengan suara menggoda.^^^
"Sudahlah, kalau niat membantu lakukan saja. Bila perlu keluarkan dia dari sekolah ini. Aku sudah sangat muak" Bima bertutur banyak.
^^^"Itu sangat tidak memungkinkan, Karena orang tua nya memiliki saham di sekolah itu hingga tiga puluh persen"^^^
"kalau begitu, Sekarang terserah padamu saja, aku sedang sekolah. Jadi tidak bisa berkutik dengan laptop canggih ku" Sombong Bima.
^^^"Cih...Begitukah caramu meminta tolong pada Kakakmu!" Ucap orang itu yang ternyata adalah kakak dari Bima.^^^
'Ahhh...adik kurang ajar begini sudah. Tahunya marah-marah saja'Gerutu kakak Bima itu, setelah sadar kalau sambungan telfonnya sudah terputus.
Bima segera keluar Toilet dan berjalan santai menuju perpustakaan. Ketika ia melihat Alisa di jambak dengan sadis oleh Sasha, pikirannya menjadi tidak tenang, karena itu ia meminta tolong pada Kakaknya yang ia namai ikan salmon itu untuk membalas perbuatan Sasha. Sebenarnya siapa si cupu ini. Serasa berkuasa saja!....
Di perpus masih saja Fikiran Bima kemana mana. Baru kali ini ia begitu cemas pada Seorang wanita selain mantan mantannya.
Wah si Cupu punya mantan ternyata guys.
Bima berjalan menuju UKS, ia yakin Alisa ada di sana. Bagaimana pun waktu penyakit Alerginya kambuh kemarin, yang menolong dan menjaganya itu Alisa, jadi Seenggaknya ia menjenguk karena tidak sempat menolongnya.
Ketika hendak masuk ke dalam UKS. Mata yang bertengger kan Kacamata kuda itu menangkap sesuatu yang membuatnya tersenyum puas. Bima melihat Sasha yang wajahnya sedang di obati oleh Friska dengan kapas dan Alkohol. Akibat Tamparan dari kaum adam tadi. Membuat kulit wajah cantik Sasha infeksi.
__ADS_1
Bima dengan santai melewati mereka. "Heh cupu!!! Beliin gue makanan sekarang!!" Sasha memerintah Bima.
Bima tak menanggapi, ia menganggap ucapan Sasha seperti angin lewat yang tak perlu di tanggapi.
Saat sampai di pintu ruangan Alisa. Bima langsung saja masuk ke dalam. Ia melihat wajah damai Alisa yang sedang tertidur pulas, seperti bayi mungil.
'Kau sangat cantik. Tetapi kau tidak bisa masuk ke dalam hatiku sampai Sekarang. Dan aku pun tahu tentang tantangan yang kalian lakukan'Batin Bima.
Bima mengelus puncak kepala Alisa lembut. Lalu keluar dari UKS menuju kelasnya, hatinya sudah tenang melihat Alisa yang ternyata baik-baik saja.
Tak Bima sadari Seutas senyum cantik terbit di wajah Alisa. Ternyata sedari tadi Alisa sudah bangun. Alisa pun kembali menyentuh puncuk kepalanya yang tadi di usap lembut oleh Bima.
'Aku akan membuat kamu jatuh cinta padaku Bima. Saat nama Bima berubah menjadi Bimaku'Batin Alisa.
... ......
'Siapa yang berani melakukan hal itu Leo!!!" Pekik Papi Vicky.
"....."
"Lihat saja, Aku akan membalas gadis itu tanpa terkecuali. Kamu harus membantu Rencana Om Leo!" Ucap Papi Vicky tersenyum Singa.
"Baik Om. Leo akan membantu"
"Kamu harus Bla bla bla bla......"
"Baik Om. Rencana Om akan berjalan sesuai keinginan, kalau Leo yang beraksi" Balas Leo tersenyum Harimau. Yang memperlihatkan taring kecilnya di ujung Giginya.
__ADS_1
Bersambung...