Penakhluk Hati Sang Cupu

Penakhluk Hati Sang Cupu
Betemu Genk


__ADS_3

"Alisa,,,,, ayo bangun sayang. Nanti kamu terlambat loh!" Ucap Bunda Dini membangunkan Alisa yang masih tertidur pulas.


"Ummm.... Iya Ma, lima menit lagi" balas Alisa, Tanpa sengaja ia menyebut Bunda adalah Granma.


Bunda Dini mengelus dadanya, Ia yakin suatu hari nanti Alisa akan terbiasa dengannya. "Sayang udah jam tujuh lo. Kamu mau terlambat!!" Kata Bunda Dini dengan sedikit panik.


Alisa pun langsung duduk dan segera berlari ke arah kamar mandi dengan tergesa gesa. Bunda pun turun ke dapur untuk memasak.


5 menit kemudian.


Alisa dengan cepat memakai Baju sekolahnya yang biasa ia pakai di London. Tanpa babibu ia berlari ke bawah langsung memakai sepatu dan kaos kaki panjang.


"Bun.....Mana mang jajang, Alisa ingin berangkat sekarang!!" ujar Alisa panik.


Bunda tersenyum cantik, menanggapi ucapan Alisa. "Ayo sayang, bantu bunda masak dulu, Baru nanti kita sarapan sama-sama" Ucap Bunda membuat Alisa menggelengkan kepalanya kuat.


"Alisa sudah sangat terlambat Bunda, jam tujuh harusnya sudah upacara!!" jelas Alisa.


Lagi-lagi Bunda tersenyum ke arah Alisa. "Coba kamu lihat jam berapa sekarang di Handphond mu sayang!" ujar Bunda Dini. Alisa pun menurut, Ketika ia membuka HP? kedua matanya terbelalak kaget. Setelah ia tahu bahwa sekarang masih jam setengah Enam pagi.


"Lalu,,,,kenapa Bunda tadi bilang jam Tujuh. Kan jadinya Alisa tidak ada persiapan" Ucap Alisa cemberut.


"Hihihi, Maafin bunda ya. Bunda hanya tidak ingin kamu terlambat" jelas Dini.


Alisa hanya manggut manggut dengan malas. "Yaudah bun, sini Alisa bantu. Tapi?? Masakan London ya" Rayu Alisa.


"Hmmm. Baiklah sayang, Pagi ini kita masak makanan khas London" jawab Dini membuat Alisa tersenyum girang.


30 menit, mereka berkutik dengan alat masak. Dan akhirnya masakan mereka berdua jadi,


Lamb Sandwich



'Jadi ingat Granma, aku kangen sama Granma. Lagi apa ya Granma and Granpa di sana'batin Alisa.


Tap... tap... tap


Suara langkah kaki terdengar nyaring di telinga Alisa dan bundanya.

__ADS_1


"Wah, makanan kesukaan Papi!" Ucap Vicky girang, sudah lama ia tidak makan makanan khas London. Biasanya setiap pagi, Dini hanya memasak makanan khas indonesia.


"Ini adalah hasil masakan Alisa dan Bunda!" Alisa dengan pedenya membanggakan Lamb Sandwich buatannya.


Vicky menatap Alisa dengan tatapan yang susah di artikan. "Memangnya kamu bisa masak?" tanya Vicky tak percaya.


Alisa mencibikkan bibirnya. "Papi tidak lihat masakan ini. Ini adalah masakan buatan Alisa Pih, walaupun di bantu Bunda" balas Alisa tak terima.


"Iya deh iya. Papi percaya" tidak ingin mengulur waktu. Vicky segera berdoa dan mengambil satu Lamb Sandwich ke dalam piringnya.


Diikuti Alisa dan Bunda Dini.


Selesai Sarapan.


"Udah setengah tujuh bund, kok Lia belum datang ya?" tanya Alisa.


"Mungkin sebentar lagi sayang. Kamu tunggu saja di depan" Balas Dini sambil merapikan bekas piring yang mereka makan tadi.


Walaupun mereka memiliki asisten rumah tangga, tetapi Bunda Dini tidak pernah malas untuk sekedar memasak dan mengurus keluarganya.


"Yaudah Bund, Papi. Alisa pamit kedepan dulu. Assalamualaikum" Pamitnya sambil mencium kedua punggung tangan orang tuanya.


"Bye bye" Alisa melambaikan tangannya.


Tin tin. Suara klakson mobil Mewah Pajero sport warna putih, memasuki halaman rumah besar Alisa.


"Ayo Silahkan masuk non Alisa. Di tunggu non Amelia di dalam" Ucap supir Amelia.


Alisa segera masuk ke dalam mobil Amelia di belakang bersama Amelia.


Mobil pun mulai berjalan meninggalkan perumahan Elite itu.


...... ...


"Wah sekolahnya besar Lia!" pekik Alisa tertahan.


"Iya dong. Namanya juga sekolah terbesar di Indonesia" jelas Lia, membuat Alisa manggut manggut.


"Pasti lo kangen sama Genk kita. Ayo kita samperin Mereka" Gaya bahasa Lia berubah ketika berada di sekolah. Dari aku-kamu jadi Lo-gue.

__ADS_1


Amelia menarik Alisa hingga ke kantin sekolah.


Disana, terlihat Banyak anak cowok yang menatap Alisa kagum. Dan banyak cewek yang mendelik kesal, ketika tau Ada anak baru yang lebih cantik dari mereka.


Memang begitu kenyataan nya, mau bagaimana lagi.


"Hai Guyss. Gue ada kabar baik nich" sapa Lia pada keempat temannya. Dia menyembunyikan Alisa di belakang nya, agar tidak terlihat.


"Kabar apa?" tanya mereka bersamaan.


"Alice bakal sekolah di sini loh" ucap Lia heboh.


"Lo serius!!" pekik mereka semua bersamaan.


"Aduuuh, kalian gak percaya banget. Ini diaa" Teriak Lia heboh sambil menarik Alisa agar terlihat, membuat semua orang menatap ke arah mereka.


"Aaaaa serius ini. Gue gak mimpi kan!!" ucap Citra senang dan memeluk Alisa.


"Wah gue gak nyangka" Ucap Leo setengah percaya.


"Gila, gak ngasih kabar" Sambung Randy.


"Iya tu" timpal Brayen.


Mereka semua adalah satu Genk Squad CoCeKe.


-Dwi citra kirani (citra)


-Dirga Leo (Leo)


-Randy Pratama (Randy)


-Brayen Bagus Pradita (Brayen)


-Alisa Cantika Damara (Alisa)


-Neysla Amelia Zahra (Amelia/Lia)


Bersambung...

__ADS_1


Maaf kalau masih Banyak Typo.


Ayo dukung author dengan Like, Comen and favorit. ๐Ÿ˜‡


__ADS_2