
Pada akhirnya Ken berharap sang kakak lekas menikah. Ia sudah berjuang selama dua tahun ini untuk mendekatkan sang kakak dengan teman-teman wanita terbaiknya. Tapi Cino selalu saja menolak. Hingga akhirnya Ken meminta Nara untuk mendekatkan sepupunya. Cino pun akhirnya luluh dan jatuh cinta. Ken juga ikut bahagia.
Beberapa hari kemudian...
Kenangan yang terjadi di kamar penginapan itu membuat Nami kurang dapat berkonsentrasi dengan pekerjaan maupun mata kuliah di kampusnya. Yang ia inginkan adalah selalu mengetahui sedang apa Cino di sana. Begitu juga dengan Cino yang selalu menyempatkan dirinya untuk menghubungi Nami di sela-sela aktivitasnya. Tapi dua hari ini Cino terpaksa jarang menghubungi Nami karena sedang kedatangan tamu di kantornya. Mau tak mau Nami pun memakluminya.
Kenapa aku ingin selalu berada di dekatnya ya?
Sentuhan itu, cumbuan itu membuat Nami merasa dimiliki oleh Cino. Karena Cino adalah pria pertama dalam hidupnya. Nami baru kali ini jatuh cinta. Ia tak menyangka pertemuannya di pesta malam itu membuatnya merasakan sesuatu yang lain pada hatinya. Sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
__ADS_1
Kini gadis itu tampak merebahkan dirinya di atas kasur setelah makan malam bersama sang bibi. Jam di dinding pun menunjukkan pukul delapan lewat delapan malam. Nami ingin tidur lebih awal karena esok harus beraktivitas pagi. Yang mana jadwalnya akan lebih banyak. Nami harus segera menyelesaikan penelitian di laboratoriumnya. Karena ia tidak ingin pulang malam. Nami pun mulai memejamkan kedua matanya.
Sementara itu...
Di rumah keluarga Chandra sedang terjadi kegaduhan akibat Cino yang pulang dari kantor dengan kondisi memar. Tampak ayah Cino yang segera menghubungi dokter keluarga untuk memeriksa keadaan anaknya. Sedang sang ibu segera memberikan pertolongan pertama. Ken sendiri berada di sana dengan raut wajah yang tak percaya.
"Kakak, sebenarnya apa yang terjadi?" Ken pun menanyakannya. Ia tidak ingin terjadi apa-apa pada kakaknya.
"Suamiku, bagaimana? Apakah dokternya sudah menuju kemari?" tanya sang istri panik.
__ADS_1
"Dia sedang dalam perjalanan. Tunggu sebentar lagi. Biarkan Cino membersihkan lukanya dulu." Sang suami menyarankan.
Ibu Cino mengangguk. Ia kemudian mengelap badan Cino agar bisa mudah diobati. Ken pun ikut membantu.
Siapa yang telah melakukan hal ini pada putraku?
Ayah Cino tampak penasaran dengan apa yang terjadi pada putranya. Ia kemudian segera menelepon seseorang untuk membantu mencari tahu. Ayah Cino beranjak meninggalkan ruang keluarga lalu bergegas ke teras depan rumahnya. Ia segera menelepon seseorang untuk meminta bantuan. Tak lama teleponnya pun dijawab oleh orang yang ada di seberang.
"Halo, Kai. Aku ingin meminta bantuanmu. Tolong cari siapa pelaku yang telah membuat mobil anakku tergelincir. Cepat temukan pelakunya dalam waktu dekat. Aku menunggu," kata ayah Cino kepada seseorang itu.
__ADS_1
Chandra Wirata merasa sesuatu yang aneh telah terjadi pada mobil putranya. Yang mana membuat Cino harus membanting setir ke luar jalur agar tidak terjadi tabrakan beruntun. Rem mobil Cino tiba-tiba blong dan membuat Cino kesulitan untuk mengendalikan mobilnya. Alhasil sepulang kerja kecelakaan itu terjadi di jalan dua arah yang menuju ke rumahnya. Cino pun mengalami luka-luka pada tubuhnya.