Perjalanan cinta bi

Perjalanan cinta bi
Episode 13


__ADS_3

Bianca sudah membulatkan tekadnya ia sudah bersiap siap akan pergi meninggalkan rumah tanpa jejak sedikit pun


Besok adalah hari kepergian nya dan Steffi dari indonesia.


Sepertinya ia akan pergi sekarang, tapi bukan untuk belajar tapi untuk kabur dari rumah dan mencari riko.


Sementara itu, Bryan sedang berfikir dengan keras mencari seseorang yang untuk di nikahinya. walaupun sebenarnya sudah banyak wanita yang mengantri untuk di nikahinya termasuk putri-putri konglomerat kenalan ayahnya maupun kolega bisnisnya.


Tapi ia sama sekali tidak mempunyai selera untuk menikahi mereka. karna dia berfikir kalau mereka hanya menginginkan harta dan memamerkan hubungannya dengan bryan saja, bukan untuk menjadi seorang istri.


***


Bianca sudah berisiap-siap. dia berencana untuk pergi tanpa membawa apapun dari rumahnya. Ia hanya membawa dompet yang berisi kartu-kartu. bahkan ia sama sekali tidak membawa kartu limeted edition yang diberikan oleh tuan pratama kepadanya yang bisa ia gunakan tanpa harus memikirkan saldo.


Bianca sudah membuat strategi. dia adalah wanita cekatan. karna dia mempunyai basic beladiri yang bagus, memanjat atau pun berlari ia bisa mengatasi nya dengan mudah


^Tapi sepertinya tidak untuk lari dari kenyataan deh hehe😅


Bianca mempunyai kartu kredit sendiri. kartu yang sama sekali tidak ada hubungan tentang indra pratama ayahnya. bisa dibilang itu adalah kartu rahasia Bianca. dia berniat untuk menggunakan kartu tersebut untuk menunjang kehidupannya nanti selama di pelarian.


Dia berencana untuk pergi ke jepang dan memulai pencariannya disana. karna ia mendapat kabar bahwa riko sedang berada di jepang untuk urusan magang.

__ADS_1


Ia merasa cemas karna orangtuanya pasti akan terus mengulik pencarian nya dan pasti akan mengetahui keberangkatannya kejepang. karna bagi seseorang yang mempunyai jabatan, bisa begitu mudah untuk mengetahui informasi seseorang.


Tapi sepertinya tekad bianca sudah kuat. Ia tetap pergi dan melewati penjaga rumah yang begitu banyak. bagaikan pengawal didalam istana mereka selalu siap siaga dan selalu mengawasi gerak gerik bianca sedari dulu.


Makanya bianca menyiapkan rencana yang 'Ekstreme' untuk keluar dari rumah ini


Bianca adalah gadis yang sangat pintar. dia memiliki kepintaran diatas rata-rata. dia seorang yang ahli dalam bidang apapun asalkan dia mengetahui dasarnya.


^Tapi sepertinya tidak terlalu ahli dalam percintaan karna dia tidak tahu dasarnya😅😂


Sebelum pergi dia membekukan akses keluarga pratama. dan memblokir sistem IT mereka. Agar rencananya berjalan dengan normal Bianca tidak membiarkan sedikit celahpun untuk mereka mengetahui bahwa sistemnya sedang di blok.


Itu mungkin warisan Natural dari tuan indra pratama karna ia juga adalah seorang yang ahli.


Rasanya dia sudah menyiapkan semua dengan sangat matang. karna dia juga termasuk gadis yang bisa berfikir kritis


Disaat semua orang sedang tertidur dan hanya beberapa penjaga yang tersisa dia melakukan aksinya tanpa diketahui oleh siapapun.


****


Paginya seisi rumah dibuat kacau. Tuan indra yang mengamuk memerintahkan seluruh penjaganya untuk mencari Bianca sampai ke lubang semut.

__ADS_1


Ia sangat murka dan amarahnya berkobar. Ia mengumpulkan dan memarahi semua penjaga yang berjaga semalam.


Walaupun ia sadar bahwa ini bukan sepenuhnya salah dari penjaga rumah. karna Bianca terlalu pro untuk melakukan aksi kabur dari rumah karna ini bukan yang pertama kali.


"Semua ini gara-gara kamu" Bentak tuan indra kepada nyonya Arumi


"Kenapa kamu menyalahkan aku saja? seharusnya kamu introspeksi diri! kamu terlalu keras kepada Bianca! Dia itu ingin memilih jalan hidupnya sendiri" Jawab nyonya Arumi tidak kalah ngegas


"Apa? berani-beraninya kamu menyalahkan aku? seharusnya kamu sadar tugas kamu sebagai ibu dari bianca tidak kamu lakukan dengan baik!" ucapan ayah Bianca membuat nyonya Arumi semakin marah.


Prisil datang melerai adu mulut itu.


"Sudah.. sudah.. mah! pah! apa pantes kalian malah beradu mulut seperti ini? seharusnya yang kalian fikirkan saat ini Bianca! dimana dia sekarang? dan kenapa dia pergi gitu aja?" perkataan prisil membuat mereka berdua berhenti beradu mulut


"Kamu benar prisil kamu memang anak papah yang paling penurut" Jawab tuan indra


"Ini kesalahan kamu! Kamu terlalu membanggakan prisil dan kamu tidak pernah melihat kemajuan Bianca! Akukan sudah bilang mereka berdua itu sama-sama anakmu! sama-sama anak ku jugaa! prisil memang sudah didapati menjadi seorang anak yang penurut seharusnya kamu memperhatikan prisil tanpa lupa memperhatikan Bianca! kamu selalu lupa cara untuk membahagiakan dia! yang kamu fikirkan bianca harus seperti prisil!"


Kata-kata dari nyonya Arumi membuat tuan indra tertegun. seperti sedang memikirkan sesuatu ia tidak menyahut sama sekali.


Nyonya arumi mmembantingkan tubuhnya keatas sofa. ia menangis dan prisil mencoba untuk menenangkan nya

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2