Perjalanan cinta bi

Perjalanan cinta bi
Episode 2


__ADS_3

Bryan Zedwenson wijaya


Pria muda berusia 24 Tahun yang sudah menggeluti dunia bisnis sejak usianya 17 tahun. Ia di didik keras oleh ayahnya Bram wijaya yang merupakan pengusaha sukses tingkat dunia sejajar dengan ayah dari Bianca Indra pratama


Bryan dipercaya untuk mengelola perusahaan di jepang saat ia berusia 17 tahun walaupun waktu itu ia hanya mengelola perusahaan kecil tapi karna kerja keras nya akhirnya ia dapat mendirikan perusahaan terbesar cabang pusat di jepang.


Walaupun ia merasa terpaksa menjadi eksekutif muda yang berjaya tapi ia mensyukuri itu karna berkat didikan keras ayahnya ia bisa menjadi pribadi yang mandiri dan berfikir pesat. ia berfikir logis dan sangat jauh dengan fikiran kebanyakan anak-anak muda seumurnya.


Karna ia merasa masa mudanya sudah Habis ia berikan kepada perusahaan menjadi kan dia sedikit membangkang kepada ayahnya. ia pun sedikit seenaknya saja dalam menjalani hidup. ia sudah tidak memperdulikan larangan dari ayahnya karna ia merasa cukup sudah ia menuruti kata-kata ayahnya. membantu mengsukses kan dan membangun perusahaan cabang pusat di jepang. ia rasa itu sudah cukup untuk mengganti pengorbanan ayahnya

__ADS_1


Ia mempunyai tangan kanan sekaligus sekretaris pribadi bernama kevin. kevin laki-laki tampan bertubuh tinggi dengan rambut sedikit bergelombang yang selalu ia sisir rapih kebelakang mengikuti gaya bosnya. karna ia orang yang paling dekat dengan presdir jadi penampilan sangat diperlukan walaupun itu bukan pokok utama nya.


Ia adalah tangan kanan yang sangat direpotkan bila seseorang membuat masalah dan membuat tuan mudanya merasa kurang nyaman. ia pun yang menghandle seluruh kegiatan tuan muda nya ketika ia sedang bermalas-malasan berurusan dengan pekerjaan nya di kantor.


Akhir pekan lalu presdirnya itu merencanakan kegiatan melarikan diri dari negara yang membesarkan namanya. itu berarti ia pun lari dari perusahaan. ia berkata kepada seluruh eksekutif di perusahaan nya bahwa ia akan pergi berlibur beberapa hari di new zeland. tapi nyata nya sudah seminggu ia pergi dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya karna ternyata ia tidak berada di new zeland.


hal itu otomatis membuat bram wijaya geram. ia sangat marah besar dan menyuruh seluruh penjaga nya yang seperti pengawal di kerajaan-kerajaan itu pergi mencari bryan hingga ke lubang semut. penjaga nya disuruh menemukan bryan sampai ketemu. jika belum ada tanda-tanda dari kedatangan bryan itu tandanya mereka dilarang untuk pulang.


tapi memang seperti itulah sifat dari Bryan ia sangat dingin bahkan tatapan matanya pun dapat membekukan seseorang. tapi itu hanya berlaku untuk anak buahnya saja. jika perempuan yang melihatnya ia akan jatuh cinta karna ketampanan nya tidak bisa di ukur oleh tingkat ketampanan manusia dibumi.

__ADS_1


"kevin, kamu gak usah khawatir itu urusan ku kalo sampe ayah berani macam-macam dia akan tau konsekwensinya" ucapan bryan sama sekali tidak membuat kevin menjadi tenang itu malah membuat kevin semakin cemas dan ketakutan.


Gak usah khawatir apaan, dia enak gaakan kena marah. kalaupun dia dimarahin pasti disana aku yang paling tersiksa. emang kadang gajih besar butuh pengorbanan yang besar juga. gimana nanti aku menghadap tuan besar? kadang emang bener ya fikiran orang kaya gak bisa di tebak. Keluhan kevin dalam hatinya.


Ia sama sekali tidak habis fikir oleh kelakuan bosnya yang satu ini selain gemar membuat kevin dalam bahaya, ia pun mempunyai hobby yaitu mengancam kevin dengan memotong 50% gajih kevin jika kevin berani membantahnya.


"kevin ayo kita ke club hari ini aku bosan, mau mencari sensasi baru misalnya melihat cewek bule pakai bikini atau melihat mereka menari striping pun gak masalah" seringai cabulnya mulai keluar, kevin hanya bisa menuruti keinginan bosnya itu. ya dia fikir itu lumayan juga untuk menghilangkan stres nya. dan memang memandangi tubuh mereka mungkin akan membuatnya merasa sedikit fresh, fikirnya.


ternyata mereka sekarang berada di Hawai tempat yang di impikan semua orang untuk menghilangkan rasa stress nya. walaupun memang seharusnya itu sudah dapat ditebak oleh orang-orang tapi seperti nya tidak oleh bram. ia berfikir tidak mungkin seorang bryan pergi ketempat seperti itu untuk berlibur tapi ternyata fikirannya terlaku kolot dan jadul nyatanya bryan dan kevin berada disana menjemur kulit putih mereka sambil melihat para bule berjemur menggunakan bikini saja.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2