Perjalanan cinta bi

Perjalanan cinta bi
Episode 44


__ADS_3

Tok..tok..tok..


"Masuk" Kevin masuk untuk melapor.


"Tuan Muda saya sudah menyelidiki semuanya" Ucap kevin.


"Bagus kalau begitu kamu sudah tau apa yang harus kamu lakukan?" Tanya Bryan, Kevin pun mengangguk.


"Kalau begitu segera laksanakan"


"Baik Tuan" Kevin keluar dari ruangan itu dan mulai melaksanakan tugasnya.


Keesokan harinya


Bianca bangun tidur, dia mengerutkan keningnya karna kepalanya terasa pusing


"Hoaaaammm ngggghhhh" Ia menguap dan menggeliat.


Ia melihat sekeliling dan dia sudah berada dikamarnya.


"Pasti Bryan yang udah bawa aku pulang" Gumamnya dalam hati.


Dia bangun dari tidurnya dan langsung berjalan ke kamar mandi.


"Eh ko aku ga ketemu Bryan ya"

__ADS_1


Ia sudah selesai mandi dan segera keluar dari kamarnya untuk sarapan. Sebenarnya ini termasuk waktu makan siang karna untuk sarapan itu sudah terlalu siang.


"Selamat pagi Bibi Fang" Sapa Bianca sambil tersenyum


"Selamat siang Nyonya Muda" Jawab Bibi Fang, Bianca tertawa kecil saat mendengar jawaban Bibi Fang.


"Ohiya Bibi Fang kapan Bryan pergi?" Tanya Bianca sambil memainkan sendok nya.


"Tuan berangkat pagi sekali dia juga tidak berkata apa-apa" Jawab Bibi Fang.


Bianca mengangguk dan segera menghabiskan makanannya.


Setelah selesai makan Bianca kembali kekamar untuk mengecek handphonenya, saat dia menyalakan layar handphonenya dia terkejut karna banyak sekali panggilan tak terjawab dari Manager Hans, Diapun segera menelpon balik.


"Bi, kamu kemana saja? Mengapa kamu sangat sulit dihubungi?" Tanya Manager Hans saat dia mengangkat telpon dari Bianca.


"Gawat! Cindy tiba-tiba menghilang, acara pemotretan tertunda, Ini bisa mempengaruhi jadwal berikutnya. Kami tidak bisa mencari seseorang sedang mudah dalam waktu yang singkat. Kamu harus segera datang untuk membantu"


"Baik Manager Hans saya akan segera sampai" Bianca menutup telponnya dan bergegas menuju ke mobil nya, Tak lupa ia berpamitan kepada Bibi Fang.


***


Akhirnya dia sampai di lokasi pemotretan ia langsung mengganti kostum dan menyelesaikan pemotretan yang seharusnya dilakukan oleh Cindy.


Waktu break sudah tiba, Bianca duduk di kursi nya sambil melihat-lihat tabloid harian, Manager Hans menghampiri Bi dan mereka pun mengobrol.

__ADS_1


"Manager Hans sejak kapan Cindy tidak bisa di hubungi?" Tanya Bi


"Sejak pagi Hana sudah mencoba untuk menghubunginya tapi tidak ada jawaban sama sekali. Sampai kru kami datang ke apartemen nya dan sama sekali tidak menemukan keberadaan Cindy" Bianca mulai khawatir dengan keadaan Cindy, dia merasa ada sesuatu hal yang aneh dengan kejadian ini. Dia mengangguk dan mulai membicarakan topik lain.


"Emhhh itu Manager Hans, Apakah sekarang saya boleh mempekerjakan seorang asisten pribadi Seperti seorang manager yang akan mengurus schedule saya"


"Iya saya rasa kamu sudah membutuhkan seorang manager bi, karna job kamu sekarang sudah sangat padat pasti akan lelah jika kamu juga yang harus mengatur waktu mu" Ucap manager Hans.


"Ohiya Manager Hans apakah kamu selalu turun tangan sendiri saat mengerjakan tugas lapangan?" tanya Bianca menyelidik.


"Tidak, ini karna pekerjaan ini langsung perintah dari Presdir. Ini adalah job yang sangat besar sampai-sampai Presdir mencari kriteria nya sendiri dalam memilih model" Jawab Manager Hans


"Oh jadi ini karna Bryan" Gumam Bianca dalam hati.


"Saya berfikir apakah Manager Hans sesenggang itu karna terus memantau langsung dilapangan makanya saya bertanya" Ucap Bianca sambil tertawa kecil.


"Sebenarnya memang setiap pekerjaan dari Tuan Muda itu langsung ditangani oleh saya, Biasanya selalu ada orang dalam yang mengawasi, dia adalah teman sekaligus orang kepercayaan Presdir. Ia bertugas mengontrol produk tekstil, fashion, dan dunia entertainment tapi sekarang dia sedang berada di prancis untuk menemani Suzan yang sedang bertanding" Ucap Manager Hans


Bianca mengerutkan dahinya ia tidak mengetahui sama sekali akan hal itu.


"Oh jadi Presdir selalu mengirim orang-orangnya langsung untuk memantau usahanya? Itu sebabnya sekecil apapun noda yang dibuat oleh partner kerjanya akan terlihat" Ucap Bianca mulai mencerna.


"Iya bisa dibilang seperti itu, Oh iya Nona Bi apa kamu sudah menemukan managermu itu? Atau mau aku bantu untuk mencarikannya?" Tanya Manager Hans


"Terimakasih banyak Manager Han, Tapi itu tidak perlu karna saya sudah menemukan orang yang tepat" Jawab Bianca

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu silahkan kamu lanjutkan istirahatmu karna sebentar lagi waktu break akan berakhir. Saya permisi karna masih ada urusan lain" Manager Hans pamit undur diri dan Bianca kembali pada tabloidnya.


Bersambung...


__ADS_2